Skip to main content

HARI KANKER SEDUNIA, UPT PUSKESMAS KEMPAS JAYA MENGADAKAN PEMERIKSAAN IVA SECARA GRATIS DAN CHECK TUMBUH KEMBANG ANAK

Dalam rangka memperingati hari kanker sedunia yang jatuh pada tanggal 4 Februari, WHO atau Organisasi Kesehatan Sedunia menyerukan dilakukannya aksi pemberantasan kanker serviks/kanker leher rahim secepatnya, Kanker serviks yang merupakan penyebab utama kematian perempuan diseluruh dunia itu menewaskan lebih dari 300 ribu perempuan dinegara berkembang setiap tahunnya. Penyakit itu disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) yang ditularkan melalui hubungan seksual. WHO mengatakan kanker serviks dapat disembuhkan jika infeksi itu di deteksi lebih awal namun lebih baik melakukan pencegahan dengan memberi vaksin HPV bagi anak remaja 9-14 tahun dan pasien tidak datang dengan keadaan stadium lanjut. Deteksi dini khususnya sangat baik untuk mengendalikan kanker leher rahim dan payudara.

Pada kesempatan peringatan hari Kanker Sedunia ini, UPT Puskesmas Kempas Jaya mengadakan sosialisasi dan pemeriksaan IVA secara gratis di wilayah kerja Kabupaten Indragiri Hilir, hari Sabtu, (16 Februari 2019). Kegiatan ini dibuka langsung oleh KTU  puskesmas Kempas Jaya (Rio Supriyono, SKM), Dokter Umum (Dr. H. Nursamsir), Bikor (Hj. Siti Zalekho, SST), dan Pemegang Program Penyakit Tidak Menular (Ns. Pariatun), serta (Debby Hayati S, Amd. Keb). Dihadiri oleh Dokter spesialis anak (Dr. Nur Robbiyah), beliau menjelaskan seputaran tentang kanker serviks dan tumbuh kembang anak.

Yang hadir dalam acara ini 50 orang ibu – ibu dan 25 anak – anak, setelah sosialisasi petugas kesehatan melakukan pemeriksaan IVA gratis dan untuk anak – anak melakukan tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan alhamdulillah ibu – ibu merasa puas dengan adanya kegiatan ini, “kami yang ibu-ibu sedikit banyak sudah mengerti bahwa pentingnya menjaga pola hidup sehat dan memeriksakan secara awal tentang kanker rahim ini’ ujar ibu eliza warga rumbai.

Pesan kepada semua pihak untuk meningkatkan upaya promosi dan preventif kepada masyarakat bahwa kanker dapat dicegah dengan gaya hidup sehat misalnya tidak merokok, diet sehat dan seimbang, aktifitas fisik.

Dukungan dari lintas program dan sektor sangat penting dalam mengendalikan kanker di Indonesia, serta perlu adanya pengawasan dan evaluasi tentang efektifitas pengobatan alternatif yang banyak ditawarkan melalui media massa maupun elektronik. Dan inilah yang menjadi harapan kita semua, kita kembali ke preventif promotif jangan datang ke puskesmas itu hanya untuk sakit, tapi untuk memeriksa chek up kondisi tubuh kita, supaya kita tidak datang dalam keadaan yang terlambat. ujar KTU puskesmas Kempas jaya (Rio Supriyono, SKM)

 

Sumber :Ririn Octaverina – Promkes kempas Jaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *