Skip to main content

TERAKREDITASI MADYA, PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU LAKUKAN SYUKURAN

DSCF2830Bertempat di halaman gedung Puskesmas Tembilahan Hulu. Hari ini, 07/03/ Hj. Rosdinah, SST, M.Kes selaku Kepala UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu bersama seluruh stafnya menggelar sukuran atas dianugerahkannya Puskesmas Tembilahan Hulu menyandang Akreditasi Madya tahun ini. Setelah menanamkan komitmen kesungguhan Hj. Rosdinah sukses membakar semangat seluruh stafnya didalam kekompakan untuk mendapatkan anugerah Akreditasi tersebut, tentunya hal ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan seluruh tenaga baik dimulai dari Sekuriti Puskesmas, Pemegang Program dan hingga tenaga kesehatan yang bertanggung jawab atas perbaikan data-data Puskesmas.

 “kami sangat bersyukur sekali atas berkah dianugerahkannya Akreditasi Madya kepada Puskesmas kami, barangkali ini suatu proses awal kami untuk selalu menanamkan komitmen menjadikan pelayanan Puskesmas sebagai pelayanan terbaik terhadap kesehatan masyarakat. Kami juga akan selalu berupaya menjaga infrastruktur yang ada serta mempergunakannya sebaik mungkin karena kami sadar bahwa masih banyak lagi yang harus kita benahi. Ujar Kapus Hj. Rosdinah dalam sambutannya.”

Kemeriahan syukuran ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Inhil Bpk H. Zainal Arifin, SKM, M. Kes yang juga didampingi oleh seluruh Kabid, Kasubbag dan sejumlah Staf Dinkes, juga tampak dari Komisi IV DPRD Inhil, Kapolsek Tembilahan juga Camat Tembilahan Hulu Bapak M. Nazar, S.Sos yang didampingi Kepala Desa Pekankamis Bapak Saini.

DSCF2880Setelah selama ini seluruh Staf yang ada di Puskesmas Tembilahan Hulu bekerja ekstra Keras bak batu karang yang kokoh diterjang hantaman badai hingga tercapai harapan mereka, namun sebagai Kepala Puskesmas Hj. Rosdinah selalu mewanti-wanti seluruh stafnya untuk tidak jemawa akan prestasi yang telah didapat melainkan harus selalu bersukur sehingga tidak merasa cukup dan terus berupaya untuk mendapatkan yang terbaik.

 

PEDULI KESEHATAN ANAK BANGSA UPT. PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU BERSEDIA TURUN KE SEKOLAH UNTUK BERIKAN PENYULUHAN BAHAYA NGELEM

IMG-20170301-WA0024Tanpa kita sadari bahwa penyalahgunaan sebuah barang dengan tidak tepat dapat juga berakibat fatal bagi para penggunanya. Seperti halnya penyalahgunaan lem, Puskesmas Tembilahan Hulu, 01/03/ memberikan penyuluhan mulai dari Sekolah Dasar, menengah pertama hingga Sekolah Menengah Atas.

Penggunaan zat berbahaya seperti lem dan zat pelarut lainnya diluar anjuran penggunaan dengan maksud untuk mendapatkan sensasi khayal atau halusinasi kini menjadi salah satu fokus perhatian Puskesmas Tembilahan Hulu,

“Sangat kita khawatirkan jika anak-anak menyisihkan uang jajan mereka hanya untuk membeli lem yang mereka salah gunakan sehingga dapat memberi pengaruh negatif pada kesehatan dan prestasi belajar mereka, maka dari itu kita terus beri mereka penyuluhan agar mereka paham bagaimana dan seperti apa bahaya ngelem yang bisa saja berujung pada kematian” jelas Anggita saat dikonfirmasi Media Center Team Dinkes

IMG-20170301-WA0028Melalui penyuluhan yang dilakukan secara merata ini, diharapkan setiap warga khususnya Kecamatan Tembilahan Hulu untuk dapat bekerja sama memberantas perilaku yang tidak mencerminkan nilai moral bangsa ini dan juga diharapkan untuk setiap keluarga untuk lebih memberi pendekatan Keluarga Sehat kepada anak-anak sehingga tujuan Promosi Kesehatan dan harapan Pemerintah Daerah Indragiri Hilir bebas Ngelem akan tercapai.

