Skip to main content

DINKES INHIL BERIKAN PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN BAGI IRT SE- KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

20161108_132043       Keamanan pangan merupakan salah satu isu sentral yang berkembang di masyarakat, baik karena masih banyaknya kasus-kasus keracunan bahan pangan maupun semakin meningkatnya kesadaran  dan tuntutan masyarakat terhadap makanan yang sehat dan halal. Menyikapi hal tersebut, pemerintah melalui Undang-Undang Pangan No. 18 Tahun 2012 di mana pada salah satu pasalnya mengatur tentang keamanan pangan. Keamanan pangan diselenggarakan untuk menjaga pangan tetap aman, higienis, bermutu dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat. Keamanan pangan juga dimaksudkan untuk mencegah cemaran biologis dan kimia yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

        Selaku ketua pelaksana kegiatan penyuluhan Bapak Ns. Matzen, S. Kep, M.si selaku Kepala Bidang Pembinaan Pengembangan Sumber Daya Kesehatan (PPSDK) Dinas Kesehatan Kab. Inhil, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes, Selasa 8 November 2016 membuka secara resmi Penyuluhan Keamanan Pangan Bagi Industri Rumah Tangga (IRTP) se- Kabupaten Indragiri Hilir di Aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Beliau dalam sambutannya memberikan tanggapannya mengenai kesehatan pangan yang layak bagi kesehatan untuk dikonsumsi oleh masyarakat

Kesehatan Pangan itu sangat penting untuk kita perhatikan, untuk menjaga Kualitas makanan produksi yang akan dikonsumsi oleh masyarakat ramai perlu kita perhatikan bahkan dimulai dari bahan yang digunakan, proses pembuatan dan bahkan sampai pada proses penyajian yang layak sesuai standar kesehatan”. tutur Kadinkes Inhil.

20161108_133413        Selain itu, buruknya hygiene dan sanitasi ikut berkontribusi dalam memperburuk keamanan pangan. Apabila masyarakat mengkonsumsi makanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan, bisa dipastikan akan terkena penyakit lever atau hati yang dapat menyebabkan hepatitis pada usia produktif. Misalnya mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks dan rhodamin-B, menyebabkan gangguan fungsi lever, bahkan dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit kanker hati.

       Acara yang akan diselenggarakan selama dua hari tersebut sangat diapresiasi oleh sejumlah pengusaha yang tampak hadir hampir dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, tampil selaku Narasumber Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Pekanbaru dan Kepala Bidang PEMDIK dan juga dihadiri sejumlah pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *