PEDULI KEPADA KORBAN LEM KAMBING, DINAS KESEHATAN LAKUKAN PEMBINAAN ANAK-ANAK DAN REMAJA YANG TERJARING RAZIA

IMG-20170519-WA0003Untuk memberantas kebiasaan ngelem dan zat-zat berbahaya dikalangan remaja dan anak-anak di wilayah Indragiri hilir (Inhil) terus dilakukan Pemerintah Daerah dalam hal ini Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP) Inhil beserta aparatur lainnya seperti TNI dan Polri .  

 

Setelah melakukan razia gabungan (Satpol PP, TNI,  Polri) guna memberantas anak-anak ngelem dan zat-zat berbahaya pada tanggal 16 dan 17 Mei 2017 yang lalu berhasil mengamankan sebanyak 16 orang remaja dan 4 orang diantaranya wanita yang sedang ngelem.

 

“Usai kita tangkap mereka saat operasi barulah kita dipanggil orang tua mereka untuk membuat pernyataan bahwa bersedia anak-anaknya diserahkan ataupun di arahkan ke Barak Kodim 0314/Inhil Bela Negara untuk di bina oleh,” ungkap Personil TNI Syaiful Rodi

Sama dengan personil TNI, Adha Linda sebagai Propos Satpol PP Inhil serta panitia Kegiatan pembinaan Anak dan Remaja penyalahguna lem dan Obat obat oplosan di Kabupaten inhil mengatakan binaan di lakukan selama 10 hari.

“Binaan ini semacam siraman rohani, kedisplinan, belajar mengaji, kesehatan dan lain lain, “jelas Linda.

Dinas Kesehatan dalam hal ini memberikan pembinaan anak-anak dan remaja penyalahgunaan lem dan zat adiktif lainnya di Mako Kodim (19/5/2017).

“Kami melakukan pemeriksaan tekanan darah, nadi, pemeriksaan HIV dan kehamilan, tujuannya untuk membina atau untuk menghentikan pemakaian lem dan mencegah terjadinya pemakaian lem lagi”, terang dr. Kurnia

“Mereka yang terjaring ini, akan kita data identitas mereka semua jika suatu saat mereka terjaring lagi setelah pembinaan ini maka akan langsung ditahan, untuk efek jera bagi mereka”, tambahnya.

“Mudah-mudahan dengan pembinaan 10 hari ini, harapan kita mereka bisa berubah dan tidak menggunakan lagi karena mereka selama 10 hari ini tidak menyentuh rokok, lem kambing dan tidak menyentuh semua zat-zat berbahaya”, tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *