Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Jama’ah Haji

Kepala Dinas Kesehatan H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dalam hal ini Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilance Herman Mahat, SKM. M.M mengatakan sebanyak 445 Jama’ah Calon Haji (JCH) kloter 3 siap diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Dimana sebelum keberangkatan telah dilakukan proses pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah, sejauh ini masalah kesehatan belum timbul sehingga Jama’ah Calon Haji tersebut dinyatakan layak untuk berangkat ke tanah suci”, ungkap Herman Mahat saat diwawancarai oleh Media Center Team diruangan kerjanya, rabu (03/07/2019).

Lebih lanjut Herman Mahat mengatakan proses pemeriksaan kesehatan dilakukan beberapa tahap yaitu tahap 1 dan tahap 2.  Tahap pertama untuk menentukan resti tidaknya jama’ah haji tersebut.

“Ada tiga kategori yang termasuk jama’ah risti. Pertama, jamaah haji dengan umur diatas 60 tahun tanpa penyakit. Kedua, jamaah haji dengan umur diatas 60 tahun dengan penyakit. Ketiga, jamaah haji berusia dibawah 60 tahun dengan penyakit”, paparnya

Tahap kedua untuk menentukan istithaah, yaitu kemampuan Jema’ah Calon Haji melakukan ibadah haji baik fisik maupun mental.

“Penetapan istithaah kesehatan haji bukan untuk menghambat calon jemaah berangkat ke Tanah Suci melaksanakan ibadah haji, tapi untuk menata jemaah haji agar dapat melaksanakan ibadah dengan sehat dan sesuai ketentuan”, tambahnya

“Harapan kami agar Jama’ah Calon Haji senantiasa mengingat pesan-pesan kesehatan yang didapat di tanah air untuk diaplikasikan di Tanah Suci, terutama jama’ah haji harus banyak minum, kemudian menjaga kebersihan perorangan setelah itu jika ada gejala-gejala penyakit agar melaporkan kepada petugas kesehatan yang ada disana”, tutupnya

Penyuntikan Vaksin Meningitis

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini