Skip to main content

BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan gandeng Dinkes dan Puskesmas Inhil jadi “Role Model Optimalisasi PRB” ke Ibu Kota Provinsi Riau

Memenuhi undangan dari BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru untuk Best Practice Sharing (BPS) tentang Pemanfaatan Ruang Farmasi Puskesmas sebagai penyedia obat PRB, Bpjs Kesehatan Cabang Tembilahan menggandeng Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kabupaten Indragiri Hilir yang sudah terlebih dahulu menjalin kerjasama untuk ruang farmasi puskesmas menyediakan obat PRB yang digelar di Mirror Room Hotel Pangeran Pekan Baru, jum’at (14/02/2020).

Kepala BPJS Cabang Tembilahan dalam hal ini melalui Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Premier (PMP) Elinda Rahayu mengatakan Kabupaten Indragiri Hilir dan Rohul sama-sama daerah perifer artinya keterbatasan apotek untuk penyediaan obat PRB, inhil khususnya sudah menjalin kerjasama dengan Bpjs Kesehatan Tembilahan untuk lima ruang farmasi Puskesmas yaitu :

  1. Puskesmas Pulau Kijang, wilayah mencakup (Puskesmas Benteng)
  2. Puskesmas Guntung, wilayah mencakup (Puskesmas Pulau Burung, Puskesmas Mandah, Puskesmas Batang Tumu, Puskesmas Pelangiran, Puskesmas Teluk Belengkong, Fktp Swasta Puskesmas)
  3. Puskesmas Kota Baru, wilayah mencakup (Puskesmas Pengalihan Keritang Puskesmas Selensen Puskesmas Pengalihan Enok)
  4. Puskesmas Kuala Enok, wilayah mencakup (Puskesmas Tanah Merah)
  5. Puskesmas Concong Luar

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM M.Kes yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan Rujukan dan JKN drg. Enni Khalisatun mengatakan Upaya Penyediaan Obat PRB Bagi Puskesmas adalah upaya puskesmas dalam mencukupi kebutuhan obat-obatan untuk pasien PRB untuk mengurangi tingkat rujukan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut.

“Ada beberapa pertimbangan yang kita hadapi selama ini diantaranya geografis wilayah Kabupaten Indragiri Hilir”, ungkap drg. Enni

“Faktor lainnya seperti Ketersediaan  dan sebaran Apotek PRB swasta, akses dan transportasi yang sulit, ekonomi penduduk (biaya transportasi mahal) serta keterbatasan SDM Apoteker”, tambahnya

Lebih lanjut drg. Enni mengatakan saat ini Dinas Kesehatan membantu pemesanan obat Fornas Tk. 2, kemudian adanya SK Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir untuk Tim Pembelian Obat PRB serta tindak lanjut SDM (penugasan Apoteker ke Puskesmas penyedia obat PRB)

Poto Bersama BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Uptd Farmasi, dan Beberapa Puskesmas yang ada di Inhil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *