Skip to main content

DINKES LAKUKAN PERSIAPAN MAKSIMAL JELANG PUNCAK AKBAR GERMAS HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYUR

WhatsApp Image 2017-04-29 at 11.49.13Dinas Kesehatan, 29/04/17. Sejumlah sarana kesehatan dipersiapkan menjelang perayaan gerakan masyarakat (GERMAS) yang akan dilaksanakan pagi besok, Minggu 30/04 di lapangan upacara Gajah Mada. puluhan tenda dan standing benner juga tampak memenuhi salah satu tenda menjelang ditempatkan pada posisi yang akan disesuaikan nantinya, gelaran gerakan masyarakat ini nantinya akan dihadiri oleh Bapak Gubernur Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir dan sejumlah pejabat dari tingkat provinsi Riau dan Kabupaten Inhil .

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes Melalui Kepala Seksi Promosi Kesehatan Ibu. Hj. Samsinar, Amd. Keb, senantiasa memberikan pemantauan persiapan dan bersama Tim Promosi kesehatan yang tersebar di 27 Puskesmas se- Kabupaten Indragiri Hilir mempersiapkan tenda-tenda yang nantinya akan dipergunakan sebagai Stan Pelayanan kesehatan dan berbagai aneka rupa buah-buahan yang hias untuk kemeriahan acara Gerakan masyarakat makan buah dan sayur.

WhatsApp Image 2017-04-29 at 11.49.13(1)Diharapkan dengan Puncak Akbar GERMAS makan buah dan sayur ini masyarakat dapat berpartisipasi dalam perayaan sehingga efeknya akan berimbas ke masyarakat umum khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, Puskesmas yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Inhil juga dengan Program GERMAS ini dapat membentuk pola perilaku hidup yang sehat di wilayah kerjanya baik itu sehat lingkungan, makanan, asupan nutrisi dan protein kepada masyarakat.

KAPUS SEI. ILIRAN BERIKAN KEGIATAN INOVATIF PROGRAM UKS SIKAT GIGI MASAL DI SEKOLAH DASAR

WhatsApp Image 2017-05-08 at 10.46.43Sungai Iliran, 29 April 2017. Puskesmas Sungai Iliran Kecamatan Gaung Anak Serka melaksanakan kegiatan Program UKS atau yang lebih dikenal dengan Usaha Kesehatan Sekolah, pentingnya UKS tidak dapat dipisahkan dan bahkan diharuskan menyatu dan tertanam pada sikap dan perilaku seluruh aspek yang berada di lingkungan Sekolah. Perlu dipahami bahwa UKS tidak hanya berfungsi untuk merawat seseorang yang sedang sakit di sebuah Sekolah, UKS melingkupi seluruh wilayah yang ada dalam sebuah sekolah.

WhatsApp Image 2017-05-08 at 10.46.57Kegiatan inovatif yang digerakan Kepala UPT. Puskesmas Sungai Iliran Bapak. Kusma Hendra, SKM bersama beberapa Staf Kesehatan di Puskesmas melaksanakan sikat gigi massal di Sekolah Dasar 007 Teluk Sungka dalam rangka mewujudkan sekolah sehat.

“Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari Pelayanan Kesehatan secara keseluruhan, Kesehatan gigi juga merupakan salah satu komponen Kesehatan secara menyeluruh dan tidak dapat diabaikan terutama tingkat Sekolah Dasar”, Ungkap Kapus Hendra.

Beliau juga menambahkan bahwa Kegiatan inovatif Sekolah Sehat dilakukan setiap bulan di SD 007 Teluk Sungka, yang mana kegiatan itu merupakan cerminan dokter kecil yang dipilih dari anak yang berprestasi sebanyak 10 siswa dan siswi Sehingga sedini mungkin docil sudah bisa menjadi roll model untuk siswa lainnya.

INHIL REKRUT 21 DOKTER UMUM DAN 11 DOKTER GIGI TAHUN INI

img_2116Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau Zainal Arifin menyatakan dalam melakukan percepatan pembangunan kesehatan di daerah kabupaten setempat, hingga kurun waktu beberapa tahun terakhir Inhil ‘Zero’ pertumbuhan tenaga medis.

Pasalnya, Zainal mengatakan upaya percepatan pembangunan kesehatan di Inhil terkendala dengan keterbatasan dan ketersediaan tenaga kesehatan yang dalam hal ini memiliki peran yang sangat penting.

“Untuk sebaran tenaga kesehatan, dalam lima tahun terakhir bisa dikatakan zero pertumbuhan tenaga kesehatan di Inhil sementara setiap tahun terus terjadi penurunan angka tenaga medis seperti yang sudah pensiun, pindah bahkan meninggal,” kata Kadinkes Inhil, Zainal Arifin.

Saat ini, untuk menunjang terlaksananya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Kabupaten Inhil yang terdiri dari 27 Puskesmas di 20 Kecamatan dan 170 Puskesmas Pembantu hanya menghandalkan tenaga harian lepas, tenaga kontrak, tenaga honorer bahkan tenaga TKS.

“Dengan keterbatasan ini pula, hanya beberapa Puskesmas di Inhil memiliki dokter baik dari tenaga kesehatan umum dan dokter gigi. Dalam hal ini tentunya Inhil masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan Pegawai Negeri,” ucapnya.

Ia menyebutkan, tahun 2017 ini, Dinkes telah mengusulkan ke Pemda untuk merekrut 21 dokter umum dan 11 dokter gigi untuk disebar di setiap Puskesmas yang tidak memiliki dokter umum, dengan target satu Puskesmas memiliki dua dokter umum dan satu dokter gigi.

“Selain dokter umum dan dokter gigi, kita di Inhil juga minim tenaga medis seperti bidan, farmasi dan lain sebagainya,”paparnya.

Meski demikian, Diskes tetap berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yakni mengembangkan sarana dan prasarana pelayanan hingga ke seluruh pelosok desa melalui pustu yang ada.

“Yang jelas target kita juga setiap desa memiliki pustu dan kita harapkan petugas Kesehatan selalu berada di tempat bertugas. Setidaknya dengan adanya pustu di tempat dapat memberikan pertolongan pertama terhadap masyarakat yang darurat,” ujarnya.

PKM SEI. ILIRAN JALIN KEMITRAAN DUKUN BAYI DAN BIDAN UNTUK TEKAN AKI DAN AKB

IMG-20170126-WA0002Gaung Anak Serka, 25/1/2017. Kemitraan bidan dengan dukun adalah suatu bentuk kerjasama bidan dengan dukun yang saling menguntungkan dengan prinsip keterbukaan, kesetaraan, dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi, dengan menempatkan bidan sebagai penolong persalinan dan mengalih fungsikan dukun dari penolong persalinan menjadi mitra dalam merawat ibu dan bayi pada masa nifas, dengan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat antara bidan dengan dukun, serta melibatkan seluruh unsur/elemen masyarakat yang ada, kini dibawah wilayah binaan Puskesmas Sungai Iliran bersama Dinas Kesehatan  Kabupaten Indragiri Hilir sukses menjalin kerja sama kemitraan antara dukun bayi dan bidan.

IMG-20170201-WA0019kegiatan kerjasama Kemitraan dihadiri juga oleh Kabid Kesehatan Masyarakat (kesmas) ibu Asiah Junaidi, S. ST, M. Kes juga tampak didampingi Kepala UPT. Puskesmas Sungai Iliran Bapak. Kusma Hendra, SKM. pentingnya upaya lancarnya Kemitraan ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan KIA di wilayah Puskesmas  dalam rangka mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi dan terlebih lagi untuk meningkatkan pengetahuan dukun bayi dan masyarakat tentang ibu hamil resiko tinggi, ibu bersalin resiko tinggi, dan neonatal (bayi dalam usia awal kelahiran resiko tinggi), sehingga meningkat juga kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan dan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. Sehingga angka kematian ibu dan angka kematian neonates dapat ditekan semaksimal mungkin.

kegiatan kemitraan ini disukseskan juga oleh dr. Annisa Ariyani Musya dan Bikor Puskesmas Sungai Iliran juga Bidan dan Dukun Bayi di wilayah kerja Puskesmas Sungai Iliran.