Skip to main content

Sebagai Garda Terdepan Kesehatan, Upt Puskesmas Teluk belengkong Ajak Lansia Senam Agar Sehat Dan Produktif

Puskesmas Merupakan Garda Terdepan Dalam Pelayanan Kesehatan Di Setiap Daerah, Termasuk Mendorong Para Lanjut Usia (Lansia) Agar Terus Mencanagkan Hidup Sehat Dan Produktif.

Tak Lepas Dari Itu Upt Puskesmas Teluk Belengkong Melakukan Kegiatan Senam LANSIA, Yang Dilaksanakan Pada Hari Minggu,(22 Desember 2019),Di Lapangan Halaman UPT. Puskesmas Teluk Belengkong.

Kegiatan Senam Lansia Ini Di Hadiri Oleh Peserta Lansia Sebanya 15 Orang. Dan Senam Di Pandu Oleh Satriawati, SKL Sebagai Promkes UPT. Puskesmas Teluk Belengkong.

Menurut Satriawati Sebagai Pemadu Senam Lansia Ini, Adapaun Tujuan Senam Lansia Yaitu Merupakan Salah Satu Latihan Fisik Yang Dapat Membakar Kalori Dan Melatih Otot Jantung. Sedangkan Manfaat Senam Lansia Antara Lain Meningkatkan Jantung Agar Dapat Memompa Oksigen Melalui Darah Ke Seluruh Tubuh Dengan Lebih Maksimal.

Dan Kegiatan Ini Rutin Dilaksanakan Setiap Hari Minggu Pukul 16.30 Wib S/D Selesai. Dan Juga Dilaksanakn Pengukuran Tensi Sebelum Dan Sesudah Senam. Tutup Satriawati.

PKM Teluk Belengkong Kompanyekan Germas

Puskesmas (PKM) Teluk Belengkong kompanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) kepada ibu-ibu setempat, Minggu (15/12/2019) pukul 14.00 di aula pkm Teluk Belengkong.

Kepala Tatat Usaha Puskesmas Teluk Belengkong Erianto P. Sirait,  SKM, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut dengan melaksanakan Germas dengan konsumsi Gizi Seimbang/isi piringku.. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, dalam mengkampanyekan hidup sehat, jelasnya.

Lanjut, melalui kegiatan ini Ahmad berharap bisa menyadarkan masyarakat untuk selalu hidup sehat dengan makan sayuran dan buah. Jika masyarakat Inhil sehat semua diharapkan akan menjadi sumber daya manusia yang hebat.

Kegiatan tersebut di hadiri sebanyak 30 peserta. Dia berpesan masyarakat terus melaksanakan aktifitas fisik,  komsumsi buah dan sayur (lokal),  pemeriksaan secara berkala, tidak merokok,  tidak BAB sembarangan.

“Di pengaruhi oleh lingkungan fisik dan non fisik,  sistem dan sumber pelayanan kesehatan, PHBS,” tutupnya.(ded)

PKM Teluk Belengkong Gelar Pembinaan Desa Siaga

Puskesmas (PKM) Teluk Belengkong bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Teluk Belengkong melakukan pembinaan desa siaga kepada seluruh kader posyandu dan masyarakat, Selasa (10/12/2019).

Kepala Puskesmas Teluk Belengkong, Ahmad faisal,  SST,  MS.,I, menjelaskan, melalui kegiatan ini para kader nantinya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya sebuah kesehatan.

Selaku narasumber Satriawati, SKL mengatakan apabila ada masyarakat yang sakit jangan diam saja, periksakan dan lakukan pengobatan supaya masyarakat dapat hidup sehat. Jangan menunggu sakit dulu baru di periksa, adapun lagi sehat di periksa tetap sehat, jangan udah sakit baru di periksa

Satriawati mengaku, namaya membina masyarakat itu gampang-gampang susah. Kesulitan pasti ada, beruntungnya untuk warga Teluk Belengkong pada ngerti dan pihak desa juga ikut mendukung.

“Semoga masyarakat lebih bisa mandiri, bisa menerima informasi yang baru lebih modern dalam segi kesehatan. Serta, masyarakat lebih aktif lagi dalam kesadaran kesehatan,” tandasnya berharap.(ded)

PKM Teluk Belengkong Ajak CJH Senam

Puskesmas (PKM) Teluk Belengkong ajak Calon Jamaah Haji melaksanakan senam, Senin (9/12/2019)  pagi.
Penyelenggaraan ibadah haji tidak lepas dari upaya pembinaan dan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh jamaah  haji yang dilakukan melalui beberapa tahapan.
Lokasi senam dilakukan di lapangan teras Puskesmas Teluk Belengkong yang dipandu oleh Petugas.

Menurut Kepala Puskesmas Teluk Belengkong Ahmad faisal,  SST,  MS.,i, kegiatan olahraga ini bisa dilakukan dua kali seminggu secara massal.

“Senam peregangan ini juga bisa dilakukan dirumah jemaah haji secara mandiri,” paparnya.

Ahmad menilai kegiataan ini sanagat bagus karena mendorong jamaah bergerak badan mengingat cuaca yang sangat panas membuat kebanyakkan jamaah memilih berdiam diri didalam masjid

Ia menyarankan jamaah rutin melakukan olahraga ringan di rumah untuk menjaga kebugaran tubuh.(ded)

GUNA MENINGKATKAN IDL, DINAS KESEHATAN GELAR PERTEMUAN ADVOKASI IMUNISASI

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dalam hal ini melalui Seksi Imunisasi dan Surveilance menggelar pertemuan Advokasi Imunisasi dalam rangka Meningkatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan paparan hasil target Universal Child Immunization (UCI) di Aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan. (15/07/2019).

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemerintah Kab. Indragiri Hilir RM. Sudinoto, SP, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Rahmi Indrasuri, SKM. M.KL, dan Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr. Siska Hidayani M. Kes, dan Camat serta Kepala UPT. Puskesmas se- Kab. Inhil.

Ketua panitia yang juga Kepala Seksi (kasi) Imunisasi dan Surveilance Herman Mahat, SKM. M.M saat dikonfirmasi oleh Media Center Tim (MCT) mengatakan  Kepala Daerah berkewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama anak-anak baru lahir usia 0 sampai 11 bulan, untuk melindungi anak tersebut terhindar dari penyakit makanya mereka kami undang kesini bersama UPT Puskesmas Kecamatan.

“Saat ini capaian kita di Kabupaten Indragiri Hilir Riau, kita yang paling terendah, untuk Imunisasi. Jika nasional  tahun 2018 target nasional adalah 92%, kita masih rendah 64,5%, jadi sangat miris inilah upaya kita mensinergisitaskan dengan sumber daya yang ada di daerah Kecamatan”, terangnya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemerintah Kab. Indragiri Hilir RM. Sudinoto, SP mengatakan seperti beberapa tahun yang lalu Pemerintah Daerah sudah pernah melaksanakan kegiatan yang memberikan dukungan penuh terhadap program-program kegiatan dari Dinas Kesehatan atau Kementerian Kesehatan dari camat sampai kepala Desa.

“Jadi pencapaian untuk target Indonesia Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) kita yang terendah Jadi saya berharap Universal Child Immunization (UCI) itu tercapai, kuncinya kita harus mencapai 80% setiap Desa Kecamatan.”tandasnya