Concong – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Concong Luar melakukan penyuluhan dan pemberian obat cacing pada anak usia 12 bulan sampai 12 tahun.

Kegiatan tersebut dilaksanakan, Selasa (6/8/2019) kemarin, di SDN 011 Kecamatan Concong.

Penyuluhan dan pemberian obat cacing tersebut sebagai upaya pencegahan masalah Stunting di wilayah kerja UPT Puskesmas Concong Luar.

Pelaksana kegiatan ini dilakukan oleh penaggung jawab pemegang progeram Filariasis Febri Wahyudi, AMK, Promkes Hardisal, SKM dan penaggung jawab pelayaan kesehatan dr. Dian Okfrianda.

Selaku Dokter Umum dr. Dian Okfrianda menjelaskan, menkonsumsi obat cacing pasa anak-anak dapat terhindar dari penyakit cacingan.

“Dengan begitu, tumbuh kembang anak menjadi lebih baik,“ imbuhnya.

Cacingan berpengaruh terhadap pertumbuhan anak, karena sifat cacing yang memakan nutrisi dalam tubuh, akibatnya dapat menyebabkan anak kekurangan gizi, dan terjadi stunting (pendek) karena pertumbuhan yang kurang baik.

Jika terkena penyakit tersebut, seseorang bisa terganggu produktivitas dan terhambat pertumbuhan fisiknya.

“Sebab, cacing yang ada didalam tubuh bisa mengambil nutrisi yang dibutuhkan,” tukasnya lagi.

dr. Dian mengatakan, untuk dosis anak usia satu sampai dua tahun diberikan hanya setengah tablet kunyah.

Untuk usia dua sampai 12 tahun diberikan dosis satu tablet kunyah.

Terpisah, Promkes UPT Puskesmas Concong Luar Hardisal, SKM menyebutkan, jika penyakit cacingan tidak mengenal batasan umur, namun begitu, penyakit cacingan juga dapat dicegah dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta rutin mengonsumsi obat cacing enam bulan sekali.

“Selain menerapkan PHBS, masyarakat dianjurkan untuk minum obat cacing setahun dua kali atau dalam waktu enam bulan sekali,” ucapnya.

“Ini adalah bentuk pencegahan, jika ada yang terkena penyakit ini, penderita harus rutin minum obat dalam jangka waktu tertentu. Sebelum kejadian, kami antisipasi dengan melakukan upaya preventif. Mudah-mudahan dapat mengurangi penderita cacingan UPT Puskesmas Concong Luar,” tutup Hardisal.(ded)

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini