Skip to main content

Melalui Hidup Bersih dan Sehat Merupakan Suatu Bentuk Terjadinya Kabupaten/Kota Sehat.

Pembinaan dan Pengawasan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dari Dinas Kesehatan Kab.Inhil yang dilakukan dibeberapa Kecamatan Kab. Inhil seperti di Kecamatan Kemuning pada Selasa (02/08/2020).

Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan merupakan suatu bentuk agar mewujudkan terciptanya Kabupaten/Kota Sehat yang mencakup dari lingkungan serta kondisi masyarakat yang juga dalam keadaan sehat.

Pemerintah Kab. Inhil dalam hal ini Dinkes Kab. Inhil dapat melakukan Pembinaan dan Pengawasan ke seluruh wilayah Kecamatan Kab. Inhil mulai dari Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa.

Penerapan Kabupaten Kota Sehat dapat dilakukan melalui tahapan indikator penilaian yang berkaitan dengan Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat yang tersampaikan melalui Pembinaan dan Pengawasan, untuk di Kecamatan dan Desa dapat melaksanakan tugas yang akan menjadi indikator penilaian.

Bentuk Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan adalah dengan membantu Kecamatan atau Desa dalam mebentuk Pokok Kerja, serta memberikan penyuluhan dan pengajaran dalam hal ini yang berkaitan dengan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Untuk mewujudkan Kabupaten Kota Sehat perlu dilibatkan seluruh lapisan masyarakat seperti Forkopimcam, Puskesmas, Kader PKK, yang tidak kalah penting dalam menjalankan Promgram Kabupaten Kota Sehat.

Pelatihan CAREGIVER Untuk Kelangsungan Hidup Lansia

PENGALIHAN ENOK
CAREGIVER adalah seseorang yang memiliki profesi melayani (merawat) orang tua/orang sakit meliputi melayani kebutuhan fisik (aktivitas mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi seperti kebutuhan personal hygiene, eliminasi, mobilisasi), kebutuhan medis seperti minum obat, terapi fisik, kebutuhan social (menjadi teman bicara).

Pelatihan Cargiver merupakan pelatihan yang merupakan salah satu program kesehatan Lansia yang dilakukan oleh UPT Puskesmas Pengalihan Enok dan menghadirkan 16 orang Caregiver dari perwakilan 5 desa Selasa (02/08/2022).

Dok. UPT Puskesmas Pengalihan Enok

Mustika Dwi sebagai Penanggung Jawab Program Kesehatan Lansia menjelaskan orang yang bisa menjadi Caregiver adalah orang yang mempunyai lansia dirumahnya yang memang butuh orang lain dalam melakukan kegiatan sehari – hari.

Kita latih selama beberapa hari di Puskesmas agar nanti bisa merawat lansia khususnya lansia yang memang memiliki kategori sedang, berat dan total dirumahnya. Untuk mengetahui kategori tersebut harus di screening dulu tentunya sambungnya lagi.

Dok. UPT Puskesmas Pengalihan Enok

“Baihaqi, SKM. M. Kes Kepala Puskesmas Pengalihan Enok juga menambahkan kegiatan pelatihan ini dilakukan tentu saja banyak manfaatnya, salah satunya adalah menambah pengetahuan Caregiver bagaimana cara merawat lansia yangg benar, bagaimana gizinya, mandinya, perawatan rambutnya, giginya, apa yang harus dilakukan saat terjadi kegawatan daruratan pada lansia sebelum dirujuk ke fasilitas layanan kesehatan”.

30 Anggota PASKIBRAKA Kecamatan Kemuning Melakukan Pemeriksaan Kesehatan.

KEMUNING
Pemeriksaan kesehatan kepada 30 anggota Paskibraka di lapangan bola Oleh Puskesmas Slensen yang dihadiri oleh Sekcam, Lurah, Satpol PP, dan Polsek Kemuning di Kecamatan Kemuning Selasa (02/08/2022).

Dalam memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus Kecamatan Kemuning melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 30 anggota PASKIBRAKA.

Sebagai anggota PASKIBRAKA melakukan latihan sangat penting perlu tenaga yang cukup serta kondisi tubuh yang baik, untuk menjamin kinerja latihan yang baik untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dan menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat untuk kesiapan dalam melaksanakan tugas sebagai PASKIBRAKA sudah seharusnya perlu dilakukan.

“Pemeriksaan yang diberikan adalah berupa pemeriksaan Tekanan Darah, Pemeriksaan Kebugaran dan Pemberian Vitamin. Terdapat 30 anggota PASKIBRAKA yang diberikan pemeriksaan yaitu Laki-Laki berjumlah 14 Orang dan Perempuan berjumlah 16 Orang”.

Tindak Lanjut Kemenkes RI Terhadap Penyakit yang Disebabkan Oleh Binatang di Kecamatan Kuindra

Investigasi wabah serangga yang menyebabkan gatal yang sudah mengganggu masyarakat inhil di Desa Sungai Bela Kec. Kuindra Kab. Inhil pada Kamis (21/07/2022). Tindak Lanjut ini langsung dilakukan oleh Tim Investigasi Kemenkes RI dan Ahli Toxin beserta Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Dinas Kesehatan Kab. Inhil.

Setelah mengetahui  adanya berita mengenai penyakit yang disebabkan oleh serangga dari Dinkes Provinsi, Kemenkes RI langsung melakukan investigasi dengan membawa tenaga ahli toxin. Kabar baiknya warga yang dikabarkan terkena penyakit akibat serangga semuanya telah sembuh.

Investigasi dibagi menjadi 2 (Dua) Tim, Tim pertama melakukan pencarian kerumah masyarakat yang terkena penyakit yang disebabkan oleh serangga, dan Tim Kedua melakukan pencarian lokasi sarang serangga yang paling banyak ditemukan.

Identifikasi pastinya perlu dibawa sampel binatang untuk dilakukan pemeriksaan secara spesifik agar mengetahui kandungan yang ada pada serangga, untuk itu dilakukan pencarian habitat serangga yang dikabarkan telah mgangganggu kesehatan masyarakat.

Ahli toxin  dari Kemenkes RI dr. Tri Maharani menjelaskan serangga ini adalah jenis ngengat hanya saja ngengat ini mempunyai morfologi atau ketika belum menjadi dewasa atau masih menjadi ulat, bulu – bulu tadi yang bisa menyebabkan kita Alergi. Hewan ini menyebabkan  sebuah gangguan pada orang – orang yang mempunyai keadaan tubuhnya itu hyper sensitif terhadap senyawa – senyawa yang ada pada ngengat.

Kepala Desa Sungai Bela, Wandi juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik jika bertemu serangga yang dikonfirmasi telah mengganggu aktifitas kesehatan masyarakat, dan jika ada didalam rumah hanya perlu mengusir dan cepat membersihkan keadaan rumah yang telah di hinggapi oleh serangga.