Skip to main content

KAMBING NAKAL BERULAH, PKM SEI. PIRING WAJIB TURUN TANGAN

IMG-20170210-WA0028Sungai Piring, 06 Februari 2017. Keresahan kini terjadi dikalangan masyarakat di wilayah kecamatan Batang Tuaka, khususnya di Kelurahan Sungai Piring dan sekitarnya, bukan hanya meresahkan namun lebih kepada situasi yang menghawatirkan baik dikalangan masyarakat hingga para guru di Sekolah yang menghawatirkan keselamatan para muridnya.

Akhir-akhir ini dimana-mana telah marak beredar kabar akibat kenakalan remaja yang menyalah gunakan pemakaian lem kambing, tersebarnya kabar ini ternyata membuat hangat atmosfher hamper di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir tanpa terkecuali di Kelurahan Sungai Piring yang ikut merasakan imbasnya. Menanggapi keresahan masyarakat tersebut, sebagai bukti tindakan nyata Puskesmas Sungai Piring sebagai sarana Kesehatan yang bertugas menyehatkan masyarakat bersama pemerintah daerah Kelurahan Sungai Piring memberikan penyuluhan mengenai dampak negative yang sangat berbahaya terkait penyalah gunaan NAPZA dan Lem Kambing oleh kenakalan remaja.

IMG-20170210-WA0029Kepala UPT. Puskesmas Sungai Piring Ibu Hj. Nur Afni bersama tim kesehatannya ibu Tuti Auliyah, SKM dan Nursusanti, S.Kep pada senin pagi memberikan penyuluhan di Sekolah Dasar Negeri 013 Sungai Piring, bersama tim beliau menyampaikan tema penyuluhan “Indonesia Darurat Narkoba”.  Dalam pemaparannya mereka juga menyampaikan banyak faktor yang menyebabkan penyalah gunaan lem Kambing dianataranya rasa ingin tahu sehingga mulai coba-coba, tekanan pengaruh pergaulan yang tidak terkontrol, sehingga menyebabkan perilaku menentang otoritas baik dari Sekolah, Guru, Hukum dan bahkan perilaku menentang orang tua.

“Kita merasa prihatin akan ancaman dari kenakalan remaja akhir-akhir ini, bukan hanya merugikan diri pribadi secara fisik, penyalah gunaan lem Kambing ini juga dapat merusak kejiwaan dan kehancuran moral anak muda kita, karena akibat dari kerusakan organ yang ditimbulkan oleh perilaku ini sudah barang tentu juga akan merubah norma-norma yang selama ini dijaga di kalangan masyarakat dan keluarga. Jelas Tuti sebagai tim Promkes Puskesmas Sungai Piring.”

Mirisnya perilaku ini tentunya berimbas kepada runtuhnya moral generasi penerus, utuk itu setelah diberikan penyuluhan terhadap penyalah gunaan NAPZA ini dan bekerja sama dengan lintas sektor pemerintah daerah kelurahan Sungai Piring dan Kepolisian setempat, Penyalah gunaan dari Lem Kambing akan teratasi dan dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada masyarakat.

Sumber: Tenaga Promkes Tuti & Ahmad

MASYARAKAT INHIL IKUTI SENAM JANTUNG SEHAT DI KEDIAMAN BUPATI.

Halaman kediaman3 dinas Bupati Inhil, HM Wardan, Ahad (5/2/2017) pagi dipenuhi emak-emak yang tergabung dalam komunitas emak-emak sehat Tembilahan.

Bukan tanpa alasan, emak-emak sehat itu memenuhi halaman kediaman orang nomor satu di Negeri Seribu Parit itu untuk melaksanakan senam jantung sehat.

Ketua TP PKK Inhil, Zulaikhah Wardan pun tidak ingin ketinggalan, istri dari Bupati Inhil itu turut serta dalam senam bersama masyarakat. Ketua Komunitas emak-emak sehat Tembilahan, Yuliana mengajak kepada emak-emak yang belum bergabung untuk ikut bergabung di komunitas ini.

Karena dikatakannya sangat banyak manfaat positifnya, yang tidak hanya bisa saling bersilaturahmi tapi juga menyehatkan badan.

“Kegiatan ini juga ada pemeriksaan kesehatan gratis, juga ke depannya kita berencana untuk mengikuti donor darah,” ujar Yuliana.

Sementara itu, Ketua TP PKK Inhil, Zulaikhah Wardan mengapresiasi kegiatan ini, karena di samping untuk meningkatkan kesehatan, dikatakannya juga bisa menambah hubungan silaturahim dengan ibu-ibu masyarakat Tembilahan.

“Untuk itu saya ingin menggabungkan seluruh pengurus PKK Inhil juga Darma Wanita Inhil. Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak dua kali dalam seminggu, yaitu Minggu pagi dan Rabu sore. Hal ini sejalan dengan salah satu program pemerintah di mana kita terus dapat meningkatkan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” tukas Zulaikhah Wardan.

PKM TELUK PINANG BERIKAN SOSIALISASI LOMBA DESA SIAGA AKTIF BER-PHBS

IMG-20170209-WA0003Untuk mewujudkan masyarakat desa dan kelurahan yang peduli, tanggap serta mampu menjegah dan mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri sehingga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Puskesmas Teluk Pinang melakukan Kegiatan penyuluhan sosialisasi Desa Siaga Aktif di wilayah kerjanya.

Sosialisasi ini dilaksanakan di desa teluk pantaian, Kamis 26 Januari 2017, suksesnya kegiatan ini dari kerja sama bersama litas sektor desa setempat dan masyarakat dengan petugas pelaksana kesehatan dr. Yayan Julianto dan Suliyana, Amk, Misriani, Amd. Keb. Dan tampak juga Kapolsek teluk pinang hadir dalam kegiatan itu.

Desa siaga aktif ber-PHBS diharapkan mampu membudayakan hidup sehat yang mandiri dalam meningkatkan derajat hidup yang lebih sehat. Disamping itu siaga aktif ber-PHBS juga memberi kemudahan dalam mengakses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar, oleh sebab itu sosialisasi Desa siaga aktif ber-PHBS memerlukan peran serta kegiatan UKBM yang dilaksanakan survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan, penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk merubah perilaku individu, keluarga dan masyarakat untuk memantapkan Desa siaga aktif sehat ber-PHBS.

BUPATI WARDAN SIDAK RSUD PURI HUSADA TEMBILAHAN, USAI PIMPIN APEL GABUNGAN

Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM W1ardan didampingi Sekda Said Sariffuddin, meninjau pelayanan di Rumah Sakit Puri Husada, Selasa (03/01/2017). Ini merupakan sidak pertama Bupati di 2017.

Wardan melihat secara langsung kualitas pelayanan dan kesiapan RSUD Puri Husada Tembilahan. Tinjauan itu dilaksanakan setelah memimpin apel gabungan bagi PNS di lingkungan Pemda Inhil.

Dalam kunjungannya ke RSUD, Bupati beserta rombongan memasuki satu per satu ruangan untuk melihat pasien, menemui dokter dan perawat yang bertugas saat itu, untuk memastikan pelayanan yang diberikan berjalan baik.

Bahkan, Ia juga sempat berdialog dengan beberapa keluarga pasien dan pasien, mempertanyakan pelayanan yang diberikan RSUD setempat.

Para dokter yang bertugas sudah menjalankan tugas masing-masing, serta tindaklanjut pelayanan seperti rujukan.

“RSUD harus terus menerus melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan disiplin pegawai. Sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat yang berobat,” ujar Wardan.

Kedatangan Bupati Inhil beserta rombongan disambut langsung oleh Direktur RSUD Puri Husada Kabupaten Inhil, dan kunjungan ini menarik perhatian keluarga pasien yang berada di ruang perawatan.

Sejauh ini, Bupati Inhil merasa pelayanan rumah sakit sudah baik, dirinya berharap ke depan akan jauh lebih baik lagi.

Kepada masyarakat, Bupati mengimbau agar masyarakat yang memang merasa ada gangguan kesehatan agar segera memeriksakan kesehatan ke rumah sakit ataupun puskesmas terdekat.

“Jangan ditunggu sampai sakitnya sudah berat baru diperiksakan ke tenaga kesehatan. Itu tidak baik dan tidak kita anjurkan seperti itu,” himbaunya.

“Kita berusaha pelayanan di bidang kesehatan ini betul-betul maksimal karena k
esehatan ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang perlu menjadi perhatian pemerintah, dan inilah yang kita lakukan,” sambung Wardan.

Dirinya akan memantau selalu hal ini, dan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat betul2 maksimal, agar masyarakat bisa hidup sehat dan dapat melakukan aktivitasnya dengan baik.

BERSAMA USAHA KESEHATAN KERJA (UKK) DINAS KESEHATAN DAN SELURUH PUSKESMAS SE-INHIL SIAP LAYANI KESEHATAN MASYARAKAT

20161116_102738Grand Hotel Tembilahan, 16 November 2016. Dinas kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir melalui seksi pelayanan dasar melaksanakan pertemuan evaluasi Program Usaha Kesehatan Kerja atau UKK bagi pengelola program UKK Puskesmas se- Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari ilmu Kesehatan Masyarakat yang khusus mempelajari secara luas dan mendalam permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan pekerjaan, peningkatan kesehatan pekerja, perbaikan lingkungan kerja dan pengembangan organisasi kerja dan budaya kerja kearah yang mendukung kesehatan dan  keselamatan.

Pada kegiatan evaluasi yang dilaksanakan di Aula Hotel Grand Tembilahan ini menghadirkan Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau ibu Yuli Devila, SKM yang didampingi oleh Kepala Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Ibu Devi Natalia, SKM, MH. Peserta evaluasi diberikan pemaparan dan pemahaman mengenai Program Usaha Kesehatan Kerja. Yuli Devila mengungkapkan dalam Konfirmasinya melalui Media Center Dinkes menuturkan

kita sangat merasa bahagia dan bangga karena Indragiri Hilir adalah salah satu kabupaten yang mendapatkan anggaran dari APBD untuk anggaran program kesehatan kerja ini”.

Seperti yang kita lihat selama ini progran kesehatan kerja ini seringkali tidak terperhatikan padahal sebenarnya kunci dari kesehatan masyarakat adalah berada pada pekerja ini, karena pekerja yang sehat dan produktif ditambah lagi bekerja dalam lingkungan yang nyaman dan sehat akan menghasilkan pekerja-pekerja yang bagus dan handal, dan tentunya ini akan berpengaruh terhadap perbaikan ekonomi masyarakat, Tambahnya.

20161116_102811Program kesehatan kerja ini sebenarnya sudah cukup lama dilaksanakan di provinsi Riau, hanya saja untuk Indragiri Hilir akan kita mulai pada tahun ini, karena adanya keterbatasan anggaran dan program ini lebih difokuskan kepada pekerja informal sebab untuk pekerja formal mereka sudah mendapatkan jaminan sendiri. Untuk itu pekerja informal melalui program kesehatan kerja ini akan mendapatkan pelayanan untuk kesehatan mereka seperti tukang becak, nelayan, dll.

Untuk kedepannya Setiap Puskesmas dituntut untuk lebih proaktif dalam memberikan pelayanan  kesehatan kepada masyarakat hingga tercapai tujuan Program Usaha Kesehatan Kerja bagi pekerja yang ada kabupaten Indragiri Hilir ini.

kita berharap intrnal Puskesmas yaitu setiap tenaga kesehatan harus sudah menggunakan septi atau alat pelindung diri ( APD) dan sesuai SOP dan setelah itu harapan kita semoga pelayanan kepada pekerja informal yang kita layani dan adanya suatu wadah dalam bentuk POS UKK”.

Harapan kedepannya kita berharap kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir untuk lebih memperhatikan program kesehatan kerja dengan memberikan pengarahan ke setiap Kepala Puskesmas dan petugas-petugasnyapun juga akan kita beri pelatihan termasuk juga Dokter yang di Puskesmas Tersebut untuk mendiagnosa penyakit akibat kerja dan kecelakaan akibat kerja.