Skip to main content

Sosialisasi Vaksinasi Untuk Anak Usia 6 – 11 Tahun.

Dok : UPT Puskesmas Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN – Kamis (20/01/2022)
Sosialisasi tentang vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di SDN 015 Kebun Sari Kecamatan Tembilahan Hulu dihadiri oleh orang tua wali murid serta Kepala Sekolah, Korwil Pendidikan dan Komite Sekolah.

Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun telah dimulai sejak Selasa, 14 Desember 2021. Seiring dengan program vaksinasi bagi kelompok lainnya, vaksinasi anak ini diharapkan turut mendukung terciptanya kekebalan komunal atau herd immunity. Terkait hal itu, peran orang tua sangat diperlukan.

Dok : UPT Puskesmas Tembilahan Hulu

Pentingnya vaksinasi bagi anak dapat dilihat dari tujuannya yaitu adalah dapat mencegah sakit berta dan kematian pada anak yang terinfeksi, mencegah penularan pada anggota keluarga dan saudaranya yang belum dapat divaksinasi atau yang mempunyai resiko terinfeksi, mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, meminimalisasi penularan disekolah/satuan pendidikan dan mempercepat tercapainya Herd Immunity.

Vaksin yang digunakan adalah Sinovac ( Vaksin lain menunggu EUA BPOM dan rekomendasi ITAGI), pemberian dilakukan sesuai standar yang ditetapkan.

Perlu dilakukan persiapan yang matang meliputi upaya sosialisasi/koordinasi, pemetaan, ketersediaan tenaga dan integrasi dengan imunisasi program (rutin dan/atau tambahan)

Gencar Vaksin Untuk Masyarakat Inhil

Kegiatan Vaksinasi di SDN 012 Keritang Hulu

Sampai saat ini di Januari Tahun 2022 Pemerintah serta seluruh aparat yang terkait masih menjalankan kegiatan Vaksinasi hingga seluruh masyarakat sampai dilapisan terdalam mendapatkan vaksin.

Gencaran tersebut bisa dilihat dari kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Polsek Kemuning, Plt Kepala Dinas Kesehatan Budi N. Pamungkas juga sempat memantau kegiatan tersebut yang di lakukan di SDN 012 Keritang Hulu Kec. Kemuning selasa (18/01/2022).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Memantau Kegiatan Vaksinasi

“Banyak warga yang antusias untuk melakukan vaksin, untuk jenis vaksin yang dibawa adalah jenis Sinovac. Tidak ada batasan bagi siapa yang akan divaksin Untuk hari ini yang jelas kami selalu menerima siapa saja yang ingin mendapatkan vaksin kata M. A. Nasution salah satu petugas penjaga pendaftaran Vaksin”

Puskesmas Kota Baru Mengadakan Peresmian Gedung Baru Rawat Inap dan IGD Secara Resmi Dibuka Oleh Bupati Indragiri Hilir H.M. Wardan.

Bupati Indragiri Hilir H. M. Wardan

KOTA BARU
Puskesmas Kota Baru secara resmi membuka peresmian Gedung Baru Rawat Inap dan IGD yang digelar langsung di lapangan Puskesmas Kota Baru Kec. Keritang, kegiatan peresmian juga turut di hadiri dan dibuka langsung Oleh Bupati Indragiri Hilir H. M. Wardan berserta jajaran juga didampingi langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Budi N. Pamungkas.

Peresmian Gedung Baru di Puskesmas Kota Baru ditandai dengan pemotongan pita langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, selain pemotongan pita Bupati Indragiri Hilir juga meninjau langsung vaksinasi yang dilakukan oleh Puskesmas Kota Baru serentak dengan peresmian Gedung Baru Rawat Inap dan IGD Rabu (19/01/2022).

Bupati Inhil H. M. Wardan Meresmikan Gedung Baru Puskesmas Kota Baru

Pelayanan Kesehatan di Kab. Indragiri Hilir dioptimalkan dengan melakukan pembangunan Gedung Baru Rawat Inap dan IGD yakni di Puskesmas Kota Baru dan juga ada Puskesmas Manda dan Puskesmas Kempas yang saat ini proses pengerjaan bangunan masih sedang berlangsung.

“Bupati Indragiri Hilir mengharapkan dengan adanya penambahan Gedung Baru yaitu Rawat Inap dan IGD pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas Kota Baru juga semakin meningkat”

Bupati Indragiri Hilir juga menegaskan untuk tetap melakukan Protokol Kesehtan dan melakukan vaksin merupakan salah satu bentuk untuk kita dapat membentengi diri dari penyebaran Virus Covid-19.

Pencanangan Vaksin Untuk Anak Usia 6 – 11 Tahun Mulai Dilaksanakan Dibeberapa Kecamatan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06/II/266/2021 tentang Tindak Lanjut Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Anak Usia 6-11 Tahun dan Penggunaan Vaksin Covid-19 Sinovac.

Prosedur vaksinasi anak mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Anak Usia 6 Sampai dengan 11 Tahun.

Menindaklanjuti Surat Edaran berikut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir langsung mencanangkan Vaksinasi untuk Anak Usia 6 – 11 Tahun pada Senin (17/01/2022) Serentak dibeberapa Kecamatan.

