Skip to main content

Puskesmas Pulau Kijang Hidupkan Pos UKK, Agar Pekerja Sektor Informal Terlayani Kesehatan Kerja

Reteh โ€“ Unit Pelasana Teknis (UPT) Puskesmas Pulau Kijang melakukan Sosialisasi dan Pembentukan Pos Usaha Kesehatan Kerja (UKK) pada kelompok ojek pelabuhan di Kecamatan Reteh, Indragir Hilir (Inhil), Senin (23/9/2019), di pangkalan ojek pelabuhan LKMD.

Seperti yang dilaporkan pemegang program UKK Suryamin Jistar mengatakan, pembentukan Pos UKK sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat di kelompok pekerja informal.

โ€œYang merupakan tindakan preventif melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan,” terangnya.

Pada kegiatan tersebut dibentuk pula kepengurusan untuk periode setahun ke depan.

Dalam sambutan Kepala UPT Puskesmas Pulau Kijang Mustakim, SKM menuturkan, Pos UKK ini diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya kelompok ojek pelabuhan.

โ€œAgar lebih meningkatkan pengetahuan mereka tentang kesehatan dan keselamatan kerja dan lebih terpantau kondisi kesehatan para pekerja ojek,โ€ tutup Mustakim.(ded)

Laporan Promkes Pulai Kijang Nur Syamsuryani, SKM

Puskesmas Pulau Kijang Dirikan 5 Posko Kesehatan Karhutla

Reteh – Menyikapi kondisi kabut asap yang semakin pekat, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pulau Kijang mendirikan 5 posko pelayanan kesehatan bagi warga yang terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seperti yang dilaporkan Koordinator Posko di Kelurahan Pulau Kijang, Sukamto, AMK, Jumat (20/9/2019), bahwa sebelumnya pihaknya rutin membagikan masker ke masyarakat.

“Namum melihat kondisi kabut yang semakin hari semakin bertambah pekat maka kami mendirikan posko di 5 titik kelurahan dan desa guna menjangkau masyarakat yang letaknya jauh dari Puskesmas induk,” terang Sukamto.

Adapun posko yang didirikan tersebar di Kelurahan Pulau Kijang, Desa Sungai Undan, Desa Seberang Pulau Kijang, Desa Pulau Kecil dan Desa Sanglar.

Kepala Puskesmas Pulau Kijang Mustakim, SKM menuturkan, bagi masyarakat yang terkena dampak asap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan disana.

“Posko ini akan tersedia sampai kondisi kabut asap terkendali,” tutupnya.(ded)

Pemicuan STBM dan Penyuluhan PHBS Rumah Tangga

Pulau Kijang – Melihat capaian Porgram Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) pengguna jamban sehat di Desa Seberang Pulau Kijang masih rendah, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pulau Kijang giat penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Sabtu (3/8/2019) kemarin.

Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman kantor Desa Seberang Pulau Kijang dan dihadiri oleh Ibu-ibu Tim PKK Desa Seberang Pulau Kijang, para kader Posyandu, mahasiswa KKN dari kampus Universitas Islam Indragiri (Unisi) dan STAI Tembilahan serta warga setempat.

Turut hadir sebagai fasilitator Suryamin Jistar, didampingi penanggung jawab program Kesling di UPT Puskesmas Pulau Kijang Septyarti Lestari.

Kegiatan diawali dengan Penyuluhan PHBS Rumah tangga oleh pemegang program Promosi Kesehatan Nursyamsuriani, SKM.

“Penyuluhan PHBS erat kaitannya dengan 5 pilar STBM yaitu cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan limbah cair rumah tangga dan Stop buang air besar sembarangan,” katanya saat memaparkan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, ia berharap dapat meningkatkan kesadaran warga dan merubah prilaku masyarakat untuk dapat hidup bersih dan sehat.(ded)

Bimtek dan Supervisi Jejaring Layanan Kesehatan UPT Puskesmas Pulau Kijang

Pulau Kijang – Bertempat di Desa Seberang Pulau Kijang, Sabtu (3/8/2019), Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pulau Kijang melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Supervisi Jejaring Layanan Kesehatan.

Kepala UPT Puskesmas Pulau Kijang Mustakim, SKM, mengatakan bahwa hasil dari Bimtek dan Supervisi ini akan menjadi bahan evaluasi dan akan ditindaklanjuti baik bagi Puskesmas dan jejaring yang telah di Supervisi.

“Gunanya untuk lebih meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat,” ucap Mustakim.

Rutinnya lagi, Bimtek dan Supervisi ini dilaksanakan pada setiap tahun di wilayah Puskesmas Pulau Kijang, baik itu Puskesmas Pembantu (Pustu), Polindes, maupun Praktek Mandiri.

Bimtek dan Supervisi pada tahun 2019 ini di awali dengan turun ke Pustu Desa Seberang Pulau Kijang yang di kelola oleh bidan Desa Vera Nitasari, Amd.Keb.

Adapun tim yang ikut dalam Supervisi kali ini yaitu Ketua Pokja UKM, Bidan Koordinator, Pj. program Promkes dan Pj. program Gizi.

Menurut Bidan Koordinator, Laila Elma, Amd Keb dalam bimtek dan Supervisi kali ini selain memberikan bimbingan administrasi serta kelengkapan arsip laporan, juga sebagai upaya menjalin silaturahmi dan kekeluargaan dengan jejaring puskesmas.(ded)

Puskesmas Pulau Kijang Giat Pembinaan Guru UKS dan Sosialisasi Model Sekolah Sehat

PULAU KIJANG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pulau Kijang Giat Pembinaan Guru UKS dan Sosialisasi Model Sekolah Sehat, Senin (29/7/2019) kemarin.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap setahun sekali. Adapun untuk tahun ini peserta terdiri dari Guru UKS utusan dari masing-masing sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat yang ada dalam wilayah Kecamatan Reteh.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Sosialisasi Model Sekolah Sehat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Disamping itu, materi UKS disampaikan langsung drg. Israwati Sarbia yang lebih menekankan pada Trias UKS yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan lingkungan Sekolah Sehat.

Terselenggaranya program UKS dengan efektif harus melibatkan kerja sama lintas sektor terkait. Baik dari pihak sekolah, guru, murid, orang tua siswa, puskesmas, kecamatan, kelurahan/Desa serta masyarakat.

Materi dilanjutkan dengan Sosialisasi Model Sekolah Sehat oleh Maria Hairani, Amk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil yang lebih menekankan pada masalah-masalah pokok yang ada pada anak usia sekolah, serta bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang sehat baik dari segi sarana dan prasarana, sistem, dan kegiatan-kegiatan yang bisa dilaksanakan di sekolah untuk menunjang kesehatan peserta didik.

Mewakili kepala Puskesmas Pulau Kijang Hj. Sulastri, Amd.Keb mengatakan sangat diharapkan kerja sama dari pihak sekolah dan lintas sektor agar Trias UKS bisa berjalan dengan maksimal.

Kegiatan ini juga di isi dengan Sosialisasi program puskesmas yang terintegrasi dengan program UKS ke sekolah, serta penandatanganan MOU antara pihak puskesmas dan sekolah.(ded)