Skip to main content

Ada Yang Isolasi Mandiri Dirumah, Bagaimana Cara Pengelolaan Limbah Covid-19

Foto : Mesin Incinerator

Limbah padat lebih dikenal sebagai sampah, yang seringkali tidak dikehendaki kehadirannya karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditinjau secara kimiawi, limbah ini terdiri dari bahan kimia Senyawa organik dan Senyawa anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah.

Limbah medis adalah hasil buangan dari suatu aktivitas medis. Limbah medis harus sesegera mungkin diolah setelah dihasilkan dan penyimpanan menjadi pilihan terakhir jika limbah tidak dapat langsung diolah. Faktor penting dalam penyimpanan limbah medis adalah melengkapi tempat penyimpanan dengan penutup, menjaga areal penyimpanan limbah medis tidak tercampur dengan limbah non-medis, membatasi akses lokasi, dan pemilihan tempat yang tepat.

Sebagaimana di ketahui bahwa dalam masa pandemi limbah semakin banyak salah satunya adalah limbah covid seperti masker, handscuun dan lain lain bagaimana cara pengelolaan limbah nya, terutama pada tempat yang memfasilitasi ruang isolasi terhadap pasien covid tentu harus mempunyai tempat pembuangan limbah sendiri. Dan jika untuk yang isolasi mandiri di rumah bagaimana cara pengelolaan limbahnya tentu ini jadi perhatian khusus terutama pada ruang lingkup kesehatan dan lingkungan hidup.

Telah dijelaskan oleh Leni Rosita Kasi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir bahwa pengelolaan limbah covid untuk yang isolasi mandiri di rumah limbah nya tidak boleh bercampur dengan limbah rumah tangga harus ada tempat khusus untuk limbah covid nya kemudian di bungkus dengan rapi setelah itu nanti akan di jemput oleh DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) limbah nya untuk di bawa ke Incinerator yaitu tempat pemusnahan limbah medis.

Tentunya sebelum pengelolaan limbah bagi yang isolasi mandiri di rumah sudah mendapatkan edukasi dari Puskesmas tentang cara pengelolaan limbah. Setelah limbah telah di bungkus dengan tempat khusus kemudian Puskesmas berkoordinasi dengan DLHK untuk menentukan titik jemput limbah, gunanya untuk menghindari petugas lingkungan terjadinya kontak akibat pembuangan limbah covid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *