Dalam rangka pelaksanaan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) Pase ll pada bulan Agustus dan September mendatang, Dinas Kesehatan (Diskes) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat Pokja MR Kabupaten Inhil.

Rapat digelar di aula Dinas Kesehatan jalan M Boya, Selasa (26/6) dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil H Zainal Arifin SKM MKES, turut dihadiri para pejabat dan staf dilingkungan Diskes, serta para lintas sektor terkait seperti kepala BPJS kesehatan, pihak Disdik Inhil serta berbagai pihak.

Zainal Arifin mengatakan, kegiatan kampanye imunisasi measles rubella merupakan program nasional yang dilaksanakan dalam dua fase. di mana dalam fase pertama yang sudah dilaksanakan pada bulan Agustus September 2017 di provinsi Pulau.

Sedangkan untuk fase kedua akan dilaksanakan pada bulan Agustus September 2018 di seluruh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

“Imunisasi MR diperuntukkan bagi anak-anak usia 9 bulan hingga 14 tahun. Pemberian imunisasi dimulai pada Agustus untuk TK, SD dan MI, SMP dan MTS, dan di September dilakukan di Posyandu, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya untuk bayi dan anak yang belum bersekolah,”ujar Zainal.

Imunisasi tersebut dikatakan Zainal, bertujuan untuk mencegah terjadinya cacat atau kelainan bawaan pada anak-anak.

“Imunisasi MR secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 14 tahun tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya,”sebut Zainal.

Manfaat imunisasi MR dijelaskan Zainal, untuk mencegah campak dan rubella bagi anak-anak untuk hidup sehat adalah hak setiap manusia terutama bagi anak-anak yang memiliki masa depan yang masih panjang. merupakan tanggung jawab orangtua dan tentu pemerintah untuk menjamin kehidupan yang sehat bagi anak-anak hal ini juga berlaku bagi anak-anak agar terlindungi dari penyakit campak.

“Measles rubella atau yang dikenal masyarakat dengan campak adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare radang paru radang otak kebutaan bahkan kematian. sedangkan rubella Biasanya berupa penyakit ringan pada anak Tetapi bila menulari ibu hamil pada trisemester pertama atau awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan,”jelas Zainal.

Untuk itulah, dirinya berharap kepada seluruh pihak untuk dapat bekerjasama mensukseskan kampanye imunisasi MR tersebut, agar anak-anak, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir terhindar dari virus dan terkena campak, serta para orang tua, untuk dapat membawa anaknya ke pos pelayanan kesehatan agar sang buah hati dapat diberi imunisasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here