Kemenkes RI dan Poltekkes Riau Gelar Pertemuan Advokasi INEY Fase 2 untuk Percepatan Penurunan Stunting di Indragiri Hilir

Tembilahan [30/10/2025] – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Provinsi Riau kembali memperkuat komitmen percepatan penurunan stunting melalui kegiatan Investing in Nutrition and Early Years (INEY) Fase 2 Tahun 2025. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Kemenkes akan melakukan pendampingan serta pengawalan pelaksanaan intervensi spesifik pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir.

Program INEY Fase 2 dirancang sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas intervensi gizi dan memperkuat kapasitas daerah dalam menurunkan angka stunting. Kabupaten Indragiri Hilir menjadi salah satu wilayah prioritas yang mendapatkan pendampingan teknis dan koordinatif dari Kemenkes serta Poltekkes Riau.

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan menggelar Pertemuan Advokasi Lintas Program dan Lintas Sektor. Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta sinergi antarinstansi dalam melaksanakan berbagai intervensi spesifik dan sensitif yang dibutuhkan untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Melalui forum advokasi ini, pemerintah daerah, lintas sektor, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyatukan persepsi, merumuskan langkah strategis, serta memperkuat komitmen bersama dalam penanganan stunting yang terukur dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengevaluasi kesiapan daerah dalam menghadapi implementasi INEY Fase 2.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan status gizi anak, penguatan layanan kesehatan dasar, serta percepatan pencapaian target nasional penurunan stunting pada tahun 2025.

Berbagi :