Skip to main content

Stok Vaksin Sudah Ada Di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir

Penerimaan Vaksin di UPTD Instalasi Farmasi

Sebagaimana diketahui dengan masyarakat yang ramai mengikuti vaksin, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengajukan permintaan vaksin kepada Pemprov Riau di karenakan stok vaksin yang ada sudah kososng.

Vaksin yang di bawa dari Pekanbaru menuju Tembilahan telah sampai dan langsung dibawa menuju UPTD Instalasi Farmasi Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir pada Senin (21/06/2021) sekitar pukul 2 (Dua) siang.

Kedatangan vaksin juga  melibatkan anggota TNI dan Kepolisian untuk menjaga keamanan pengawalan vaksin sampai ke gudang farmasi. Vaksin yang datang berjumlah 320 Vial dan vaksin langsung di masukan kedalam tempat penyimpanan vaksin agar kondisi vaksin selama dalam perjalanan tetap aman dan tidak rusak sebelum pendistribusian vaksin dilakukan.

“Pendistribusian vaksin tidak langsung di berikan tinggal hanya menunggu beberapa permintaan vaksin yang akan masuk ke gudang nanti, kata Amat salah satu petugas pembagian vaksin UPTD Instalasi Farmasi.”

Seluruh Puskesmas Di Himbau Ajukan Permintaan Vaksin

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, dr. H. Afrizal Darmawan menghimbau kepada seluruh Puskesmas untuk segera mengajukan permintaan vaksin.

Diketahui bahwa saat ini masyarakat Indragiri Hilir sangat antusias untuk melakukan vaksin, Dinas Kesehatan telah mengajukan permintaan vaksin kepada Pemprov Riau, sebagaimana diketahui bahwa beberapa waktu sebelumnya stok vaksin kosong.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir  Afrizal juga mengatakan saya sudah memerintahkan kepada seluruh Puskesmas untuk mengajukan permintaan vaksin.

“Dalam wawancara tersebut pada Senin (21/06/2021) beliau mengatakan hari ini vaksin telah di antar dari Pekanbaru menuju Tembilahan, kemungkinan sore akan sampai di Tembilahan.”

“Vaksin yang datang untuk hari ini berjumlah 320 Vial, kemungkinan jum’at depan juga ada vaksin yang akan datang berjumlah 970 jadi dari total keseluruhan vaksin yang datang untuk Kabupaten Indragiri Hilir berjumlah 1290 tutupnya”

Germas Tidak Berjalan Penyebab Tingginya Angka Kematian di Provinsi Riau

Kasi Bidang Promkes Dinkes Prov Riau
Foto : Holi/Dok.MCT Dinkes Inhil


Kenapa angka kematian di Riau tinggi? Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Rozita mengatakan penyebabnya adalah karena Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tidak berjalan.

Dari dahulu Germas disosialisasikan dan dicanangkan, juga sudah ada komitmen, tapi tidak dilaksanakan. Germas adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit tidak menular atau yang sejak masa pandemi dikenal dengan penyakit komorbid. Penyakit komorbid suatu penyakit yang muncul secara bersamaan saat seseorang sedang sakit.

“Germas sudah dicanangkan dari tahun 2017, dilaksanakan pencanangannya sampai 2019. Lalu dievaluasi oleh presiden pada akhir tahun 2019 di Palembang. Ternyata, Provinsi Riau yang ada 4 kabupaten yang sudah dicanangkan, tidak ada yang melaksanakan secara nyata. Hanya dalam bentuk peraturan bupati/walikota, tapi implementasinya tidak kelihatan.” Ungkap Kasi Promkes Dinkes Provinsi Riau, Rozita di Hotel IP (Inhil Pratama), Tembilahan hari ini, 18 Juni 2021. Dalam Pertemuan Pengembangan dan Pelaksanaan UKBM dan Peningkatan Upaya Advokasi Kesehatan, Pemberdayaan, Penggalangan Kemitraan Peran Serta Masyarakat dan Lintas Sektor di Kab/Kota.


Kasi Promkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Rozita mengingatkan dari tahun 2020 seharusnya kegiatan tidak lagi fokus pada sosialisasi atau advokasi lagi soal hidup sehat. Hidup sehat seharusnya sudah menjadi pola hidup keseharian. Pada masa pandemi seharusnya imunitas tubuh sudah kuat, salah satu pencegahan terpapar virus Covid-19 adalah imunitas tubuh yang tinggi. Kalau imunitas tinggi, rajin mencuci tangan, rajin memakai masker, kemungkinan terpapar virus covid-19 lebih kecil.

Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H.Syamsuddin Uti Mengunjungi UPT Puskesmas Kuala Enok

Sumber foto : UPT Puskesmas Kuala Enok

Kunjungan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Bapak H. Syamsuddin Uti Beserta Tim dari Kabupaten Indragiri Hilir di UPT Puskesmas Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah pada Kamis (17/06/2021)

Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Bapak H. Syamsuddin Uti mengapresiasi kinerja dari UPT Puskesmas Kuala Enok dengan melihat langsung dalam acara kegiatan yang di lakukan oleh UPT Puskesmas Kuala Enok yaitu :

  1. Pemantauan Proses Vaksinasi COVID 19
  2. Penangganan Stunting
  3. Apresiasi Atas prestasi Puskesmas Kuala Enok di Tingkat Nasional dalam BPJS Awards tahun 2020

Acara di hadiri oleh Camat, TNI/POLRI, Kelurahan, Ibu PKK Kec. Tanah Merah, Kader Posyandu, ibu balita Stunting, ibu hamil serta Tim UPT Puskesmas Kuala Enok .

Dalam Kunjungan ini Bapak Wakil Bupati menyempatkan diri untuk melakukan Pemeriksaan Laboratorium berupa pemeriksaan Gula Darah dan Kolesterol di Laboratorium UPT Puskesmas Kuala Enok.

Monitoring Program Inovatif Kecamatan Tanah Merah

Sumber foto : UPT Puskesmas Kuala Enok

Kunjungan Kemendagri, Dinas Kesehatan dan BAPPEDA Provinsi Riau dalam rangka Monitoring Kegiatan Program Inovatif Kecamatan Tanah Merah pada Kamis, (17/06/2021) di UPT Puskesmas Kuala Enok.

Bupati Indragiri Hilir H. M. Wardan mengupayakan kepada seluruh OPD atau Perangkat Daerah untuk melakukan suatu program inovasi untuk kemajuan Kabupaten Indagiri Hilir.

Salah satunya, Kecamatan Tanah Merah membuat program inovasi yaitu TEMAN SEHATI dengan basis Menjemput Pelayanan Daerah Pesisir kepada penduduk desa yang tak dapat menjagkau Puskesmas terutama khusus nya di Kecamatan Tanah Merah dan POS STUNTING (Posyandu Stunting) dengan befokus pada program Fokus Discusion Group (FGD), Pengukuran Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB), Edukasi Gizi dan Demonstrasi Masakan Bergizi (Menu Stunting)

Dengan monitoring ini dapat memperluas peninjauan tentang program inovasi yang telah dilakukan. Acara ini dihadiri oleh Camat, TNI/POLRI, Kelurahan, Ibu PKK Kecamatan Tanah Merah, Kader Posyandu,Ibu balita stunting dan Ibu hamil serta Tim Puskesmas Kuala Enok

Sumber foto : UPT Puskesmas Kuala Enok

Selain monitoring UPT Puskesmas Kuala Enok juga melakukan kegiatan lain, adapun kegiatan yang dilakukan adalah :

  1. Pengukuran Berat Badan dan Tinggi Badan Balita
  2. Konsultasi Gizi
  3. Pemberian PMT
  4. Pemeriksaan Gigi bayi dan balita
  5. Pemeriksaan ibu hamil
  6. Pemeriksaan laboratorium