Skip to main content

MENUJU INHIL BEBAS PASUNG 2017, DINAS KESEHATAN TERUS DATA DAN OBATI PENDERITA ODGJ

Untuk mewujudkan Kabupaten Indragiriimg_9256 Hilir bebas pasung 2017, Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil terus melakukan pendataan dan pemeriksaan serta pengobatan kepada ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Dinas Kesehatan Inhil terus memaksimalkan program dengan melakukan sweeping kemudian diberi pengobatan hingga dapat disembuhkan.

Seperti hasil pantaun MCT (Media Center Team), Kamis (14/7/2016) di Kecamatan Tembilahan Hulu, tim dari Diskes Inhil bersama Dokter Ahli Jiwa dari Yogyakarta mengunjungi tiga pasien ODGJ. Tiga ODGJ di daerah Tembilahan Hulu yang dikunjungi hari itu adalah Helmi yanto, Susilawati dan Masrumi atau Ujang. Salah satu dari mereka sudah di nyatakan sembuh, yaitu Ujang yang sudah selama 12 tahun dipasung.

Dokter Ahli Jiwa dari Yogyakarta, dr Rytha Rethamauli M Sp KJ, yang turut serta pada kesempatan itu menuturkan dari hasil pemeriksaan pasien bernama Ujang telah kooperatif, aktif dan tidak gelisah.

”Gejala-gejala gangguan jiwa seperti halusinasi juga sudah tidak ada, jadi sudah bisa saya simpulkan bahwa pasien telah sehat  dan berhak dibuka pasungnya,” ujar Dr. Rytha.

Ia juga berharap keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar bisa memberikan perhatian kepada pasien ODGJ. Sehingga ketika pasung telah dilepas, pasien bisa melakukan segala aktivitas.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pembantu Tembilahan Hulu, Sri Dewi mengatakan bahwa pihaknya telah merawat dan melakukan pengobatan kepada Ujang selama 1,5 tahun.

”Sudah 1,5 tahun kita berikan perawatan, hingga kondisinya mengalami kemajuan seperti saat ini,” tuturnya.

Staf Bidang Pelayanan Kesehatan Sri Ukur Sebayang yang juga sebagai penanggung jawab Program Penanganan ODGJ di Inhil menambahkan, pasung terhadap Ujang akan segera dilepas, mengingat kondisinya yang telah membaik dengan tidak mengamuk dan sudah bisa berkomunikasi dengan baik. Sebelum pasung dilepas, ia menuturkan pihak keluarga harus terlebih dahulu menyiapkan segala sesuatunya, sehingga Ujang bisa bersosialisasi dengan masyarakat.

”Rencananya kita akan mengadakan ceremonial pembukaan pasung agar masyarakat sekitar yakin bahwa pasien telah sehat,” sebutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *