Skip to main content

PENETAPAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI TENAGA KONTRAK DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI “GEMILANG SEHAT” DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

P E N G U M U M A N

NOMOR : 003/Pansel/VIII/2017__­_

T E N T A N G

PENETAPAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI

TENAGA KONTRAK DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI “GEMILANG SEHAT”

DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

TAHUN ANGGARAN  2017

 

Pantia Seleksi Penerimaan Tenaga Kontrak Dokter Umum dan Dokter Gigi “Gemilang Sehat”, dengan ini mengumumkan penetapan hasil seleksi administrasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2017, sebagaimana tercantum dalam lampiran pengumuman ini dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Berikut nama-nama yang terlampir : nama-nama dokter yang lulus administrasi

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, bersama ini disampaikan sebagai berikut:

  1. Peserta seleksi yang namanya tercantum dalam lampiran pengumuman ini dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan LULUS seleksi Administrasi berjumlah …… orang;
  2. Bagi peserta seleksi CALON TENAGA KONTRAK DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2017 yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan LULUS Seleksi Administrasi tersebut berhak mengikuti ujian selanjutnya.                                   
  1. Pengumuman penetapan hasil hasil seleksi administrasi CALON TENAGA KONTRAK DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI dimaksud, dapat dilihat;

       a. Website Resmi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui http://inhilkab.go.id

       b. dinkes.inhilkab.go.id

       c. Papan Pengumuman Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir

4. UPT Puskesmas se Kab. INHIL

5. DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan LULUS seleksi Administrasi tersebut, agar segera melapor dan mengambil Kartu Tanda Peserta Ujian  pada Panitia penerimaan tenaga kontrak Dokter Umum dan Dokter Gigi di Lingkungan Kabupaten Indragiri Hilir pada tanggal 24 agustus 2017 , di Dinkes Kabupaten Indragiri Hilir, Jalan Boya Tembilahan;

6. Peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat dan LULUS Seleksi Administrasi, sebagaimana dimaksud pada angka 1, namun tidak melapor dan tidak mengambil Kartu Tanda Peserta Ujian sampai Tanggal 26 Agustus 2017 Pukul 15.00 dengan batas waktu yang ditetapkan dianggap mengundurkan diri;

7. Pengambilan Kartu Tanda Peserta, diambil sendiri oleh yang bersangkutan atau boleh diwakilkan dengan membawa;

       a. Tanda Bukti Pendaftaran Gemilang Sehat Tahun 2017

8. Ujian Seleksi Penerimaan CALON TENAGA KONTRAK DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI Tahun 2017 dilaksanakan pada;

      Hari/Tanggal          :   Senin,28 Agustus  2017

      Pukul                     :   07.30 Wib

      Tempat                  :   Aula Dinas Kesehatan Tembilahan

     Pakaian                  :   Bebas Rapi

  1. Peserta diwajibkan hadir 30 Menit sebelum mengikuti Ujian untuk melakukan Registrasi dan Pemeriksaan oleh Panitia Seleksi CALON TENAGA KONTRAK DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI dalam satu ruangan khusus;
  2. Pada saat memasuki ruangan peserta hanya dibenarkan membawa;

a. Asli Kartu Tanda Peserta Ujian yang telah ditempel Foto

b. Ballpoints tinta hitam dan pensil.

  1. Apabila ada perubahan jadwal waktu pelaksanaan Ujian akan diberitahukan kemudian
  2. Pengumuman hasil seleksi dan yang dinyatakan lulus untuk diangkat sebagai CALON TENAGA KONTRAK DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2017 akan diumumkan kemudian setelah menerima penetapan resmi dari Panitia Seleksi.

Demikian Pengumuman ini disampaikan untuk dimaklumi.

SAYANGI PARA SANTRI, UPT PUSKESMAS SELENSEN UPAYAKAN SANITASI OPTIMAL

IMG-20170821-WA0053KEMUNING, Pada era kekinian pesantren masih exist sebagai pilihan orang tua untuk mendidik anak, karena dipengaruhi kadar berani hidup yang nelangsa dan Qana’ah yakni tegar dan merasa cukup dengan syukur yg di milikinya. Begitulah pesantren dengan kondisi keterbatasan yang sengaja dibuat untuk menggambleng mental para santri.

Tidak dapat dipungkiri pendidikan pesantren tidak kalah hebat dari pendidikan sekolah formal yang menempatkan berbagai modifikasi kurikulum yang ada, namun meskipun pendidikan yang sama mengutamakan kebersihan untuk menjadi pola hidup, tidak tertutup kemungkinan akan terserang beberapa penyakit seperti misalnya terkena penyakit kudisan atau Scabbies yang bisa saja menyerang santriwan dan santriwati di pondok pesantren.

Kudisan atau bahasa ilmiahnya disebut penyakit scabbies merupakan penyakit yang disebabkan oleh kutu Sarcopies Scabiei. Penyakit ini sangat erat hubungannya dengan budaya dan nilai-nilai yang ada dilingkungan sekitar. Sebenarnya tidak ada hubungan langsung antara penyakit kudisan dengan budaya pesantren, namun pola budaya berkehidupan di lingkungan pesantren yang membentuk pola hidup tertentu terkadang harus menjadi kewaspadaan khusus pada lembaga pendidikan tersebut, dikarenakan Penyakit ini sangat erat hubungannya dengan sanitasi.

IMG-20170821-WA0052Berdasarkan kunjungan pasien ke puskesmas, banyak ditemukan pasien penyakit scabbies sebagian besar adalah santri pondok pesantren. oleh karena itu petugas puskesmas melakukan survei sekaligus penyuluhan untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit scabbies ke pondok pesantren tersebut.

Untuk mewaspadai penyebarannya, sabtu,19 agustus 2017. petugas puskesmas selensen turun ke pondok pesantren Darul Istiqomah kelurahan selensen dalam rangka melakukan survei dan penyuluhan tentang scabbies ini. Kegiatan dilakukam dengan metode diskusi bersama pengurus pondok pesantren Darul Istiqomah. dari hasil diskusi bersama, berdasarkan keterangan pengurus ponpes, sumber air dilingkungan ponpes diharapkan juga untuk dipantau kebersihannya, Karena Hal ini bisa Sana menjadi salah satu penyebab terjadinya scabbies pada santri. Sumber air yg digunakan hanya sebuah Kolam yang jauh dari kata layak. Santri mandi secara bersama sama dalam 1 kolam dan air pembuangan mandi tidak mengalir. Sangat kasian melihat santri yg mendapat kan fasilitas air yang jauh dari kata LAYAK ini.

Setelah melakukan diskusi, petugas melakukan penyuluhan kepada santri dan santriwati tentang penanggulangan dan pencegahan scabbies tersebut dengan menyarankan agar dibangunnya sumur bor sebagai sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh para Santri nantinya. Semoga apa yg di sampaikan bisa bermanfaat dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari pada santrib dan bisa mengurangi kejadian scabbiea di Pondok Pesantren Darul Istiqomah tentunya.

Promkes UPT. PKM Selensen@Afni Suryani, SKM

 

BAGI MASYARAKAT KEC. KEMUNING MENJADI SUPER HERO-NYA KESEHATAN BUKAN TIDAK MUNGKIN

WhatsApp Image 2017-08-16 at 11.28.14Berjuang tanpa mengenal lelah dan mengesampingkan keegoisan demi Memberikan yang terbaik kepada masyarakat, terkadang perjuangan harus melawan terjangan hujan dan terkadang juga hampir tak terlihat oleh padatnya debu jalanan. Begitulah sosok ini bekerja menjemput harapan hasrat hidup masyarakat yang sehat dan mengajak berhijrah ke pola kehidupan yang selayaknya, beginilah kegiatan Survey yang tidak bosan-bosannya digalakkan oleh tim Promosi Kesehatan UPT Puskesmas Selensen dengan memegang kuat prinsip Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk menyehatkan lingkungan keluarga dan masyarakatnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 10 indikator  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumah tangga, ditemukan 2 indikator masalah terbesar PHBS rumah tangga, dalam hal ini disampaikan oleh tenaga bidang Promosi Kesehatan Afni Suryani, SKM dari Puskesmas selensen, (08/08/2017) dengan melakukan survey PHBS rumah tangga yang mana Survei ini dilakukan di 8 RT di desa kemuning muda yaitu indikator tidak merokok dalam rumah dan indikator jamban sehat.

Oleh karena itu, untuk menanggulangi masalah itu semua masih diperlukan upaya peningkatan Promosi  Kesehatan dan pemberdayaan masyarakat untuk memiliki kebiasaan ber-PHBS agar bisa meningkatkan derajat  kesehatan masyarakat. Selain itu partisipasi dan dukungan bersama lintas program dan lintas sektoral akan sangat menunjang kemajuan dan keberhasilan PHBS kedepannya. semoga setiap upaya kita selalu di beri kemudahan demi terwujudnya masyarakat yang berprilaku hidup bersih sehat (PHBS) ungkap gadis berkacamata yang lebih akrab disapa dengan sebutan mbak Afni ini.

