Dinas Kesehatan menggelar pertemuan Penggunaan Obat Rasional (POR) bagi tenaga medis dan para medis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan se- Kabupaten Indragiri Hilir, yang dipusatkan di Aula Hotel Inhil Pratama ( IP ), senin ( 23/04/2018 ).

Kepala Seksi Kefarmasi dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Irdawati, SKM selaku ketua pelaksana mengatakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang obat dan kedokteran yang sangat cepat mengisyaratkan perlunya setiap praktisi kesehatan untuk mengantisipasi dengan senantiasa melakukan update terhadap informasi-informasi terbaru termasuk dalam penggunaan obat rasional.

Penggunaan obat yang tidak rasional sering dijumpai dalam praktek sehari-hari. Peresepan obat tanpa indikasi yang jelas, penentuan dosis, cara dan lama pemberian yang keliru serta peresepan obat yang mahal merupakan sebagian contoh dari ketidakrasionalan peresepan.

Akibatnya kemungkinan dampak negatif yang diterima oleh pasien lebih besar dibandingkan manfaatnya. Selain itu, pada saat ini masyarakat luas belum mengenal secara menyeluruh tentang obat rasional.

“Sosialisasi Penggunaan Obat Rasional (POR) bertujuan memberikan alternatif kepada masyarakat untuk mengkonsumsi obat dengan kualitas terjamin dan harga terjangkau serta ketersediaan obat yang relatif cukup”, terang Irdawati

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Ns. Matzen, S.Kep. M.Si pada sambutannya mengatakan bahwa upaya peningkatan penggunaan obat Rasional dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan, dapat dilakukan melalui berbagai strategi, meliputi strategi regulasi, manajerial, dan edukasi. Karena POR melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), maka salah satu program yang dilakukan pemerintah adalah penggerakan POR.

Program ini merupakan kegiatan pembinaan POR yang terarah, sistematis, terkoordinir, dan berkesinambungan dengan menyertakan wilayah dan lembaga untuk melaksanakan pada fasilitas pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan dan masyarakat.

“Peranan tenaga kesehatan dalam memberikan informasi yang benar dan tepat dalam penggunaan obat rasional sangatlah dibutuhkan”, terang Ns. Matzen

“Semoga dengan adanya kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan khususnya bagi tenaga medis dan para medis dipuskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir, tentang penggunaan obat rasional dan memberikan informasi yang benar dan tepat dalam penggunaan obat kepada masyarakat”, tutupnya

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini