Bantu Putuskan Rantai Penularan Covid-19 Dengan TRACING

sumber informasi : https://covid19.go.id

Tracing atau pelacakan adalah bagian dari upaya 3T, melengkapi Testing dan Treatment, yang dilakukan pemerintah sebagai bagian penanganan COVID-19.

Dalam melakukan pelacakan, penting untuk MENGIDENTIFIKASI waktu dan tempat dari orang-orang yang berkontak dengan penderita COVID-19, lalu MENGINFORMASIKAN orang-orang yang mungkin terpapar virus, dan MENGISOLASI orang-orang yang terjangkit COVID-19 untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor Hk.01.07/Menkes/4641/2021, pelacakan dilakukan Puskesmas dan jejaringnya terhadap kontak erat dari kasus konfirmasi positif COVID-19.

Tracer (pelacak) dapat melibatkan tenaga kesehatan dan tenaga non-kesehatan (mis: kader, TNI dan POLRI, atau komponen masyarakat) setelah mendapatkan pelatihan dari Puskesmas.

Tidak Hanya Fokus Vaksinasi, Puskesmas Sungai Raya Juga mengadakan Kegiatan Posyandu Bulanan

Selain petugas Puskesmas Sungai Raya yang berfokus pada Vaksinasi Covid-19, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sungai Raya Juga mengadakan kegiatan Posyandu bulanan di Balai Desa pada hari ini Kamis (10/06/2021) pukul 08:30 dengan nama posyandu Karang Dukuh di Desa Sungai Raya Kecamatan Batang Tuaka.

Posyandu ini juga merupakan salah satu cara mencegah dan memantau pertmbuhan pada anak. manfaat posyandu juga memberikan beragam informasi mengenai kesehatan ibu dan anak seperti pemberian ASI, MPASI (Makanan Pendamping ASI) dan Pecegahan Penyakit.

pemeriksaan ibu hamil
Sumber Foto : Teguh/Bidang Promkes Puskesmas Sungai Raya

Seperti yang di sampaikan oleh salah satu tenaga pelaksana bagian Gizi Puskesmas Sungai Raya Susi Susanti. Posyandu ini dilaksakan secara rutin setiap bulan. Dengan adanya posyandu kita bisa mengetahui Status Gizi balita, tumbuh kembang balita. Selain itu ibu dari balita juga bisa mendapatkan edukasi tentang pemberian ASI Ekslusif, MP ASI, dan mengetahui dampak apabila status gizi balita tidak normal.
Untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada balita, tentunya harus dilakukan pencegahan sedini mungkin. Untuk masa hamil kita berikan Tablet Fe selama kehamilan, serta PMT Penyuluhan pada Bumil

“tidak hanya tenaga gizi kita juga kerja sama dengan tenaga bidan, jumlah total anak yang di posyandu hari ini ada 22 orang dan ibu hamil yang diperiksa ada 5 orang. Di dalam kegiatan posyandu kita melakukan pengukuran BB (Berat Badan), TB (Tinggi Badan) dan pemberian vaksin balita. Kita juga sekalian mengadakan Pemberian Makanan Tambahan, Pemberian fe ibu hamil dan pemeriksaan ibu hamil tutupnya”.

Puskesmas Sungai Raya Fokus Untuk Vaksinasi COVID-19 Bagi Masyarakat Desa Sungai Raya Kecamatan Batang Tuaka

Sumber Foto : Teguh/Bidang Promkes Puskesmas Sungai Raya

Puskesmas Sungai Raya mempunyai 5 (Lima) wilayah kerja dan salah satunya adalah Desa Sungai Raya Kec. Batang Tuaka.Karena Desa Sungai Raya termasuk jalur pintu masuk dan pintu keluar bagi Desa Sungai Junjangan dan Desa Tanjung Siantar. Untuk itu petugas Puskesmas Sungai Raya dan Pemerintah Desa terus berupaya menekan dan mencegah virus Covid-19.

Kita terus mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat patuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker dan penting nya untuk di vaksin sebagai bentuk ikhtiar kita menghadapi masa pandemi ini dan menjelaskan bahwa vaksin sudah di uji oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) aman dan halal, terutama yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Raya itulah yang di ungkapkan oleh Teguh salah satu petugas Puskesmas Sungai Raya bidang Promosi Kesehatan.

“Di mulai dari senin (07/06/2021) hingga saat ini kami memulai pelayanan setiap hari bagi masyarakat yang ingin di vaksin, untuk harini kurang lebih 40 sasaran vaksin yang telah tercapai. untuk seluruh jumlah yang telah di vaksin mulai dari senin hingga saat ini total nya ada total 115 orang”

Sumber Foto : Teguh/Bidang Promkes Puskesmas Sungai Raya

 Sekretaris Desa Sungai Raya Ismail Hasyim juga mengatakan kita sebagai peragkat desa setempat serta Bhabinkamtibmas juga ikut menghimbau masyarakat agar masyarakat peduli dengan pentingnya untuk di vaksin. Selain vaksin ini aman dan halal dengan dilakukan vaksin ini juga dapat menambah imunitas dan menjaga kekebalan tubuh.

“Terutama pada saat hari pekan khususnya Desa Sungai Raya, pada saat hari pekan juga ada pedagang yang dari Tembilahan berjualan di pasar Desa Sungai Raya, dan masyarakat banyak juga masyarakat yang datang untuk itu kita himbau kepada masyarakat tentang penting nya vaksin ini tutupnya”.

Bidang Promosi Kesehatan Mendukung Program BKKBN Dengan Mendukung Program Kesehatan Untuk Mencegah Stunting

Dalam Rangka memperingati Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada tanggal 29 Juni BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dan dan Bidang Promosi Kesehatan dinkes Kab. Inhil Tembilahan. Mengadakan himbauan kepada masyarakat dalam bentuk poster dengan tema “Selamatkan Balita dari Bahaya Stunting dengan Membawa Balita anda ke Posyandu”.


Kepala seksi Bidang Promosi Kesehatan ibu Maria Hairani mengungkapkan bahwa salah satu cara untuk mencegahnya dengan memantau pertumbuhan setiap bulan di posyandu.
“Kita terus mempromosikan kepada masyarakat untuk mau datang ke posyandu disamping itu juga meningkatkan kualitas pelayanan diposyandu, jadi sekarang posyandu tidak hanya sekedar melakukan penimbangan dan imunisasi akan tetapi banyak pelayanan kesehatan lainnya juga bisa didapatkan di posyandu, seperti KB, pemeriksaan kesehatan lansia, remaja dan deteksi dini penyakit tidak menular”.


Dengan Gerakan ini, kita bisa memantau kondisi tumbuh kembang Balita, sudah sesui dengan umurnya gak, balitanya ditimbang dan diukur tingggi badannya, kemudian kepandaiannya juga, balita mendapatkan makanan tambahan (PMT), sesuai umur, kemudian org tua balita juga mendapatkan konseling KB, ada edukasi tentang pengasuhan anak yang tepat serta pembinaan tumbuh kembang anak.

Bidan Koordinator Hadiri Evaluasi Kegiatan Kesejahteraan Keluarga (KESGA)

Foto : Holi/Dok.MCT Dinkes Inhil

Pertemuan Evaluasi program Kesejahteraan Keluarga (KESGA) di hadiri oleh Bidan Koodinator puskesmas se Kabupaten Indragiri Hilir dengan tema “Publikasi Stunting” di hotel Tembilahan Pratama, Tembilahan Kab. Inhil hari ini (09/06/2021).

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah 5 (Lima) Tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Itulah definisi Stunting yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil Bapak H. Afrizal Darmawan.

Berdasarkan Data Stunting tahun 2019 mengalami 2.021 jumlah Stunting dengan 18,34% dan pada tahun 2021 mengalami pencapaian 1.266 jumlah Stunting dengan 3,75%. Pertemuan ini dilakukan berupaya untuk meningkatkan kinerja dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting.

Foto : Holi/Dok.MCT Dinkes Inhil

Dalam pencegahan Stunting terdapat 8 aksi integrasi yang dilakukan yaitu :
1. Analisis Situasi
2. Rencana Kegiatan
3. Rembuk Stunting
4. Peraturan Bupati/Wali Kota
5. Pembinaan KPM
6. Sistem Manajemen Data
7. Penguuran dan Publikasi Stunting
8. Review Kinerja Tahunan

Surveilance yang meliputi pemantauan pertumbuhan anak, lingkungan, peilaku masyarakat dan menerapkan Perlaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga termasuk cakupan layanan Stunting seperti Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak (KIA), Konseling gizi, Air minum dan Sanitasi dan Perlindungan Sosial dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Stunting.