Skip to main content

BERSEMPENA MILAD INHIL KE 54, UPT. PUSKESMAS SUNGAI SALAK LAKUKAN TES IVA DAN SADANIS GRATIS

Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling, rabu, (31/07/2019), secara terus menerus dan merata melaksanakan kegiatan Tes Inspeksi Visual Asetat (IVA) dan Sadanis untuk deteksi secara dini terhadap kasus kanker serviks dan kanker payudara.

Sejauh ini di Kecamatan Tempuling, telah terlaksana 5 Desa dan 4 Kelurahan yang telah melaksanakan tes Iva dan Sadanis sekaligus penyuluhan langsung oleh Tim Medis Puskesmas Sungai Salak selama bulan Juli 2019, yang bekerjasama dengan Pustu Kelurahan dan Desa serta tokoh perempuan.

Kepala Puskesmas Sungai Salak Saiful Ahwan, S.Kep mengatakan ” kanker serviks dan kanker payudara di saat sekarang ini merupakan kasus rawan terhadap kaum perempuan, oleh karena itu kita semua memiliki kewajiban untuk menjaga dengan cara deteksi dini karena mencegah dan merawat apa yang kita miliki untuk suami dan anak cucu adalah tugas dan kewajiban bersama sebagai self reward dengan rutin melakukan pemeriksaan iva test ”.

Selanjutnya beliau juga menyampaikan ” secara keseluruhan kita hampir mencakup seratus persen dari seluruh Wilayah Se- Kecamatan Tempuling yang cukup antusias di ikuti oleh ibu ibu dengan tingkat kesadaran yang cukup tinggi, berbekal pengetahuan di dalam diri dan pendekatan Tim Medis dari Puskesmas Sungai Salak, karena tindakan pencegahan secara berkala lebih baik daripada mengobatinya”.

Semoga dengan adanya Test Iva dan Sadanis gratis ini, masyarakat khususnya kaum perempuan terhindar dari penyakit kanker serviks dan kanker payudara.

WASPADA VIRUS CACAR MONYET ( MONKEYFOX ), PUSKESMAS SUNGAI SALAK LAKUKAN PENYULUHAN HAMPIR DI SETIAP SEKOLAH

Puskesmas Sungai Salak melalui bidang Promosi Kesehatan memberikan penyuluhan mengenai cacar monyet atau monkeyfox pada beberapa Sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA selama Bulan Juli 2019, mengingat anak sekolah usai berlibur ke luar kota atau bahkan ke luar negri.

Walaupun belum merambah ke Indonesia, Cacar monyet ini sudah terdeteksi di Negara tetangga yaitu Singapura. Itulah yang menjadi kekhawatiran karena berdasarkan data dari Kementrian Dinas Kesehatan bahwa cacar monyet atau monkeyfox ini sudah mulai merambah di bagian Benua Afrika, Maka dari itu Puskesmas Sungai Salak melakukan langkah antisipasi melaksanakan penyuluhan agar mengimbau Anak Sekolah tetap waspada terhadap monkeyfox.

Tenaga Promosi Kesehatan Asmuliyanti, SKM mengatakan ” dengan menyebarnya isu penyakit monkeyfox ini, kami memberikan pemahaman melalui penyuluhan kepada Sekolah-Sekolah untuk mencegah adanya penyakit menular seperti cacar monyet atau monkeyfox”.

Semoga dengan kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan ini, Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua dan Anak sekolah lebih peduli lagi dan waspada terhadap penyakit menular cacar monyet atau monkeyfox ini.

PUSKESMAS SUNGAI SALAK LAKUKAN PENJARINGAN KESEHATAN TERHADAP MURID BARU

Penjaringan kesehatan merupakan salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini Siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Pelaksanaan penjaringan kesehatan ini dilakukan selama Bulan Juli 2019, oleh Tenaga Kesehatan Puskesmas Sungai Salak yang terdiri dari Dokter Umum, Dokter Gigi, Perawat Gigi, Tenaga Gizi, Bidan, Perawat dan Bidan Pustu, mengingat semua Sekolah baru melaksanakan penerimaan Murid / Siswa baru mulai dari TK, SD, SMP/MTS dan SMA/MA/SMK.

drg. Silfina rice sebagai Penanggung Jawab Kegiatan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah mengatakan ” penjaringan kesehatan dilakukan pada peserta didik kelas 1 SD, kelas 7 SMP/MTs dan Kelas 10 SMA/SMK/MA yang meliputi pemeriksaan kebersihan perorangan (rambut, kulit dan kuku), pemeriksaan status gizi melalui pengukuran antropometri, pemeriksaan ketajaman indera (penglihatan dan pendengaran), pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan laboratorium untuk anemia dan kecacingan, dan pengukuran kebugaran jasmani. Selain itu pada peserta didik di tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA juga dilakukan skrining melalui kuisioner mengenai keadaan kesehatan umum, kesehatan mental remaja, intelegensia dan reproduksi melalui self assessment serta bahan edukasi / konseling”.

Semoga dengan adanya penjaringan kesehatan ini bisa meningkatkan derajat kesehatan Siswa dan Siswi secara optimal dalam mendukung proses belajar.

TIM PENILAI POSYANDU TINGKAT PROVINSI RIAU, MENGUNJUNGI POSYANDU MAWAR KELURAHAN SUNGAI SALAK

Posyandu Mawar Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling mendapat kunjungan dari Tim Penilai Posyandu Tingkat Provinsi Ibu Rozita yang didampingi oleh Ketua tim Penggerak PKK Ibu Hj. Nurlaili bersama dengan anggota, Selasa (16/07/2019). Ketua tim Penggerak PKK Kecamatan Ibu Mursyidah, SKM, MM mengatakan bahwa menjelang penilaian Provinsi pihaknya selain menyiapkan sistem pengadministrasian Posyandu, juga tengah berupaya meningkatkan capaian partisipasi masyarakat untuk menurunkan balita Stunting dengan cara mengunjungi masyarakat dari rumah ke rumah.

Setelah melakukan penilaian, Ibu Rozita menyampaikan ” bahwa posyandu ini walaupun dari masyarakat, untuk masyarakat, namun tidak terlepas pembinaan dari Puskesmas Sungai Salak dan Dinas Kesehatan. Di dalam menjalankan tugas sebagai Bidan Pembina Posyandu harus memberikan informasi dan arahan yang benar kepada kader-kader nya agar kader nya tidak bingung dan mengetahui dengan tugas fungsinya sebagai Kader Posyandu (yaitu penimbangan, pencatatan dan pelaporan” ).

Harapan Kader Posyandu Mawar Ibu Siti Rohaya semoga dengan adanya penilaian dari Provinsi ini, Posyandu kami bisa menjadi lebih baik, jika ada yang kurang bisa kami lengkapi dan juga semoga Posyandu Mawar Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling masuk di Nominasi 3 Besar tentunya bisa mewakili Riau ke Tingkat Nasional.

GUNA MENINGKATKAN IDL, DINAS KESEHATAN GELAR PERTEMUAN ADVOKASI IMUNISASI

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dalam hal ini melalui Seksi Imunisasi dan Surveilance menggelar pertemuan Advokasi Imunisasi dalam rangka Meningkatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan paparan hasil target Universal Child Immunization (UCI) di Aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan. (15/07/2019).

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemerintah Kab. Indragiri Hilir RM. Sudinoto, SP, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Rahmi Indrasuri, SKM. M.KL, dan Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr. Siska Hidayani M. Kes, dan Camat serta Kepala UPT. Puskesmas se- Kab. Inhil.

Ketua panitia yang juga Kepala Seksi (kasi) Imunisasi dan Surveilance Herman Mahat, SKM. M.M saat dikonfirmasi oleh Media Center Tim (MCT) mengatakan  Kepala Daerah berkewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama anak-anak baru lahir usia 0 sampai 11 bulan, untuk melindungi anak tersebut terhindar dari penyakit makanya mereka kami undang kesini bersama UPT Puskesmas Kecamatan.

“Saat ini capaian kita di Kabupaten Indragiri Hilir Riau, kita yang paling terendah, untuk Imunisasi. Jika nasional  tahun 2018 target nasional adalah 92%, kita masih rendah 64,5%, jadi sangat miris inilah upaya kita mensinergisitaskan dengan sumber daya yang ada di daerah Kecamatan”, terangnya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemerintah Kab. Indragiri Hilir RM. Sudinoto, SP mengatakan seperti beberapa tahun yang lalu Pemerintah Daerah sudah pernah melaksanakan kegiatan yang memberikan dukungan penuh terhadap program-program kegiatan dari Dinas Kesehatan atau Kementerian Kesehatan dari camat sampai kepala Desa.

“Jadi pencapaian untuk target Indonesia Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) kita yang terendah Jadi saya berharap Universal Child Immunization (UCI) itu tercapai, kuncinya kita harus mencapai 80% setiap Desa Kecamatan.”tandasnya