Skip to main content

GEMA CERMAT TINGKATKAN PEMAHAMAN KESADARAN MASYARAKAT PENTINGNYA PENGGUNAAN OBAT SECARA BENAR

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP diwakili Pelaksana Harian (Plh) asisten bidang administrasi umum sekretariat daerah (Setda) Inhil RM Sudinoto MM membuka secara resmi Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) pada masyarakat, oleh Dirjen Kefarmasian dan Alkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI)

Acara yang dilaksanakan di Gedung Engku Kelana, Jumat, (10/8) pagi, dihadiri kepala dinas kesehatan Inhil H. Zainal Arifin SKM,. M.Kes yang diwakili sekretaris Diskes H. Ridwan S.Sos, anggota DPR RI komisi lX Mafirion, Kasubdit Penggunaan obat rasional kementrian Kesehatan RI Drs Heru Sunarto APT, perwakilan Diskes Provinsi Riau, para pejabat dilingkungan Diskes Inhil, Para camat, mahasiswa, Gabungan organisasi wanita, PKK, organisasi profesi, tokoh masyarakat dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Sudinoto mengatakan,  Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir  menyambut baik dan mengapresiasi atas kegiatan ini sebagai gerak langkah bagi kita dalam memberikan pembekalan kepada masyarakat Kabupaten Inhil melalui Gema cermat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama sosialisasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat atau yang disingkat Gema cermat bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara benar. di samping itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemandirian dan perubahan perilaku masyarakat dalam memilih mendapatkan menggunakan menyimpan dan membuang obat secara benar serta meningkatkan penggunaan obat secara rasional,”ujarnya.

Gema cermat ini, dikatakan Sudinoto, telah dicanangkan pada tahun 2015 lalu bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional. Gema cermat ini telah menjadi program pokok pemerintah untuk terus dikembangkan di seluruh daerah di Indonesia.

“Sebagaimana kita ketahui masyarakat kita masih banyak yang kurang memahami penggunaan obat secara tepat. Hal ini mengindikasikan kita semua perlu mensosialisasikan Gema cermat pada masyarakat. Banyaknya penggunaan obat terutama penggunaan obat antibiotik dapat memicu masalah gangguan kesehatan. Disamping itu kurangnya pemahaman masyarakat dan informasi dari tenaga kesehatan menyebabkan masyarakat menggunakan antibiotik tanpa supervisi tenaga kesehatan,”imbuhnya.

Masih dikatakannya, persepsi masyarakat yang salah dan banyaknya masyarakat yang memberi antibiotik secara bebas tanpa resep dokter dapat memicu terjadinya masalah resistensi antibiotik. Oleh karena itu melalui pembekalan Gema cermat kita berharap para pemangku kepentingan di Kabupaten Inhil ini harus dapat mengambil perannya untuk membangun masyarakat sehat. sasaran kegiatan adalah kelompok masyarakat dengan melibatkan organisasi profesi terutama Ikatan Apoteker Indonesia dan lembaga pemerintah maupun stakeholder terkait lainnya.

“Dalam hal ini, perlu kerja keras dan peran aktif Dari stakeholder terkait khususnya profesi apoteker agar lebih bertanggung jawab dan memberikan informasi obat terhadap pasien atau masyarakat sesuai dengan obat yang diterimanya dan informasi lain yang dibutuhkan terkait tentang obat yang digunakan,”tuturnya.

Melalui kegiatan pembekalan Gema cermat di Kabupaten Inhil ini, Pemerintah sangat mendukung dan mengapresiasi program gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat atau yang kita kenal dengan Gema cermat.

“Saya berharap semua peserta dapat mengikuti pembekalan ini dengan penuh semangat dan tekun sehingga apa yang kita ingin capai sesuai dengan yang kita harapkan untuk membangun masyarakat kita cerdas dalam menggunakan obat-obatan bagi keluarga,”harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *