Skip to main content

PUSKESMAS SELENSEN SOSIALISASI PKPR DI MTS NURUL IMAN KEC. KEMUNING

IMG-20170721-WA0011Dalam rangka mengatasi perilaku resiko pada remaja, UPT Puskesmas Selensen melakukan sosialisasi PKPR dengan mengadakan penyuluhan terhadap remaja di MTS Nurul Iman kemuning muda pada hari sabtu, 15 Juli 2017. Penyuluhan ini membahas tentang dampak freeseks pada remaja. sosialisasi dampak freeseks ini sangat diperlukan remaja karna banyak remaja sekarang ini yg terjerat dengan pergaulan bebas sehingga mengakibatkan masa depan mereka rusak.

Sosialisasi ini juga sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan dari freeseks karena pentingnya pengetahuan pada remaja tentang freeseks ini. Bertempat di Aula MTS nurul iman kemuning muda yang dihadiri oleh majelis guru dan siswa kelas XI para siswa/siswi terlihat sangat antusias, hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang memberikan pertanyaan setelah materi di sampaikan. Menurut kepala kesiswaan Mts Nurul Iman Kemuning Muda, kegiatan ini sangat penting dalam mendidik siswa . yaitu agar terciptanya kepedulian dan kesadaran siswa akan pentingnya kesehatan dan masa depan.

IMG-20170721-WA0014PKPR adalah pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk remaja melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi psikologis remaja dan peka terhadap kebutuhan yang terkait dengan kesehatan remaja Karna banyak hal hal yang dengan mudahnya di dapatkan siswa sebagai pemicu terjadinya seks bebas seperti handphone android yang mudah mengakses apapun yang menyebabkan remaja sekarang mudab melihallt hal hal yang dilarang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kepada siswa untuk menghindari hal-hal Negatif yang akan memicu seks bebas dan merusak masa depan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti kegiatan kegiatan positif, menghidari nongkrong2 yang tidak jelas, hindari berpacaran, meningkatkan iman dan taqwa serta berfikir panjang untuuk masa depan yang lebih baik lagi. Ujar “NOFIA selaku kapustu kemuning muda”

DEMI KESEHATAN MEREKA, PARA SISWI SMA N 1 TUAH KEMUNING DAPATKAN TTD DARI PUSKESMAS SELENSEN

IMG-20170529-WA0007Selensen, 20 Mei 2017. Anemia akhir-akhir ini sudah bukan hal yang biasa-biasa lagi terjadi pada siswa. keadaan dimana sel darah merah dan kadar Hemoglobin di bawah normal, dimasa itulah para siswa akan merasa lemah dan lesu sehingga tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Anemia biasanya lebih sering terserang kepada siswi terutama Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), dimana Kadar Hemoglobin normal pada wanita adalah 12-14 gr%. Jika kadar Hemoglobin dibawah itu, maka wanita tersebut dikatakan anemia” demikian disampaikan Afni Suryani, SKM dalam laporannya Kepada MCT Dinkes .
IMG-20170529-WA0009Untuk mencegah terjadinya Anemia pada remaja putri,  UPT. Puskesmas Selensen melakukan sosialisasi pemberian tablet tambah darah (TTD) serta penyuluhan tentang Anemia di SMAN 1 Tuah Kemuning. Sosialisasi pemberian Tablet tambah darah (TTD) ini dilakukan di aula SMAN 1 tuah kemuning, Kegiatan ini di ikuti oleh siswa putri kelas X. Pada saat sosialisasi petugas puskesmas juga melakukan pemeriksaan konjungtiva pada siswi putri. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya anemia pada siswa khususnya siswa putri. Karena kebutuhan zat besi pada wanita, 3 kali lebih besar dari pada laki laki karena perempuan setiap bulannya mengalami menstruasi yang secara otomatis mengeluarkan darah. Itulah sebabnya perempuan  memerlukan zat besi untuk mengembalikan kondisi tubuhnya kembali kepada keadaan normal.
“Menurut Kepala Bagian Tata Usaha SMA N 1 Tuah kemuning, Pencegahan Anemia sangat penting bagi siswa, bukan hanya untuk remaja putri tapi untuk semua siswa. Karena selain untuk persiapan menstruasi anemia juga bisa menyebabkan kurangnya konsentrasi siswa pada saat belajar. Oleh karna itu diharapkan kepada petugas UPT. Puskesmas Selensen, untuk memberikan penyuluhan tentang makanan yang mengandung zat besi tinggi agar siswa dapat mengkonsumsi makanan tersebut sehingga siswa bisa lebih konsentrasi lagi pada saat jam belajar “
PROMKES : Afni Suryani,SKM

UPT PKM SELENSEN AJAK WARGA TINGKATKAN KESEHATAN MELALUI KEGIATAN GERMAS (GERAKAN MASYARAKAT SEHAT )

pkm selensenSelensen, Sabtu 06/05/2017. Dalam rangka mensukseskan pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kabupaten Indragiri Hilir, UPT PUSKESMAS SELENSEN mengadakan sosialisasi GERMAS dilapangan kantor desa Keritang Hulu, Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Camat Kemuning, Kepala Puskesmas Selensen, dan segenap petugas kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas termasuk juga Pustu, Kader Posyandu dan masyarakat.

Antusisme Masyarakat terlihat dari semangat masyarakat yang hadir dilapangan kantor desa sejak pukul 07.00 WIB pagi hingga usai acara kegiatan. sebelumnya Kegiatan GERMAS ini diawali dengan senam bersama hingga sampai pada acara inti yaitu dengan disosialisasikannya gerakan hidup sehat/germas.

tujuan kegiatan ini tidak lain bertujuan menyarankan dan mengajak masyarakat untuk menanam buah dan sayur yang mudah dijangkau disekitar halaman rumah seperti buah pepaya, buah pisang, buah jambu, kacang panjang, tomat, terong dan lain sebagainya,

“Tidak mesti buah dan sayur yang mahal untuk dikonsumsi setiap hari” ujar para petugas puskesmas.

Kepala UPT puskesmas Selensen H.Didik Suhardiman, S.Kep menjelaskan sosialisasi GERMAS ini bertujuan “meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat serta beliau juga mengarahkan semua petugas Pustu dan Puskesmas untuk mengajak Masyarakat melakukan kegiatan senam setiap minggu secara rutin agar masyarakat terbiasa untuk berperilaku hidup sehat.

kegiatan GERMAS ini sebagai penguatan upaya promotif dan preventif masyarakat yang mana bertujuan untuk menurunkan beban penyakit Baik penyakit menular maupun tidak menular karena semakin sering kita melakukan upaya promotif dan preventif maka semakin kecil angka kejadian penyakit pada masyarakat, demikian disampaikan Afni sebagai tim Promkes PKM Selensen.

Promkes pkm selensen : Afni Suryani,SKM

DINKES LAKUKAN PERSIAPAN MAKSIMAL JELANG PUNCAK AKBAR GERMAS HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYUR

WhatsApp Image 2017-04-29 at 11.49.13Dinas Kesehatan, 29/04/17. Sejumlah sarana kesehatan dipersiapkan menjelang perayaan gerakan masyarakat (GERMAS) yang akan dilaksanakan pagi besok, Minggu 30/04 di lapangan upacara Gajah Mada. puluhan tenda dan standing benner juga tampak memenuhi salah satu tenda menjelang ditempatkan pada posisi yang akan disesuaikan nantinya, gelaran gerakan masyarakat ini nantinya akan dihadiri oleh Bapak Gubernur Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir dan sejumlah pejabat dari tingkat provinsi Riau dan Kabupaten Inhil .

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes Melalui Kepala Seksi Promosi Kesehatan Ibu. Hj. Samsinar, Amd. Keb, senantiasa memberikan pemantauan persiapan dan bersama Tim Promosi kesehatan yang tersebar di 27 Puskesmas se- Kabupaten Indragiri Hilir mempersiapkan tenda-tenda yang nantinya akan dipergunakan sebagai Stan Pelayanan kesehatan dan berbagai aneka rupa buah-buahan yang hias untuk kemeriahan acara Gerakan masyarakat makan buah dan sayur.

WhatsApp Image 2017-04-29 at 11.49.13(1)Diharapkan dengan Puncak Akbar GERMAS makan buah dan sayur ini masyarakat dapat berpartisipasi dalam perayaan sehingga efeknya akan berimbas ke masyarakat umum khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, Puskesmas yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Inhil juga dengan Program GERMAS ini dapat membentuk pola perilaku hidup yang sehat di wilayah kerjanya baik itu sehat lingkungan, makanan, asupan nutrisi dan protein kepada masyarakat.

UPT PUSKESMAS SELENSEN TINGKATKAN UPAYA PENANGGULANGAN HIV AIDS DAN TB PARU 

IMG-20170329-WA0020UPT. Puskesmas selensen melakukan pembinaan kepada kader tentang penanggulangan hiv aids dan TB, 23/03/17. membina kader agar memiliki kecakapan dan mampu menyampaikan ke ibu hamil agar mau memeriksakan kehamilannya secara dini karena penyakit ini bisa merusak serta membahayakan pertumbuhan janin

Pertemuan ini berlangsung di Aula kantor lurah selensen yang di hadiri oleh kepala UPT puskesmas selensen H. Didik Suhardiman, Yayasan Aisyiyah dan Kader Posyandu, S.kep juga tampak Bapak Erianto Siraet selaku konselor HIV Dinas Kesehatan kabupaten indragiri hilir, Staf KPAK indragiri hilir dan Staf Puskesmas Selensen.

“Diharapkan peran serta Kader untuk menyuruh dan meyakinkan keluarga ibu hamil yang mengalami gejala batuk-batuk untuk memeriksakan dahaknya sesegera mungkin ke Puskesmas serta melakukan pendataan ibu hamil yang di posyandu untuk memeriksakan HIV AIDS sedini mungkin, karena semakin dini diperiksa semakin dini anak dan keluarganya tidak tertular” Ucap bapak Herianto Sirait.

IMG-20170329-WA0018Pada saat ini memang belum ada terdeteksi pasien HIV AIDS. Tetapi para kader tetap harus memotivasi ibu hamil untuk memeriksakan HIV AIDS ke Puskesmas untuk deteksi dini, sedangkan untuk kasus TB pada Puskesmas Selensen tahun 2016 berjumlah 32 orang. Para kader mengatakan bahwa kebanyakan ibu hamil telat memeriksakan dahaknya ke Puskesmas , kebanyakan mereka selalu menganggap remeh batuk-batuk yang disertai gejala TB lainnya. Oleh karena itu kader dibina lebih baik lagi untuk bisa meyakinkan para ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada khususnya pada pemeriksaan HIV AIDS dan TB sedini mungkin ke Puskesmas serta rutin melakukan pemeriksaan ANC (antenatalcare) 4x selama kehamilan jika tidak ada keluhan lain.

Promkes: Afni Suryani,SKM