WhatsApp Image 2017-08-16 at 11.28.15Bekerja bersama petugas Pustu dan petugas Kesehatan Lingkungan (KESLING) yang ada di Puskesmas, Kegiatan survey PHBS dimulai dari tanggal 5 hingga 8 Agustus dengan memberdayakan kepada setiap rumah tangga unuk mampu mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan yang dihadapi dengan menghimbau kepada setiap rumah tangga digerakan untuk berperan aktif dalan mewujudkan kesehatan masyarakat dan mengembangkan upaya kesehatan yang bersumber dari masyarakat itu sendiri, Salah satu strategi utama untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan bermartabat adalah dengan menggerakkan masyarakat untuk berprilaku hidup sehat (PHBS)

Narasumber@:Promkes UPT Puskesmas Selensen

PEMKAB INHIL MELALUI DINAS KESEHATAN GELAR SEMINAR IMUNISASI

666TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Seminar imunisasi di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (10/8/2017).

Kegiatan yang ditaja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) ini dibuka resmi oleh Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin dan dihadiri Kepala Dinkes Inhil H Zainal Arifin, unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pengurus organisasi profesi kesehatan dan ratusan peserta seminar.

Mewakili Bupati Inhil, Sekda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak terkait yang telah bekerjasama dalam pelaksanaan seminar tersebut, baik dari penyelenggara, narasumber hingga para peserta seminar.

Menurutnya, imunisasi ini penting untuk mewujudkan generasi bangsa yang sehat, kuat, cerdas dan berkualitas. Sebab, imunisasi ini merupakan suatu upaya pengebalan terhadap penyakit dalam bidang kesehatan, dicontohkannya seperti pemberian vaksin untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada balita.

“Saya berharap, kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan, terutama para bidan yang berada di garda terdepan dalam melakukan kegiatan imunisasi,” ucap Sekda.

Sementara itu, Kepala Dinkes Inhil H Zainal Arifin menambahkan bahwa keberhasilan program imunisasi tersebut ditentukan dengan membuat strategi pencapaian, yakni dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi melalui peningkatan pengetahuan SDM.

“Melalui peningkatan pengetahuan SDM ini dilakukan dengan beberapa kegiatan salah satunya seperti seminar hari ini. Untuk itu, saya himbau kepada para peserta kiranya dapat memperhatikan dan mengikuti secara seksama materi yang disampaikan oleh narasumber,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui, seminar yang bertemakan ‘peran bidan dalam mewujudkan generasi emas Inhil melalui pentingnya imunisasi dasar lengkap’ ini diisi oleh beberapa pemateri diantaranya dari Kasubdit Imunisasi Kemenkes RI, Komdat Kipi Provinsi Riau, Dinkes Provinsi Riau dan Ketua IBI Provinsi Riau.

INHIL PERINGKAT PERTAMA PELAKSANA IVA TES TINGKAT PROVINSI RIAU

IMG-20170719-WA019Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) keluar sebagai juara I pelaksanaan Inspeksi Visual Asam (IVA) Tes tingkat Provinsi Riau, kemenangan diraih Negeri Seribu Parit ini berkat Kecamatan Tembilahan yang telah melakukan IVA Tes kepada 15.153 sasaran.
Penghargaan diserahkan langsung oleh, Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim kepada Wakil Ketua IV TP PKK Inhil, Raihana Razak, Selasa (18/7/2017) malam.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Ketua TP PKK Inhil, Zulaikhah Wardan mengucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatian yang besar sehingga PKK Inhil dapat melaksanakan program dengan baik dan lancar.
”Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan bekerjasama, khususnya dalam kegiatan IVA Tes ini, saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga Kepada Kadisek, Kepala Pukesmas se-Inhil beserta jajaran, Camat dan Ketua PKK se-Inhil atas kerja keras dan kesungguhannya dalam melaksanakan program IVA Tes sehingga kita berhsil mendapat juara I tingkat Provinsi Riau,” ujar istri dari Bupati Inhil, HM Wardan itu. 
Selanjutnya, dalam waktu dekat, dikatakan wanita yang akrab disapa Ikha ini, Tim Nasional akan turun ke Inhil untuk melaksanakan penilaian tingkat Nasional mewakili Riau, mohon dukungan dan kerjasama kita semua terutama OPD terkait, semoga kita berhasil sukses untuk tingkat Nasional mewakili Riau,” tukas Zulaikhah Wardan.
Untuk diketahui, Inhil meraih peringkat pertama untuk IVA tes dikarenakan telah melakukan pemeriksaan kepada 15.153 orang, diman untuk Kecamatan Tembilahan saja, sudah dilakukan IVA tes kepada 1.456 orang.
IVA tes sendiri merupakan  pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3 sampai dengan 5 persen. Dengan cara ini kita dapat mendeteksi kanker rahim sedini mungkin.
Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk untuk mendeteksi kanker leher rahim dan juga skrining alternatife dari pap smear karena biasanya lebih murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan dan peralatan sederhana serta dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi.