Skip to main content

Bidan Koordinator Hadiri Evaluasi Kegiatan Kesejahteraan Keluarga (KESGA)

Foto : Holi/Dok.MCT Dinkes Inhil

Pertemuan Evaluasi program Kesejahteraan Keluarga (KESGA) di hadiri oleh Bidan Koodinator puskesmas se Kabupaten Indragiri Hilir dengan tema “Publikasi Stunting” di hotel Tembilahan Pratama, Tembilahan Kab. Inhil hari ini (09/06/2021).

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah 5 (Lima) Tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Itulah definisi Stunting yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil Bapak H. Afrizal Darmawan.

Berdasarkan Data Stunting tahun 2019 mengalami 2.021 jumlah Stunting dengan 18,34% dan pada tahun 2021 mengalami pencapaian 1.266 jumlah Stunting dengan 3,75%. Pertemuan ini dilakukan berupaya untuk meningkatkan kinerja dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting.

Foto : Holi/Dok.MCT Dinkes Inhil

Dalam pencegahan Stunting terdapat 8 aksi integrasi yang dilakukan yaitu :
1. Analisis Situasi
2. Rencana Kegiatan
3. Rembuk Stunting
4. Peraturan Bupati/Wali Kota
5. Pembinaan KPM
6. Sistem Manajemen Data
7. Penguuran dan Publikasi Stunting
8. Review Kinerja Tahunan

Surveilance yang meliputi pemantauan pertumbuhan anak, lingkungan, peilaku masyarakat dan menerapkan Perlaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga termasuk cakupan layanan Stunting seperti Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak (KIA), Konseling gizi, Air minum dan Sanitasi dan Perlindungan Sosial dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Stunting.

Rapat Tim Audit Maternal Perinatal (AMP) Oleh Dinas Kesehatan

Rapat pembentukan tim Audit Maternal Perinatal

Pada kesempatan ini, di hadiri dr. Alfianes SpOG (Spesialis Kandungan), Sekretaris PKK Kab. Inhil, IBI, Kabid PPM BAPPEDA, RSUD Puri Husada, RSUD Raja Musa dan Kepala Puskesmas se Kab. Inhil. Dinas kesehatan melakukan rapat tim audit maternal perinatal (AMP) di aula hotel Inhil Pratama (IP) Tembilahan pada Rabu (09/06/2021).

kurangnya pendidikan seputar kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor yang meyebabkan tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi serta tidak adanya pemeriksaan kehamilan (antenatal care) dan perawatan masa nifas dan kurang nya tenaga medis serta tidak di tangani di fasilitas kesehatan yang memadai.

pada tahun 2019 di Kabupaten Inhil ada 7 angka kematian ibu di sebabkan perdarahan dan 3 di sebabkan lain-lain dan pada tahun 2020 terdapat peningkatan menjadi 10 angka kematian ibu yang di usia ibu berumur 20-34 tahun dan jumlah kematian bayi pada tahun 2020 berjumlah 12 kematian.

Dengan adanya rapat tim Audit Maternal Perinatal (AMP) memacu pada tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi untuk itu perlu di lakukan rapat tim untuk mengatasi tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi dengan melakukan pembentukan tim Audit Maternal Perinatal (AMP) Kabupaten/Kota dengan melakukan persiapan adanya orientasi tim Audit Maternal Perinatal (AMP) dan pelatihan pengumpulan dan pelaporan data.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Menjamin Vaksin Aman dan Halal

Jabat tangan kepala dinas dengan salah satu anggota TNI
(foto : Holi/dok.MCT dinkes Inhil)

Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Afrizal Darmawan menjamin vaksin covid-19 halal dan aman digunakan. Afrizal menjelaskan, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di Kabupaten Indragiri Hilir yang sudah melakukan vaksin tidak ditemukan gejala yang mengkhawatirkan.
Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Afrizal Darmawan mengungkapkan, vaksin covid-19 sudah melewati serangkaian pengujian serta mendapatkan sertifikasi dari badan pengawasan obat dan makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
โ€œKarena sudah banyak dilakukan oleh forkopimda mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten, sampai saat ini kita tidak ada menemukan gejala yang mengkhawatirkan. Jadi jangan percaya dengan berita-berita hoaks, umpamanya ada yang pingsan, meninggal, tidak usah kita percaya. Karna kita sudah mengalami, sudah banyak disuntik, insyaallah aman-aman saja.โ€
Karena vaksin covid-19 ini sudah dijamin aman dan halal, kepala dinas Kesehatan Indragiri hilir, Afrizal Darmawan menghimbau masyarakat tidak takut untuk diberikan vaksin covid-19. Kadis Kesehatan Indragiri HIlir juga mengingatkan, meskipun sudah mendapatkan vaksin, protokol Kesehatan tetap wajib dilakukan.

