Skip to main content

Kadiskes Inhil : Secara Total Masyarakat Inhil sudah 65 Persen Menggunakan Jamban Sehat

Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan sanitasi total berbasis masyarakat advokasi teknologi tepat guna jamban pesisir komunal dan sosialisasi pelaksanaan kabupaten kota sehat KKS Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2019.

Acara yang dilaksanakan di aula hotel Inhil Pratama, Senin (28/10) pagi, dihadiri dan dibuka langsung oleh bupati Inhil Drs. H. M. Wardan M.P, turut dihadiri kadiskes Inhil H Zainal Arifin SKM, M.Kes, Nara sumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) Diana Nurhayati, dan dari Balai Teknis Kesehatan Lingkungan dan Penanggulangan Penyakit Kementerian kesehatan RI kelas I Batam Sofiang M.Si, para Camat se-kabupaten Inhil, para Kepala Puskesmas se-kabupaten Inhil serta para tamu undangan.

Kepala Dinas Kesehatan H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes dalam sambutannya mengatakan, pentingnya menggunakan jamban sehat guna mewujudkan masyarakat yang menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Untuk mewujudkan desa ODF, tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan. Syaratnya adalah setiap rumah wajib memiliki jamban sehat. Secara total Inhil sudah 65 persen penggunaan jamban sehat,”katanya saat menyampaikan laporan ketua panitia pertemuan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya meminta dukungan kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para camat, Salah satunya dengan mendorong arisan jamban atau swadaya masyarakat. Setiap kecamatan, harus punya wilayah untuk pembuatan WC komunal.

Sementara itu, Bupati Inhil Drs. H. M. Wardan M.P dalam sambutannya mengatakan mengenai kesehatan tentu tidak bisa terlepas dari kondisi lingkungan, karena lingkungan merupakan tempat hidup dan tempat manusia melakukan aktivitasnya sehari-hari. Sehingga lingkungan dan kesehatan manusia memiliki kaitan yang sangat erat.dan lingkungan juga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi status kesehatan selain perilaku pelayanan kesehatan dan faktor keturunan.

“Untuk itu perhatian terhadap lingkungan merupakan hal yang mutlak untuk terus dikerjakan agar terciptanya lingkungan yang sehat guna meningkatkan status kesehatan masyarakat. Sanitasi lingkungan yang buruk secara langsung maupun tidak langsung akan menimbulkan masalah kesehatan. Yang menyerang saluran pencernaan seperti diare tipes dan penyakit menular berbasis lingkungan lainnya yang sangat merugikan bagi kelangsungan kehidupan kita bersama,”ujarnya.

Dalam rangka pembenahan terhadap lingkungan, dikatakan bupati Inhil, pemerintah telah mencanangkan strategi nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan STBM.

Tujuannya adalah untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, memberdayakan hidup bersih dan sehat, meningkatkan kemampuan masyarakat serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar yang berkesinambungan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada opd terkait lintas sektor dan puskesmas karena sudah mendukung program ini dan kedepannya agar lebih bersemangat lagi dalam menguatkan komitmen serta meningkatkan tekad dan semangat kita semua untuk lebih memberi makna pada kita semua akan pentingnya kesehatan,”tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *