Skip to main content

Pelatihan Dokter Kecil di SDN 007 Pekan Kamis, Upt. Puskesmas Tembilahan Hulu Tahun 2019

Puskesmas Tembilahan Hulu mengadakan kegiatan pelatihan dokter kecil di SDN 007 Pekan Kamis, kamis, (19/12/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh tenaga kesehatan Puskesmas Tembilahan Hulu dan Kepala Pustu Pekan Kamis, yang diikuti oleh Siswa dan Siswi lebih kurang 30 orang.

 

Dalam pelatihan dokter kecil ini materi yang di sampaikan adalah tentang bagaimana manjadi dokter kecil yang baik serta tugas dan kewajiban sebagai dokter kecil.

drg. Nolly Fironika sebagai Penanggung Jawab Program UKS Puskesmas Tembilahan Hulu mengatakan ” melalui pelatihan dokter kecil ini diharapkan siswa yang memenuhi kriteria dapat berpartisipasi dalam program UKS, ikut melaksanakan usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, kaluarga dan lingkungannya. Walaupun pelatihan diberikan dalam waktu singkat, semoga dapat memberi manfaat dan menambah pengetahuan siswa dan siswi tentang kesehatan’’

Salam Sehat.

Jumat Berbagi, PKM Tembilahan Hulu Promosikan Jamu Rebusan Daun Salam

Rutin, Puskesmas (PKM) Tembilahan hulu promosikan jamu rebusan daun salam setiap hari Jumat, pernyataan ini disebutkan langsung dari Kepala Puskesmas Tembilahan hulu Hj. Rosdinah, S.ST, M.Kes, Sabtu (14/12/2019).

Selain sebagai bumbu dapur, ternyata manfaat daun salam juga untuk kesehatan.

Manfaat daun salam bisa dapatkan dengan cara mengonsumsi air rebusan daun salam.

“Daun salam tinggi akan kandungan vitamin C dan A, serta asam folat. selain itu, daun salam juga mengandung berbagai mineral seperti tembaga, selenium, besi, seng, mangan, magnesium, potasium dan kalsium,” terang Rosdinah.

Cukup merebus 3 gelas air dan menambahkan 10 lembar daun salam ke dalamnya. Rebus hingga air menguap dan hanya menyisakan segelas air daun salam.

“Jika mengonsumsinya secara rutin, maka bisa mendapatkan manfaat seperti Mengobati batu ginjal, asam urat, darah tinggi dan banyak lagi,” paparnya.

Terakhir Kapus menyebutkan, jamunya setiap Jum’at berganti-ganti mulai dari kunyit asam, beras jencur, wedang jahe, rebusan daun sirsak, daun salam, dan ketumbar.(ded)

Cegah Stunting, PKM Tembilahan Hulu Sosialisasikan Makanan Mengandung Nilai Gizi

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Pulau Palas bersama Puskesmas (PKM) Tembilahan Hulu sosialisasikan pengolahan pangan lokal yang mengandung nilai gizi untuk pencegahan stunting.

Kegiatan tersebut dilaksanakan, Rabu (11/12/2019) di Desa Pulau Palas, dengan tema Pengolahan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting dengan sasaran ibu-ibu Pokja IV PKK Desa Pulau Palas.

Kepala Puskesmas Tembilahan Hulu Hj. Rosdinah, S.ST, M.Kes, melalui Penanggung Jawab Program Gizi Hj. Suzi Arianis, SKM, menjelaskan sosialisasi tersebut bertujuan agar ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan bahan lokal untuk bisa diolah menjadi makanan yg bergizi.

“Pengolahan makanan lokal ini bertujuan agar ibu ibu tau cara mengolah makanan yg benar sesuai dg standar gizi dan bermanfaat utk mencegah terjadinya stunting, dalam hal ini UPT Puskesmas Tembilahan Hulu mengajak masyarakat memanfaatkan bahan makanan yang ada didaerah setempat,” terangnya.

