
TEMBILAHAN [06/06/2026] — Dalam rangka mendukung penguatan pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan Pertemuan Orientasi Kapasitas Kader dan Posyandu yang berlangsung di Hotel Harmona Inn.
Kegiatan ini diikuti oleh kader Posyandu yang berasal dari wilayah kerja UPT UPT Puskesmas Sungai Piring. Orientasi tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan melalui Posyandu ILP, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan terintegrasi.

“Kami mengajak seluruh kader untuk terus belajar, berinovasi, dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Semoga ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu dan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Kepala DKP2KB Inhil dr. H. Udin Syafriudin, M.Kes
Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi terkait peran dan fungsi kader Posyandu ILP, pelayanan kesehatan siklus hidup, pencatatan dan pelaporan Posyandu, komunikasi edukasi kepada masyarakat, serta penguatan pelayanan promotif dan preventif di tingkat desa dan kelurahan.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Posyandu ILP sangat bergantung pada sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat. Dengan kader yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik, diharapkan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Kami berharap melalui kegiatan orientasi ini, para kader Posyandu dapat semakin memahami tugas dan perannya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Posyandu ILP tidak hanya melayani ibu dan balita, tetapi juga seluruh siklus hidup mulai dari bayi, remaja, usia produktif hingga lanjut usia,” ujar Kepala DKP2KB Inhil dr. H. Udin Syafriudin, M.Kes

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan yang lebih aktif, terpadu, dan berkualitas kepada masyarakat. Dengan adanya Posyandu ILP, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada balita dan ibu hamil, tetapi juga mencakup seluruh kelompok usia mulai dari bayi, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi, simulasi pelayanan, dan berbagi pengalaman antar kader untuk memperkuat pemahaman dalam pelaksanaan Posyandu ILP di lapangan.
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Indragiri Hilir berharap melalui orientasi ini, kader Posyandu dapat semakin siap menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat serta mampu mendukung terwujudnya Posyandu yang aktif, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah kerja UPT Puskesmas Sungai Piring.