Pemantauan Kegiatan Vaksinasi Masal di Sungai Guntung Oleh Tim Dinas Kesehatan

Pemantauan keegiatan vaksinasi oleh tim Dinas Kesehatan dan Polsek Kateman

Sungai Guntung mengadakan vaksin masal bagi Lansia (Lanjut Usia) hari ini (07/06/2021) di lapangan Polsek Kateman Kecamatan Kateman.

Masyarakat yang hadir terutama Lansia dalam kegiatan vaksin masal tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mengikuti alur pelayanan mulai dari pendaftaran sampai menunggu hasil evaluasi dan pengambilan kartu. berjalan nya kegiatan vaksinasi ini juga turut menghadirkan beberapa tim vaksinator yaitu Tim Puskesmas Sungai Guntung dan Tim dari RSUD Raja Musa.

Kegiatan vaksinasi ini juga di pimpin langsung oleh Kapolsek Kateman bapak Afrizal dan juga di pantau oleh tim dari dinas kesehatan, pada waktu apel Kapolsek Kateman bapak Afrizal menyampaikan bahwa sasaran vaksin untuk dosis pertama dan kedua ini kemungkinan berjumlah 500 orang.

Pelayanan kegiatan vaksinasi bagi Lansia (Lanjut Usia)

kegiatan vaksinasi ini juga turut menghadirkan aparat setempat terutama Polsek Kateman demi menjaga keamanan dan ketertiban. Setelah kegiatan vaksin selesai sasaran vaksin yang tercapai berjumlah 325 orang untuk dosis pertama dan kedua.

Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia

Ratusan Lansia di Tembilahan hari ini (05/06/2021) mendapat pelayanan Vaksinasi Covid-19 di gedung PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia). Kegiatan yang didukung berbagai instansi ini mengusung tema “Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit”.

Kepala bidang P2P Subowo Radiyanto mengatakan hari ini kegiatan vaksinasi dilakukan di kecamatan Tembilahan, tapi untuk kecamatan lain juga boleh mengikuti di kecamatan Tembilahan. Misalnya hari Selasa tanggal 2 Juni lalu, kecamatan Batang Tuaka juga menumpang kegiatan vaksinasi di kecamatan Tembilahan.

“Untuk vaksin kemarin kita membawa 4 tim vaksinator, untuk hari ini kita membawa 6 tim vaksinator agar lebih cepat dan tidak terlalu lama masyarakat mengantri tambahnya”.

Dalam pelaksanan vaksin tersebut juga menghadirkan Pangdam (Panglima Kodam I/BB beserta Rombongan dalam Rangka Peninjauan Serbuan Vaksinasi Covid-19 terhadap Masyarakat dan Lansia di Kab. Inhil

Kedatangan Pangdam juga didampingi oleh Bupati Inhil Bapak H. M. Wardan dan wakil Bupati Inhil Bapak H. Syamsuddin Uti dan aparat setempat.

Bupati Kab Inhil, Wakil Bupati Kab Inhil, Panglima Kodam dan Kepala Dinas Kesehatan Kab Inhil melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 untuk Lansia.
foto: Holi/dok.MCT Dinkes Inhil

Dalam wawancara tersebut Pangdam Mayjen Hasanuddin mengucapkan terima kasih kepada pak Bupati dan seluruh jajaran untuk selalu mensosialisasikan vaksin ini sehingga kesadaran terhadap masyarakat tetap terjaga.

“Dari data yang saya lihat dan saya tanya kepada para tenaga kesehatan sampai saat ini belum ada yang menyebabkan seperti apa berita buruk yang kita dengar di media-media dari pelaksanaan vaksin ini, sehingga masyarakat tidak perlu takut dan vaksin ini juga dapat meningkatkan imun dan kekebalan tubuh. sekali lagi saya himbau kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman dan halal. Tutupnya”.