Skip to main content

LOMBA MEMASAK BAPAK–BAPAK MERIAHKAN HUT RI KE 72 & HUT PRAMUKA KE 56 DI KECAMATAN KEMPAS

WhatsApp Image 2017-08-14 at 20.36.26(1)Bertempat di Kantor Lurah Kempas mengadakan lomba antar instanti pemerintahan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 72 tahun 2017, Senin (14/8/2017).

Adapun lomba yang diselenggarakan diantaranya lomba memasak bapak – bapak, dan lomba mendandani atau merias wajah istri. Kegiatan ini perlu dilakukan agar memotivasi para suami untuk bisa memasak. Jadi jangan istri saja bisa memasak. Perlombaan di ikuti dengan suka cita oleh peserta yang terdiri dari Camat/Ka KUA/Kades/Lurah se Kecamatan Kempas, Danramil, Kapolsek, UPTD se Kecamatan Kempas. Menu yang dilombakan Nasi Goreng.

Sebagai suami yang notabene bekerja dan jarang melakukan pekerjaan rumah tangga, para peserta menurutnya sangat terampil mengolah makanan dan serius saat memasak. Hasil masakan peserta juga menurut panitia sangat nikmat disantap. Bapak – bapak sungguh terampil menyiapkan bahan masakan, meramu nya dengan teliti, sampai mendekor hasil masakannya ini bisa mengalahkan ibu – ibu. Semoga dengan keterampilan ini, dirumah bapak–bapak bisa membantu, bahkan menggantikan peran sang istri, jika istri sedang berhalangan, sakit atau sedang tidak dirumah “ujar”  KTU UPT Puskesmas Kempas Jaya (Rio Supriyono) . Salah satu Panitia adalah dr. H. Nursamsir, semua peserta yang hadir memakai seragam pramuka, karena bertepatan dengan Hari Pramuka.

Selain itu ada juga kegiatan donor darah oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Indragiri Hilir. Tim UPT Puskesmas Kempas jaya yang  mendonorkan darahnya diantaranya Bapak Kepala Puskesmas Kempas Jaya Suharmin, SKM. MM, Roko Mady Saputra, S.Kep, Deasy Reni Kirana, Amd. Keb dan Junaidi Abdullah, Amd. Kep meski ada juga yang hendak mendonor namun batal karena Hb rendah. Banyak manfaat donor darah ini seperti melindungi dari penyakit jantung, menurunkan resiko terkena kanker, pembaharuan sel–sel darah secara rutin, mencegah stroke, mengurangi kelebihan zat besi, dan membantu membakar kalori.

Semaraknya kegiatan ini digelar dalam rangka HUT Kemerdekaan namun tidak semata–mata hanya untuk hiburan saja, ada unsur edukatif bagi para suami atau peserta lomba sehingga menu yang disajikan bisa dipraktekan dirumah. Seperti Bapak UPT Puskesmas Kempas Jaya berpatokan pada pedoman B2SA – Bergizi, Berimbang, Seimbang dan aman untuk penilaiannya, selain itu juga meniali cita rasa dan penataannya “tutur” Tenaga Promkes (Ririn Octaverina, SKM).

Keluar sebagai juara 1 yakni UPT Puskesmas Kempas Jaya (Suharmin, SKM. MM), disusul juara 2 Bapak Danramil dan menempati juara 3 Bapak Camat Kempas, Harapan 1 Kelurahan Kempas, Harapan 2 UPTD Pendidikan dan Harapan 3 Lomba Memasak yaitu Bapak–bapak Desa Bayas Jaya.

Sumber: Ririn Octaverina, SKM, Tenaga Promosi Kesehatan UPT PKM Kempas Jaya

UPT PUSKESMAS KEMPAS JAYA TINGKATKAN KEGIATAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI 12 DESA KECAMATAN KEMPAS JAYA

WhatsApp Image 2017-08-14 at 16.49.02STBM merupakan pendekatan untuk merubah prilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemiciuan. Saat ini STBM adalah sebuah program nasional di bidang sanitasi berbasis masyarakat yang bersifat lintas sektoral. Program ini dicanangkan pada bulan Agustus 2008 oleh Menteri Kesehatan RI. Pada bulan September 2008 STBM dikukuhkan sebagai Strategi Nasional melalui Kepmenkes No 852/Menkes/SK/IX/2008. Strategi ini menjadi acuan bagi petugas kesehatan dan intansi yang terkait dalam penyusunan perencnaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi terkait dengan sanitasi total berbasis masyarakat. Strategi Nasional STBM memiliki indikator outcome yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku.

