Skip to main content

LOKA KARYA MINI, Puskesmas Sapat lakukan Pemeriksaan EKG

Mungkin masih banyak masyarakat awam yang belum mengetahui apa itu EKG, (EKG) Elektrokardiogram adalah tes sederhana untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung, Tes ini menggunakan mesin pendeteksi impuls listrik yang disebut elektrokardiograf. Elektrokardiograf akan menerjemahkan impuls listrik menjadi grafik yang ditampilkan pada layar pemantau.

Senin, (26/08/19). UPT. Puskesmas Sapat melakukan pemeriksaan EKG DI sela kegiatan Lokakarya Mini (LOKMIN). selain pemeriksaan juga di berikan penjelasan tentang EKG yang dalam hal ini di lakukan oleh dr.Bayu Hartomi.

Pemeriksaan EKG yang dilakukan ini bertujuan untuk mengintip grafik denyut jantung seseorang. Dengan demikian dapat diketahui secara dini apabila ada tanda-tanda kelainan irama jantung. Ujar dr. Bayu.

Di jelaskannya bahwa Elektrokardiogram (EKG) umumnya berlangsung 5-8 menit. Tes ini bisa dilakukan di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas pemeriksaan EKG, dan pengerjaannya biasa dilakukan oleh perawat. Namun Sebelum berbaring di tempat tidur pasien akan diminta untuk melepaskan pakaian atas, serta melepas aksesoris atau benda yang terdapat dalam kantong pakaian yang mungkin dapat mempengaruhi hasil pemeriksan.

Setelah berbaring di tempat tidur, elektrode-elektrode akan ditempelkan di dada, lengan, dan tungkai pasien. Waspa dan Hindari berbicara dan menggerakkan anggota tubuh karena dapat mengacaukan hasil tes. Dan disini Tiap kabel elektrode tersambung ke mesin EKG dan akan merekam aktivitas kelistrikan jantung. Dokter akan menginterpretasi aktivitas kelistrikan jantung berdasarkan gelombang yang ditampilkan di layar pemantau dan akan dicetak pada kertas. tambahnya

Adapun Beberapa informasi yang bisa didapatkan dari pemeriksaan EKG adalah:

Denyut jantung. Normal, terlalu lambat, atau terlalu cepat.Irama jantung. Teratur atau tidak teratur.Perubahan struktur otot jantung. EKG dapat melihat kemungkinan terdapat pembesaran dari bilik atau dinding jantung.Suplai oksigen untuk otot jantung. Seseorang dengan suplai oksigen yang kurang dapat dicurigai terkena penyakit jantung koroner atau bahkan sedang mengalami serangan jantung. Biasanya hal ini ditandai oleh nyeri dada.

Endang Suratmi, SST, kepala Puskesmas Sapat “berharap dengan pemeriksaan EKG ini, dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya memperhatikan gejala dan tanda kelainan pada jantung, serta penyebaran pengetahuan kesehatan untuk masyarakat.

 

Sumber : Ahmad Syarif, SKM (Promkes puskesmas Sapat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *