Skip to main content

Penyegaran dan Pembinaan Kader di Desa dan Kelurahan Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Hulu

13/09/2019. Kader adalah tenaga sukarela yang direkrut dari, oleh dan untuk masyarakat, yang bertugas membantu kelancaran pelayanan kesehatan. Kader kesehatan merupakan salah satu wujud peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kader, maka Puskesmas Tembilahan Hulu mengadakan pembinaan rutin kader ke masing-masing posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu.

Pada kegiatan ini di ikuti lintas program gizi, P2m, PTM, Kia dan promkes

Kader KIA merupakan pilar utama penggerak pembangunan kesehatan ibu dan anak di suatu wilayah. Dalam hal ini Salah satu perannya adalah menyediakan data faktual kondisi sasaran melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP).

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat kemampuan kader Posyandu di empat desa yaitu Desa Pekan Kamis, Desa Sialang Panjang, Desa Pulau Palas dan Desa Sungai intan, serta dua kelurahan Tembilahan Barat dan Tembilahan Hulu yang mencakup wilayah kerja UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu dalam menggunakan SIP dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA).

Penanggung Jawab Promkes Puskesmas Tembilahan Hulu Mengatakan dengan adanya kegiatan penyegaran dan pembinaan kader posyandu ini diharapkan kader tau, mau dan mampu memberdayakan masyarakatnya agar lebih aktif datang ke posyandu guna mendapatkan kesehatan yang lebih optimal, ujarnya.

 

Sumber : Anggita Merry, SKM (Promkes PKM Tembilahan Hulu)

UPT. PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU SAMBUT TIM SURVEYOR RE – AKREDITASI NASIONAL

UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu kembali menyambut kedatangan Tim Surveyor Re-akreditasi oleh Tim Surveyor Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan RI. Tim Surveyor Nasional Re-Akreditasi puskesmas tiba di puskesmas Tembilahan Hulu pada Selasa. pukul 08:00 WIB, Tanggal 23 Juli 2019. dan jadwal penilaian Re-Akreditasi ini berlangsung mulai tanggal 23 – 26 juli 2019.

Adapun Tim surveyor yang tiba di Puskesmas Tembilahan Hulu yaitu drg. H Izwar Arfanni, M.Kes, M.H, Ismed, SKM . dan dr. Jeannita Sri agustini Purba, yang menangani masing-masing bidang yaitu ADMEN, UKM dan UKP.

Adapun Tujuan Akreditasi ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan, kesehatan pasien, kepuasan pelanggan, meningkatkan perlindungan bagi sumber daya manusia kesehatan, masyarakat dan lingkungannya, serta meningkatkan kinerja puskesmas dalam pelayanan kesehatan perseorangan dan atau kesehatan masyarakat, ujar Ketua Tim Akreditasi drg. H Izwar Arfanni, M.Kes, M.H.

Hj. Rosdinah, S.ST.,M.Kes selaku kepala Puskesmas Tembilahan Hulu Didepan Tim Surveyor Komisi Akreditasi FKTP Kemenkes RI menyampaikan Visi dan Misi UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu dan beberapa Program Inovatif  Unggulan Puskesmas Tembilahan Hulu yang telah dilaksanakan diantaranya Hibrida ( Himpunan Bunda Respon Ibu dan Anak), Kelapa Pandan Wangi (Kelompok Papa Pembuatan Jamban Indragiri ) dan beberapa Program Inovatif lainnya. serta pelayanan unggulan di puskesmas Tembilahan Hulu seperti Akupuntur dan Akupresur.

Semoga UPT Puskesmas Tembilahan Hulu memperoleh tingkat nilai Akreditasi Lanjutan sebagaimana yang kita harapkan tutup Hj. Rosdinah, S.ST.,M.Kes.

 

Media Center Team (MCT Dinkes INHIL) : ERVAN

GUNA MENINGKATKAN IDL, DINAS KESEHATAN GELAR PERTEMUAN ADVOKASI IMUNISASI

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dalam hal ini melalui Seksi Imunisasi dan Surveilance menggelar pertemuan Advokasi Imunisasi dalam rangka Meningkatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan paparan hasil target Universal Child Immunization (UCI) di Aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan. (15/07/2019).

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemerintah Kab. Indragiri Hilir RM. Sudinoto, SP, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Rahmi Indrasuri, SKM. M.KL, dan Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr. Siska Hidayani M. Kes, dan Camat serta Kepala UPT. Puskesmas se- Kab. Inhil.

Ketua panitia yang juga Kepala Seksi (kasi) Imunisasi dan Surveilance Herman Mahat, SKM. M.M saat dikonfirmasi oleh Media Center Tim (MCT) mengatakan  Kepala Daerah berkewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama anak-anak baru lahir usia 0 sampai 11 bulan, untuk melindungi anak tersebut terhindar dari penyakit makanya mereka kami undang kesini bersama UPT Puskesmas Kecamatan.

“Saat ini capaian kita di Kabupaten Indragiri Hilir Riau, kita yang paling terendah, untuk Imunisasi. Jika nasional  tahun 2018 target nasional adalah 92%, kita masih rendah 64,5%, jadi sangat miris inilah upaya kita mensinergisitaskan dengan sumber daya yang ada di daerah Kecamatan”, terangnya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemerintah Kab. Indragiri Hilir RM. Sudinoto, SP mengatakan seperti beberapa tahun yang lalu Pemerintah Daerah sudah pernah melaksanakan kegiatan yang memberikan dukungan penuh terhadap program-program kegiatan dari Dinas Kesehatan atau Kementerian Kesehatan dari camat sampai kepala Desa.

“Jadi pencapaian untuk target Indonesia Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) kita yang terendah Jadi saya berharap Universal Child Immunization (UCI) itu tercapai, kuncinya kita harus mencapai 80% setiap Desa Kecamatan.”tandasnya

SUNAT MASSAL GRATIS BAGI KAUM DU’AFA DALAM RANGKA MEMPERINGATI MILAD KE – 54 KABUPATEN INHIL

Dalam Rangka MILAD INHIL KE-54 tahun 2019 bertempat di halaman puskesmas Tembilahan Hulu jalan Sederhana di adakan kegiatan bakti sosial sunatan massal untuk kaum du’afa tanpa pembebanan biaya untuk para peserta (GRATIS) tepatnya pada Kamis pukul 08:00 WIB (20/06/2019) dengan syarat membawa surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa setempat.

Kegiatan Bakti Sosial sunatan massal ini di adakan oleh PEMDA INHIL, bekerjasama dengan BAZNAS, DINAS KESEHATAN , KODIM dan DAMRAMIL kabupaten indragiri Hilir Pada kegiatan ini juga turut di hadiri 80 peserta anak-anak yang telah mendaftar sunatan dengan di dampingi para orang tua mereka masing-masing.

Dalam kegiatan ini BAZNAZ yang di wakili oleh Subagio menyampaikan ucapan terima kasih kepada PEMDA kabupaten Indragiri Hilir khususnya Dinas Kesehatan yang telah bekerjasama dengan BAZNAS dalam rangka membantu kaum du’afa yang tidak mampu untuk di khitan dari anggaran zakat yang di titipkan melalui BAZNAS kabupaten INHIL yang sebagai peserta tambahan dari kuota yang awalnya 40 anak sehingga mencapai 80 anak yang di khitan.

Kepala dinas kesehatan dalam hal ini di wakili oleh KABID YANKES Ns. Matzen, S.Kep menyampakan tujuan di adakannya kegiatan ini supaya dapat membantu para orang tua yang kurang mampu untuk mengkhitankan anak-anaknya karena untuk biaya khitan ke dokter atau petugas kesehatan bisa mencapai Rp. 400.000 sampai Rp. 700.000 perorangnya, dengan kegiatan bakti sosial ini masyarakat du’afa bisa terbantu mengkhitannya anaknya, sehingga uang orang tua yang seharusnya mengeluarkan biaya untuk khitan anaknya dapat di gunakan untuk keperluan lain, ujarnya.

HJ. Rosdinah selaku kepala UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu berharap kedepannya setiap ada momen – momen memperingati Hari – hari besar nasional kegiatan bakti sosial seperti ini bisa di laksanakan karna dapat membantu dan meringankan beban kaum Du’afa, demikian harapan kapusk tembilahan hulu.

JUM’AT BERBAGI, PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU SEDIAKAN JAMU TRADISIONAL

Tembilahan, Jumat 1 Februari 2019. Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal. jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang akar-akaran, daun-daunan, kulit batang, dan buah. Di tembilahan sendiri sangat banyak terdapat bahan – bahan untuk mengolah jamu tradisional tinggal bagaimana cara dan takaran pengolahannya tentunya sesuai khasiat yang di inginkan.

Berbagi… begitu salah satu kegiatan Puskesmas Tembilahan Hulu. Setiap hari jum’at kami menyediakan makanan dan snack yang bergizi serta kami juga melestarikan dan membiasakan minum minuman tradisional seperti jamu.

Jum’at sebelumnya kami telah menyediakan jamu daun salam serta tahu goreng , jum’at lalu juga menyediakan jamu beras kencur yang di temani dengan tempe goreng dan jum’at kali ini kami menyediakan jamu daun sirsak yang ditemani dengan nasi kuning dan tempe goreng.

Makanan serta jamu ini di olah oleh penanggung jawab Program gizi yang telah membuat daftar menu menjelang 1 bulan ke depan. Makanan dan jamu ini kami sediakan khusus bagi pengunjung dan pasien yang datang ke puskesmas Tembilahan Hulu.

Kegiatan jum’at berbagi ini sudah 3 jum’at kami lakukan, dan Kami berharap masyarakat dapat mengenal dan tau apa – apa saja manfa’at dari tanaman – tanaman obat tradisional yang ada di sekitar lingkungan dan daerah kita. ujar kepala puskesmas Tembilahan Hulu HJ. Rosdinah.

Sumber : Anggita Merry ( Promkes Puskesmas Tembilahan Hulu )