Skip to main content

IVA TEST ON THE SPOT, DESA TERUSAN KEMPAS DAPAT GILIRAN UPT PUSKESMAS KUALA LAHANG

WhatsApp Image 2017-04-27 at 15.48.35Untuk mendeteksi kesehatan masyarakat khususnya untuk mendeteksi Kanker Leher Rahim dan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian pada wanita UPT Puskesmas Kuala Lahang, 27/04/17 lakukan pemeriksaan iva di wilayah kerjanya yang bertepatan di Desa Terusan Kempas.

Menurut Ibu Fauziah selaku ketua ranting IBI kecamatan gaung pemeriksaan iva sangat penting untuk kaum hawa untuk mendeteksi Kanker Rahim supaya tidak ada yang sakit dan kalaupun ada bisa lebih cepat ditangani. Program ini juga merupakan program kesehatan yang di dukung oleh ibu PKK Kabupaten Indragiri Hilir.

fegreeDan untuk pemeriksaan ini di hadiri juga oleh tim penggerak PKK Kecamatan, pemeriksaan kali ini di lakukan di Pustu Desa Terusan Kempas dengan jumlah pasien 62 orang, masyarakat sangat antusias untuk pemeriksaan ini, karna dengan pemeriksaan ini memenuhi rasa ingin tahu masyarakat akan kondisi kesehatan mereka dan mengetahui tanda-tanda gejala penyakit tersebut atau tidak, tutur salah satu ibu-ibu mewakili mereka yang ikut berpartisipasi dalam Program ini”

Narasumber: Promkes Pkm. Kuala Lahang@Dita Isnita

UPT. PUSKESMAS KUALA LAHANG LAKUKAN PEMICUAN STBM DI DESA LAHANG

123Lahang Tengah 29/03/2017 Dalam rangka pemicuan STBM atau Desa yang melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat. pada kesempatan tersebut di lakukan dialog dengan masyarakat dan pemetaan untuk identifikasi pelaku kontrak PHBS di wilayah Desa Lahang Tengah.

WhatsApp Image 2017-03-30 at 07.46.45Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menerus memperbaiki pola hidup kearah yang lebih sehat terutama dengan pemanfaatan jamban keluarga yang sesuai standar kesehatan.  Menurut salah satu anggota tim pemicuan STBM Nelka Afriza Amd. Keb, pemicuan ini dilaksanakan untuk dapat memicu masyarakat menuju perilaku yang baik ke yang lebih baik, untuk hidup sehat dan bersih pada tahun 2017 ini dan untuk mengurangi dampak penyakit yang di sebabkan oleh lingkungan, seperti, Diare gatal2 dan sebagainya.

Penulis: Dita Isnita,  SKM (pelaksana Promkes Upt Puskesmas kuala lahang)

PUSKESMAS KUALA LAHANG BENTUK JIWA PHBS DI SDN 01 KUALA LAHANG

IMG-20170322-WA0003Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku hidup sehat yang bisa dilakukan semua orang, perilaku PHBS sederhana ini menyimpan dampak positif luar biasa untuk membentuk suasana sehat dikalangan masyarakat. Ironisnya kebiasaan ini belum menjadi kebiasaan di kalangan masyarakat kita imbuh Petugas Promkes Puskesmas Kuala Lahang Ibu. Dita Isnita, SKM kepada MCT Dinkes. Rabu, 15/03/17 di SDN 01 Kuala Lahang.

Selain membiasakan perilaku bersih, gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun juga semestinya dapat mencegar dari berbagai penyakit yang dapat menular dari tempat dan keadaan yang kotor seperti kolera, diare, disentri, thypus, kekacingan, penyakit kulit, hepatitis A dan ISPA.

IMG-20170322-WA0004Seperti yang kita ketahui semua penyakit tersebut yang mana permasalahannya harus kita tanggulangi sedari kini. Untuk itu salah satu sasaran sosialisasi kita yaitu kepada anak-anak Sekolah, agar mereka mengerti dan dapat mengajak kepada keluarganya serta dapat menerapkannya dalam interaksi kesehariannya.

Narasumber: Promkes@Dita Isnita, PKM. Kuala Lahang

INHIL REKRUT 21 DOKTER UMUM DAN 11 DOKTER GIGI TAHUN INI

img_2116Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau Zainal Arifin menyatakan dalam melakukan percepatan pembangunan kesehatan di daerah kabupaten setempat, hingga kurun waktu beberapa tahun terakhir Inhil ‘Zero’ pertumbuhan tenaga medis.

Pasalnya, Zainal mengatakan upaya percepatan pembangunan kesehatan di Inhil terkendala dengan keterbatasan dan ketersediaan tenaga kesehatan yang dalam hal ini memiliki peran yang sangat penting.

“Untuk sebaran tenaga kesehatan, dalam lima tahun terakhir bisa dikatakan zero pertumbuhan tenaga kesehatan di Inhil sementara setiap tahun terus terjadi penurunan angka tenaga medis seperti yang sudah pensiun, pindah bahkan meninggal,” kata Kadinkes Inhil, Zainal Arifin.

Saat ini, untuk menunjang terlaksananya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Kabupaten Inhil yang terdiri dari 27 Puskesmas di 20 Kecamatan dan 170 Puskesmas Pembantu hanya menghandalkan tenaga harian lepas, tenaga kontrak, tenaga honorer bahkan tenaga TKS.

“Dengan keterbatasan ini pula, hanya beberapa Puskesmas di Inhil memiliki dokter baik dari tenaga kesehatan umum dan dokter gigi. Dalam hal ini tentunya Inhil masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan Pegawai Negeri,” ucapnya.

Ia menyebutkan, tahun 2017 ini, Dinkes telah mengusulkan ke Pemda untuk merekrut 21 dokter umum dan 11 dokter gigi untuk disebar di setiap Puskesmas yang tidak memiliki dokter umum, dengan target satu Puskesmas memiliki dua dokter umum dan satu dokter gigi.

“Selain dokter umum dan dokter gigi, kita di Inhil juga minim tenaga medis seperti bidan, farmasi dan lain sebagainya,”paparnya.

Meski demikian, Diskes tetap berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yakni mengembangkan sarana dan prasarana pelayanan hingga ke seluruh pelosok desa melalui pustu yang ada.

“Yang jelas target kita juga setiap desa memiliki pustu dan kita harapkan petugas Kesehatan selalu berada di tempat bertugas. Setidaknya dengan adanya pustu di tempat dapat memberikan pertolongan pertama terhadap masyarakat yang darurat,” ujarnya.