Agar, lanjut Suzi, dapat diolah menjadi makanan yang dikonsumsi bernilai atau mengandung nilai gizi yang baik untuk mencegah stunting

Adapun bahan bakanan tersebut berupa jagung, labu, pisang, kacang hijau dan daun kelor.(ded)

Gerak Cepat, UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu mulai Lakukan Penyuluhan Pencegahan DBD ke sekolah

KAMIS, (10/10/19). Memasuki musim pancaroba saat ini masyarakat perlu mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit Demam Berdarah (DBD).

Dalam hal ini petugas Upt. Puskesmas Tembilahan Hulu melakukan penyuluhan DBD di Seluruh sekolah wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu dengan menjaga kebersihan lingkungan di dalam maupun di luar ruangan, rumah atau gedung, yaitu melalui peningkatan Gerakan Jumat Bersih untuk memberantas sarang dan jentik-jentik nyamuk.

Pencegahan demam berdarah (DBD) yang paling efektif dan efisien sampai saat ini adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus, yaitu :

  1. Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.
  2. Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya.
  3. Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk tempat terjadinya perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Adapun yang dimaksud dengan PLUS, adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, Menggunakan kelambu saat tidur, Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, Menanam tanaman pengusir nyamuk, Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, serta Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan yang dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, sehingga seringkali menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) terutama pada saat musim penghujan.

 

Sumber : Anggita Merry, SKM (Promkes Puskesmas Tembilahan Hulu)

3 Puskesmas di Inhil Terakreditasi Utama

Tembilahan – Prestasi membanggakan ditorehkan 3 (Tiga) Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau.

3 Puskesmas yang meraih akreditasi utama tersebut adalah Puskesmas Tembilahan Kota, Puskesmas Tembilahan Hulu dan Puskesmas Gajah Mada.

Capaian yang membanggakan ini tidak terlepas dari keberhasilan menjalankan program inovatif.

Kepala Dinas Kesehatan Inhil H. Zainal Arifin, SKM., M.Kes, Kamis, (19/9/2019) mengatakan, kerja keras untuk meningkatkan mutu layanan di Puskesmas adalah target kita (Dinas Kesehatan).

“Sehingga ketika masyarakat sakit, Puskesmas adalah pilihan pertama masyarakat,” ucap Kadinkes.

Pelayanan murah, berkualitas bahkan gratis, ujarnya, telah dipersembahkan 24 jam untuk melayani dengan hati.

“Perolehan Akreditasi Utama adalah bukti kita sudah lebih baik dibanding 3 tahun yang lalu,” paparnya.

Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Gajah Mada Tembilahan Ngatiyem SKM, mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Kesehatan atas suportnya yang sangat luar biasa kepada Puskesmas Gajah Mada.

“Dan juga kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan akhirnya berbuah manis, Alhamdulillah ya Robb,” cakapnya mengucap syukur.

Sementara Kepala Puskesmas Tembilahan Kota drg H. Wahyu Winda, M.Si, juga mengatakan, keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama Puskesmas Tembilahan Kota dan Dinas Kesehatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan dan jajarannya atas dukungan dan bimbingannya kepada Puskesmas Tembilahan Kota. Hal ini diraih berkat kerja keras dan kerja ikhlas seluruh tim Puskesmas Tembilahan Kota,” sebutnya.

Lanjut, dan tentunya kami (Puskesmas Tembilahan Kota) juga mengucapkan terima kasih kepada lintas sektor camat, lurah, kader kesehatan yang juga sangat luar biasa mendukung program di masyarakat.

Dia berharap dengan diraihnya predikat utama ini, Puskesmas Tembilahan Kota bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dan terus melakukan perubahan-perubahan kearah yang lebih baik dan bagi terwujudnya masyarakat yang sehat dan mandiri untuk hidup sehat.

Rasa bangga juga disampaikan Kepala Puskesmas Tembilahan Hulu Hj. Rosdinah, SST, M.Kes.

“Dengan keluarnya hasil dari penilaian akreditasi saya sebagai pimpinan berserta staf Puskesmas Tembilahan Hulu sangat bersyukur dan semua ini tidak terlepas dari kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas semua staf sehingga semua program inovatif bisa berjalan,” ungkapnya.

“Intinya kami sangat senang sekali,” tutup Rosdinah.(ded)