Skip to main content

DINAS KESEHATAN INHIL MENGKONDISIKAN 27 RUMAH TUNGGU KELAHIRAN (RTK) UNTUK MEMINIMALISIR AKI DAN AKB

img_2116Persalinan merupakan hal yang paling penting dan ditunggu oleh para ibu hamil. Bagi seorang ibu, persalinan adalah hal yang sangat menyenangkan, karena pada saat itu si kecil keluar dari dalam perut si ibu dan melihat indahnya dunia ini. Akan tetapi, persalinan juga menjadi hal yang menakutkan dan mendebarkan khususnya bagi calon ibu baru, dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang begitu banyak, dan sebuah perjuangan yang cukup melelahkan, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Bagi masyarakat terpencil terutama di daerah-daerah yang jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di kabupaten, masa persalinan masih tidak begitu di perhatikan. Persalinan masih di tolong oleh dukun bayi atau biasa di kenal dukun beranak. Hal ini sangat mengkhawatirkan, karena komplikasi yang terjadi pada saat persalinan tidak bisa diprediksi.

Menyikapi hal diatas, Dinas Kesehatan Inhil tengah memproses adanya RTK (Rumah Tunggu Kelahiran) untuk 27 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir. Pengkondisian RTK tersebut adalah salah satu usaha yang dilakukan Dinas Kesehatan untuk menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi). Terlebih dahulu, RTK diusulkan oleh setiap Puskesmas yang letaknya tidak jauh dari Puskesmas. Setelah usulan disampaikan ke Dinas Kesehatan, maka akan diproses oleh tim dari Dinas Kesehatan yang akan turun langsung untuk melihat apakah rumah tersebut layak dijadikan RTK. Jika dipandang layak, maka tim dari Dinas Kesehatan akan menjadikan rumah tersebut sebagai RTK. Setelah adanya RTK, maka jika ada ibu yang akan melahirkan bisa berada di rumah itu baik sebelum hingga sesudah melahirkan.

”RTK ini untuk warga yang berdomisili jauh dari Puskesmas, seperti dari desa, sehingga sebelum melahirkan hingga sesudah melahirkan bisa berada di rumah tersebut,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin melalui Kasi AKI dan AKB, Fina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *