Skip to main content

SOSIALISASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SEKOLAH DASAR SWASTA (SDS) 021 MUTIARA HATI PULAU BURUNG

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mempengaruhi status kesehatan individu para siswa dan siswi, sehingga penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mewujudkan hal tersebut Puskesmas Pulau Burung melakukan Sosialisasi PHBS di Sekolah Dasar Swasta 021 Mutiara Hati Pulau Burung, sabtu, (23/11/2019).

Kegiatan Sosialisasi PHBS diikuti oleh siswa dan siswi kelas V SDS 021 Mutiara Hati yang disampaikan langsung oleh Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas Pulau Burung yaitu tentang perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah seperti membuang sampah pada tempatnya, mengkonsumsi jajanan sehat, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air bersih, berolahraga secara teratur dan masih banyak lagi perilaku hidup bersih dan sehat lainnya.

Tenaga Promosi Kesehatan Zakaria, SKM mengatakan “ semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dan siswi tentang perilaku hidup bersih dan sehat dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari ’’.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan ditutup dengan acara foto bersama.

 

RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KOMISI PENANGGULANGAN AIDS (KPA) KABUPATEN INDRAGIRI HILIR DI PUSKESMAS PULAU BURUNG

Puskesmas Pulau Burung mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Indragiri Hilir di Aula Puskesmas Pulau Burung, rabu, ( 25/09/2019). Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Pulau Burung yang diwakili oleh Razali,S.Sos, KPA Kabupaten Indragiri Hilir Indra Pakhroni, Kepala Puskesmas Pulau Burung Erlina,SKM, beserta staf dan Perwakilan dari PKK Dra. Wiwik Sulatmi.

Kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan Program Komisi Penanggulangan Aids di buka langsung oleh Camat Pulau Burung yang diwakili oleh Razali,S.Sos, kemudian di lanjutkan oleh Kepala Puskesmas Pulau Burung.

Dalam rapat, Indra Pakhroni dari dari Komisi Penanggulan Aids (KPA) Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan bahwa dari 246 kasus yang KPA jumpai 86 diantaranya meninggal dunia akibat penyakit HIV-AIDS. Jumlah kasus HIV di Kabupaten Indragiri Hilir berdasarkan jenis pekerjaan yang tertinggi ialah karyawan/tenaga nonprofesional yang jumlahnya 79 kasus kejadian HIV kemudian di susul oleh ibu rumah tangga (IRT) 61 kasus HIV.

Untuk menanggulangi kejadian HIV-AIDS agar tidak meluas perlu dilakukan strategi khusus seperti pemutusan mata rantai penularan populasi resiko rendah seperti ibu hamil, kemudian melakukan screaning HIV pada ibu hamil tanpa terkecuali, Screaning HIV pada Catin ( Calon Pengantin) bekerja sama dengan kantor urusan agama (KUA) dan melakukan penyuluhan rutin pada sekolah tentang HIV-AIDS.

Kepala Puskesmas Pulau Burung melalui Tenaga Promkes Zakaria, SKM mengatakan ” dengan adanya kegiatan ini, saya berharap pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan KPA bisa bekerjasama dalam hal mencegah, menemukan dan kemudian mengobati penyakit HIV-AIDS ’’.

Semoga kita semua, terutama kepada pasangan yang sudah menikah terhindar dari penyakit HIV-AIDS.

PELATIHAN DOKTER KECIL DI SDN 014 DESA SAPTA JAYA KECAMATAN PULAU BURUNG

Puskesmas Pulau Burung mengadakan kegiatan Pelatihan Dokter Kecil di SDN 014 di Desa Sapta Jaya Kecamatan Pulau Burung, senin, (23/09/2019). Kegiatan ini dihadiri oleh Tenaga Kesehatan Puskesmas Pulau Burung,Kepala Sekolah SDN 014, 2 orang peserta dari perwakilan masing-masing sekolah dasar dan beserta Guru pembimbing/Guru UKS.

Masalah kesehatan yang di alami anak usia sekolah bervariasi. Di dalam program usaha kesehatan sekolah (UKS) terdapat program dokter kecil (DOKCIL). Mencetak dokter kecil tentu tidak sembarang, memerlukan pelatihan yang di sebut pelatihan dokter kecil yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta membangun sikap positif bagi peserta didik.

Dalam pelatihan dokter kecil, materi disampaikan oleh dr.Bagus Indra Cahaya dari Puskesmas Pulau Burung, materi yang disampaikan adalah tentang program dokter kecil diantaranya Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Kesehatan Lingkungan, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sekolah.

dr.Bagus Cahaya mengharapkan ” peserta pelatihan mampu menerapkan ilmu yang telah di dapat kepada teman-teman sebayanya, kemudian juga diharapkan mampu menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah dan juga bagi Guru-guru pembimbing UKS yang hadir diharapkan dapat memfasilitasi sarana dan prasarana pendukung untuk pelaksanaan kegiatan dokter kecil di sekolah’’.

Diakhir kegiatan diadakannya demo perawatan luka dan demo Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

PEMBEKALAN KADER POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM), PUSKESMAS PULAU BURUNG TAHUN 2019

Puskesmas Pulau Burung mengadakan kegiatan Pembekalan Kader Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular (PTM) di Aula Puskesmas Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, jumat, (20/09/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Pemerintah Kecamatan dan Desa Pulau Burung, Puskesmas Pulau Burung, Ketua PKK Kecamatan dan Desa Pulau Burung serta kader kesehatan Desa Pulau Burung.

Pembekalan kader Pos Pembinaan Terpadu atau POSBINDU penyakit tidak menular (PTM) dilaksanakan selama satu hari yang melibatkan 23 kader kesehatan pulau burung. Pembekalan ini bertujuan untuk mencegah penyakit tidak menular di kalangan masyarakat karena pada saat ini terjadi pergeseran pola penyakit yang sebelumnya di dominasi oleh penyakit menular, namun pada saat ini lebih dominan penyakit tidak menular seperti kanker, hipertensi,obesitas atau kegemukan,diabetes militus (DM) dan penyakit lainnya.

Kepala Puskesmas Pulau Burung Erlina,Skm mengatakan ” setelah kegiatan pembekalan kader POSBINDU PTM ini diharapkan para kader yang sudah mendapatkan pembekalan bisa menerapkan ilmunya di lapangan ’’.Semoga kegiatan ini bisa terus terlaksana setiap tahunnya.

BHAKTI SOSIAL TNI KB-KESEHATAN KODIM 0314 INHIL DI UPT. PUSKESMAS PULAU BURUNG ( PELAYANAN KB GRATIS)

Untuk mewujudkan sinegritas antara TNI, Pemerintah dan BKKBN dalam usaha meningkatkan keikutsertaan masyarakat guna membentuk keluarga yang berkualitas sehat dan sejahtera, TNI, Puskesmas Pulau Burung dan bekerjasama dengan DP2KP3A (Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) mengadakan bhakti sosial di Gedung Puskesmas Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, rabu (18/09/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kodim 0314 INHIL, DP2KP3A, Pemerintah Kecamatan dan Desa Pulau Burung, Puskesmas Pulau Burung, Ketua PKK Kecamatan dan Desa Pulau Burung dan masyarakat sekitar yang mengikuti pelayanan KB gratis.

Dalam kegiatan pelayanan KB gratis meliputi pemasangan inflan, suntik KB, pembagian pil KB, pemasangan spiral, kondom dan jenis KB lainnya. Dalam pendataan dan pemeriksaan masih di jumpai keluarga Pasangan Usia Subur ( PUS) yang belum menjadi peserta KB. Jumlah masyarakat yang hadir dalam pelayanan KB gratis ini berjumlah 28 akseptor dengan umur bervariasi mulai dari usia 22 tahun sampai dengan usia 40 tahun.

Kepala Puskesmas Pulau Burung Ibu Erlina,Skm mengatakan ” saya berharap dengan adanya kegiatan bhakti sosial TNI KB-Kesehatan ini bisa terus berjalan setiap tahunya di wilayah kerja Puskesmas Pulau Burung, karena masih adanya di jumpai Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum menjadi peserta KB ’’.

Semoga kita bisa mewujudkan keluarga yang berkualitas, sehat dan sejahtera.