Sumber: Tenaga Promkes Anggita

PERTAMA KALINYA DI TEMBILAHAN , HANYA RP. 500 RIBUAN SUDAH MENDAPAT JAMBAN SEHAT BAGI WARGA YANG MASIH (BABS)

IMG-20170228-WA0001Untuk hidup sehat tidak lagi harus mengeluarkan biaya yang mahal. Seperti anggapan sebagian masyarakat setiap pasilitas yang bagus harus dihargai dengan biaya yang mahal pula. Dinas kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir bersama Puskesmas Tembilahan Hulu secara perlahan-lahan dan konsisten menghapus anggapan yang keliru didalam masyarakat tersebut. Tepatnya di Desa Pekankamis, 24/02/ terobosan STBM dalam pembuatan jamban sehat menjadikan Desa ini sebagai Desa percontohan bagi Desa – Desa yang lain dalam membentuk dan merubah perilaku Hidup Bersih dan Sehat khususnya bagi daerah yang masyarakatnya masih buang air besar sembarangan (BABS).

Jamban atau kakus sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Pembuatan jamban merupakan usaha masyarakat untuk memelihara kesehatan dengan membuat lingkungan tempat tinggal menjadi sehat, Dalam pembuatan jamban diharuskan agar jamban tidak menimbulkan bau yang tidak sedap, terang Anggi kepada MCT Dinkes Inhil melalui sambungan selulernya”.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bapak Sekretaris Kecamatan  Tembilahan Hulu, Bapak H. Arispudin, S.Sos, MSi dengan didampingi Kepala Desa Pekankamis Bpk. Saini beserta Kepala UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu Ibu Rosdinah, S.ST, M.Kes dan tampak juga dari Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Bpk. Yudi Indra, SKM barsama rekannya Bpk. Zulakmal, SKM yang memandu dalam teknik pembuatan struktur jamban sehat ini dan para warga yang sangat antusias membantu pengerjaan jamban.IMG-20170228-WA0000

Dari hasil pemicuan berbasis masyarakat, hanya dengan biaya berkisar Rp. 500 Ribuan telah dibangun satu unit jamban dengan standard kategori jamban sehat, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tembilahan Hulu sedia meminjamkan cetakan dan memandu secara langsung pembuatan jamban sehat semi permanen bagi warga yang berminat untuk membangun, sebagai awal percontohan Desa Pekankamis Kec. Tembilahan Hulu sabagai pertama kalinya di Tembilahan yang membuat jamban sehat bersama Puskesmas Tembilahan Hulu.

Sumber: Tenaga Promkes Anggita

INHIL REKRUT 21 DOKTER UMUM DAN 11 DOKTER GIGI TAHUN INI

img_2116Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau Zainal Arifin menyatakan dalam melakukan percepatan pembangunan kesehatan di daerah kabupaten setempat, hingga kurun waktu beberapa tahun terakhir Inhil ‘Zero’ pertumbuhan tenaga medis.

Pasalnya, Zainal mengatakan upaya percepatan pembangunan kesehatan di Inhil terkendala dengan keterbatasan dan ketersediaan tenaga kesehatan yang dalam hal ini memiliki peran yang sangat penting.

“Untuk sebaran tenaga kesehatan, dalam lima tahun terakhir bisa dikatakan zero pertumbuhan tenaga kesehatan di Inhil sementara setiap tahun terus terjadi penurunan angka tenaga medis seperti yang sudah pensiun, pindah bahkan meninggal,” kata Kadinkes Inhil, Zainal Arifin.