Kegiatan Vaksin Anak Usia 6 – 11 Tahun Puskesmas Kota Baru

Seperti Kecamatan Keritang yang melakukan vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun di SDN 005 Kota Baru, pelaksanaan vaksinasi juga di hadiri oleh aparat setempat seperti Camat, Kapolsek Keritang, Kepala Puskesmas, Koramil 09 Kemuning, KUA Kecamatan Keritang diwakili Penyuluh Agama, Korwil, Pengawas SD, Kepsek SDN 005 beserta majlis Guru.

Kegiatan vaksinasi juga dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yaitu memakai masker dan melakukan screening sebelum vaksinasi dilakukan dengan jumlah sasaran yang adalah 90 Siswa dengan Tim Vaksinator Puskesmas Kota Baru.

Kegiatan Vaksin Anak Usia 6 – 11 Tahun Puskesmas Kempas

Sama seperti di Kecamatan Kempas juga melakukan vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun di SD 005 Kempas Kecamatan Kempas. Bersama Koordinasi dengan Forkompimda Kempas kegiatan berjalan dengan baik  dengan jumlah sasaran yang akan divaksin sebanyak 190 Siswa. Kegiatan dilakukan Ruang Kelas SD 005 Kempas.

Kegiatan Vaksin Anak Usia 6 – 11 Tahun Puskesmas Teluk Belengkong

Vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun SD 005 Desa Beringin Mulya Kecamatan Teluk Belengkong juga dilakukan. Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan disatu titik pelaksanaan tepatnya di Balai Desa Beringin Mulya. Setelah Wali murid dan murid sekolah dasar berkumpul di balai desa dan di dawasi para guru sekolah.

Tim kesehatan memberikan arahan tentang proses pelaksanaan vaksinasi mulai dari menyampaikan Jenis vaksin yg di dapat para murid sekolah dasar tim kesehatan juga menyampaian KIPI stelah dilakuan vaksinaai terhadap murid SD sesuai dengan umur 6-11 tahun dengan sasaran yang akan di vaksin berjumlah 52 Siswa.

Persetujuan dari orang tua atau wali siswa juga diberikan dengan melakukan sosiasliasi tentang kegiatan yang dilakukan yaitu vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 Tahun adalah dengan Puskesmas berkerja sama dengan pihak Sekolah ataupun aparat setempat.

“Penting nya vaksinasi untuk anak Sekolah Dasar selain dapat menjaga dirinya dari lingkungan sekolah juga dapat menjaga diri dari lingkungan keluarga terhadap penularan Virus Covid-19”

Serba-serbi Penerapan Scan Barcode “Peduli Lindungi” di Puskesmas Tembilahan Kota

Sejak pagi, Lovita, petugas Puskesmas Tembilahan Kota berjaga di pintu masuk Puskesmas. Setiap warga yang datang berobat diminta melakukan scan barcode aplikasi “peduli lindungi”.  Hari ini, Jumat, 14 Januari 2022 adalah hari kedua penerapan scan barcode “peduli lindungi” bagi siapapun yang datang berkunjung ke Puskesmas Tembilahan Kota.

Petugas Puskesmas Tembilahan Kota sedang mengarahkan pasien untuk melakukan scan barcode Peduli Lindungi. (Foto : Aulia Firdaus/dok.MCT Dinkes Inhil)

Sebagian besar warga yang datang ke Puskesmas Tembilahan Kota masih kebingungan dengan penggunaan aplikasi “peduli lindungi”. Lovita dengan sabar mengajarkan cara mengunduh aplikasi tersebut di ponsel warga, lalu mengajarkan cara melakukan scan barcode. Karena penerapan scan barcode “Peduli Lindungi”, pasien jadi tertunda untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Mereka (red : pasien) tidak paham men-download aplikasi Peduli Lindungi. Rata-rata android pasien tidak memiliki aplikasi Peduli Lindungi. Problem lainnya adalah ponsel pasien tidak memiliki kuota internet, sehingga tidak bisa men-download aplikasi Peduli Lindungi.” Ucap Lovita kepada MCT Dinkes Inhil.

Petugas Puskesmas Tembilahan Kota membantu pasien mengunduh aplikasi Peduli Lindungi di ponsel. (Foto : Aulia Firdaus/dok. MCT. Dinkes Inhil)

Bagi warga atau pasien yang datang ke Puskesmas Tembilahan Kota tapi belum meng-install aplikasi “Peduli Lindungi”, atau tidak memiliki ponsel berbasis android, petugas akan meminta pasien menunjukkan kartu vaksin. Jika ternyata pasien belum mendapatkan vaksinasi, maka petugas akan mengarahkan pasien ke ruangan lain untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 dari Puskesmas Tembilahan Kota.

“Walaupun ribet, cuma kan demi kebaikan bersama. Rasanya lebih merasa aman di tengah situasi yang masih pandemi Covid-19 ini. Kemana-mana kita jadi merasa aman dengan adanya kewajiban scan barcode Peduli Lindungi ini.” Kata Anton Finaldi, salah satu pasien yang datang ke Puskesmas Tembilahan Kota.***