UPT Puskesmas Kempas Jaya memiliki tenaga ahli bagian Kesling (Muhammad Ali, AMKL) dan Promkes (Octaverina, SKM) yang turun langsung melaksanakan kegiatan pemicuan tersebut. Kecamatan Kempas Jaya memiliki beberapa Desa, Desa Sungai Ara, Desa Sungai Gantang, Desa Rumbai Jaya, Desa Karya Tani, Desa Danau Pulai Indah, Desa Pekan  Tua, Desa Bayas Jaya, Desa Kerta Jaya, Desa Sungai Rabit, Desa Kulim Jaya, dan Kelurahan Harapan Tani dan kempas jaya. Semua Desa telah melaksanakan kegiatan ini terkecuali Desa Sungai Gantang yang belum sama sekali. Rencana Minggu depan akan dilaksanakannya pemicuan di Desa Sungai Gantang. Meskipun akses jalan yang ditempuh cukup dibilang jauh dan jalannya rusak, tak menjadi penghalang bagi tenaga kesehatan ini untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Indikator yang harus dicapai adalah tentang air minum, sanitasi dan perilaku higienis, mempunyai akses air bersih, memiliki jamban sendiri dan telah menggunakan jamban yang memenuhi syarat kesehatan, mempunyai tempat penampungan sampah dalam rumah,, memiliki saluran air limbah yang tertutup dan berperilaku benar cuci tangan pakai sabun. Ada beberapa faktor yang yang kami jumpai dalam pendekatan ini di beberapa desa, yaitu pola pikir masyarakat tentang pembuatan jamban. Sebagian masyarakat tidak setuju membuat jamban dan sebagian ada yang setuju. Dari pendekatan ini juga ditimbulkan kesadaran akan kondisi yang sangat tidak bersih dan tidak nyaman di timbulkan.

“Dari pendekatan ini juga ditimbulkan kesadaran bahwa sanitasi (kebiasaan BAB disembarang tempat) adalah masalah bersama karena dapat berimplikasi kepada semua masyarakat sehingga pemecahannya juga harus dilakukan dan dipecahkan secara bersama .”ujar Muhammad Ali, AMKL.

Dengan menyadari kekuatan program STBM ini, Kepala UPT Puskesmas Kempas Jaya Suharmin, SKM. MM berharap penuh agar kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan kiranya memberi motivasi bagi tenaga–tenaga kesehatan dalam mensukseskan strategi nasional STBM tersebut dalam rangka menyelesaikan masalah–masalah kesehatan berbasis lingkungan, guna meningkatkan status kesehatan masyarakat. Dengan demikian permasalahan lingkungan bukan merupakan hal yang mustahil untuk diselesaikan.

Sumber: Ririn Octaverina, SKM, Tenaga Promosi Kesehatan UPT PKM Kempas Jaya.

MUSIM DEBU, MASYARAKAT DIBERI MASKER GRATIS OLEH TIM KESEHATAN UPT PUSKESMAS KEMPAS JAYA

WhatsApp Image 2017-08-14 at 15.23.09Dengan telah mulai dilaksanakannya Pembangunan Jalan Lintas Samudra dari Arah Simpang Granit, Kabupaten Inhu menuju Pelabuhan Samudra Kuala Enok, Kabupaten Inhil yang bersamaan dengan datangnya musim kemarau menyebabkan tercemarnya udara oleh debu yang dapat membahayakan ksehatan masyarakat. Untuk itu berdasarkan intruksi dari Camat Kempas Drs Lukman Hakim MH, UPT Puskesmas Kempas Jaya bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Harapan Tani, KA Pustu Harapan Tani, Bhabinkamtibmas serta mahasiswa KKN dari UIN Suska Pekanbaru dan UNISI Tembilahan melakukan aksi pembagian 500 masker gratis kepada masyarakat.

Kegiatan pembagian masker yang dilakukan di Simpang 4 Pasar Kilometer 8 Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas ini sendiri dilaksanakan selama tiga hari yaitu dari Senin (7/8) hingga hari Rabu (9/8) dan dihadiri Kepala UPT Puskesmas Kempas Jaya Suharmin, SKM. MM diwakili Setyo Budi Harno dan Ririn Octaverina, SKM, Bhabinkatibmas Harapan Tani Aipda Henrik Gultom serta Kepala Pustu Harapan Tani M Ridwan.

Saat dikonfirmasi Posmetro Indragiri, Kepala Pustu Harapan tani M Ridwan mengadakan bahwa kegiatan pemabagian masker gratis ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi dampak debu terhadap masyarakat.

“Sebab sebagaimana kita ketahui debu ini dapat mengakibatkan berbagai penyakit terutama penyakit ISPA.” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan pembagian masker secara gratis ini , M. Ridwan berharap dapat merangsang kesadaran masayarakat untuk selalu menggunakan masker terutama saat bepergian.

“Semoga dengan dilakukannya kegiatan ini masyarakat akan semakin sadar betapa pentingnya memakai masker pada saat kondisi seperti ini.” tutup M Ridwan.

Sumber: Ririn Octaverina, SKM, Tenaga Promosi Kesehatan UPT PKM Kempas Jaya