Saat ini, untuk menunjang terlaksananya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Kabupaten Inhil yang terdiri dari 27 Puskesmas di 20 Kecamatan dan 170 Puskesmas Pembantu hanya menghandalkan tenaga harian lepas, tenaga kontrak, tenaga honorer bahkan tenaga TKS.

“Dengan keterbatasan ini pula, hanya beberapa Puskesmas di Inhil memiliki dokter baik dari tenaga kesehatan umum dan dokter gigi. Dalam hal ini tentunya Inhil masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan Pegawai Negeri,” ucapnya.

Ia menyebutkan, tahun 2017 ini, Dinkes telah mengusulkan ke Pemda untuk merekrut 21 dokter umum dan 11 dokter gigi untuk disebar di setiap Puskesmas yang tidak memiliki dokter umum, dengan target satu Puskesmas memiliki dua dokter umum dan satu dokter gigi.

“Selain dokter umum dan dokter gigi, kita di Inhil juga minim tenaga medis seperti bidan, farmasi dan lain sebagainya,”paparnya.

Meski demikian, Diskes tetap berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yakni mengembangkan sarana dan prasarana pelayanan hingga ke seluruh pelosok desa melalui pustu yang ada.

“Yang jelas target kita juga setiap desa memiliki pustu dan kita harapkan petugas Kesehatan selalu berada di tempat bertugas. Setidaknya dengan adanya pustu di tempat dapat memberikan pertolongan pertama terhadap masyarakat yang darurat,” ujarnya.

PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU MELAKUKAN KEGIATAN PEMICUAN STBM DI DESA PEKANKAMIS

IMG-20170216-WA0030Pekankamis 16 Februari 2017. Sebagai wilayah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu Masyarakat Kecamatan Tembilahan Hulu tepatnya di Desa Pekankamis, kini mulai berbenah dalam pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Puskesmas Tembilahan Hulu meningkatkan pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM sendiri merupakan suatu pendekatan dalam rangka meningkatkan PHBS yang dalam hal ini khususnya untuk meningkatkan cakupan jamban sehat keluarga sehingga dapat terwujud target yg ingin di capai.

PHBS itu sendri merupakan suatu hal yang sangat penting dan menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan kesehatan masyarakat khususnya masyarakat pedesaan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bpk. Zulakmal,SKM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir didampingi Kepala Tata Usaha Puskesmas Tembilahan Hulu Ibu Salmariantity, SKM.. Abdullah, SKM selaku pemegang program Kesling dan juga tampak Anggita Merry Mardini, SKM pemegang program promkes.

“Pemicuan kali ini kita juga memberi gambaran kepada masyarakat Desa Pekankamis bagaimana efek burukny bila tidak memiliki jamban sehat.. kata ibu Salmariantity, SKM selaku Kepala Tata Usaha Puskesmas Tembilahan Hulu”.

“Membuat kontrak kerja bersama masyarakat yang sadar pentingnya mempunyai jamban sehat di rumah masing-masing ujar Abdullah,SKM selaku pemegang program kesling di puskesmas Tembilahan Hulu”.

“Agar tercapainya tujuan kegiatan ini masyarakat disini mengadakan arisan jamban, Alhamdulillah penduduk Desa Pekankamis sangat antusias dan sadar akan pentingnya kesehatan, jelas anggita

IMG-20170216-WA0034Ibu Anggita juga menuturkan bahwa PHBS itu sangat penting, hendaknya setelah ini masyarakat sadar dan memahami bagaimana jamban keluarga yang sehat itu,

“pemeliharaan jamban keluarga sehat yang baik adalah lantai jamban hendaknya selalu bersih dan tidak ada genangan air, bersihkan jamban secara teratur sehingga ruang jamban selalu dalam keadaan bersih.tambah Anggita”.

Sumber: Tenaga Promkes Anggita