Skip to main content

Pembinaan dan Evaluasi Mutu Layanan Untuk Capaian Program Akreditasi

Foto : UPT Puskesmas Tembilahan Hulu

Kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Mutu Layanan yang dilakukan di Puskesmas Tembilahan Hulu Kab. Indragiri Hilir. Kegiatan dilakukan di Aula Puskesmas pada hari Senin (11/12/2021) dengan tetap melakukan Protokol Kesehatan.

Puskesmas sebagai salah satu FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang difungsikan sebagai gate-keeper dalam pelayanan kesehatan. Puskesmas dituntut untuk memberikan penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat dan perorangan.

Untuk dapat menghasilkan kinerja yang optimal dan berkualitas, serta dapat memuaskan masyarakat, maka seluruh sumber daya yang ada sebagai input dalam pelayanan harus dikelola secara baik yang dimulai sejak saat perencanaan, penggerakan, pelaksanaan, pengendalian, pengawasan dan penilaian untuk menghasilkan output yang efektif dan efisien pada semua kegiatan di Puskesmas.

Pembinaan yang dilakukan adalah evaluasi dari mutu layanan di Puskesmas untuk menunjang akreditasi. Untuk program akreditasi salah satu hal yang penting dilakukan adalah melengkapi dokumen akreditas setiap kegiatan yang berjalan perlu melakukan dokumentasi dan mencatat setiap kegiatan dengan baik.

Salah satu cara untuk menilai mutu dan kualitas pelayanan Puskesmas dilakukan dengan akreditasi. Tujuan diberlakukannya akreditasi Puskesmas adalah untuk membina Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan primer dalam upaya untuk berkelanjutan memperbaiki sistem pelayanan dan kinerja yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, keselamatan, dan manajemen risiko.

Kegiatan Vaksinasi Tanpa Melupakan Protokol Kesehatan

Foto : UPT Puskesmas Sungai Piring

Sungai Piring – Kamis (02/12/2021)
Pekan Vaksin terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir UPT Puskesmas Sungai Piring yang salah satunya telah melakukan kegiatan percepatan vaksinasi Covid-19 dengan membawa vaksin jenis Pfizer dengan sasaran 300 dosis.

Kegiatan di laksanakan di halaman UPT Puskesmas Sungai Piring Kecamtaan Batang Tuaka yang juga dihadiri lintas sektor Kec. Batang Tuaka, Bapak Camat Rahelmi, Danramil, Kapolsek dan jajarannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 agar masyarakat bisa kembali ke kehidupan new normal tanpa mengesampingkan protokol kesehatan.

“Kepala Puskesmas Sungai Piring Hj. Nurafni mengatakan sasaran yg kami targetkan yaitu 300 dosis .sementara yg terealisasi sekitar 148 dosis kami masih menunggu bagi masyarakat yg ingin di vaksin, terang beliau di saat kegiatan berlangsung

Foto : UPT Puskesmas Sungai Piring

Adapun syarat untuk mendapatkan vaksinasi cukup mudah yaitu :
Usia 12 keatas, membawa Foto Copy KTP/KK, No HandPhone yang masih aktif, sarapan pagi terlebih dahulu, menggunakan pakaian yg longgar tuk proses memudahkan dlm penyuntikan dan mematuhi prokes.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan masyarakat di himbau oleh petugas Promkes (Promosi Kesehatan) untuk tetap mematuhi PROKES walaupun sudah di vaksin.

Pekan Vaksinasi di Kabupaten Indragiri Hilir Dimulai Hari ini

“Kendala yang dihadapi disana apa, Pak Kapus?” Tanya Bupati Indagiri Hilir, H.Muhammad Wardan kepada Kepala Puskesmas Keritang Hulu, Muhammad Taslim.

“Jaringan yang susah di sini, Pak. Jadi kami kesulitan menginput data di P-care, terpaksa dicatat manual dulu baru nanti setelah selesai diinput.” Jawab Kapus PKM Keritang Hulu.

Tangkapan layar dialog tentang kegiatan vaksinasi Bupati Indragiri Hilir dan kepala puskesmas melalui aplikasi zoommeeting.

Dalam dialog yang dilakukan secara virtual tersebut, Kepala Puskesmas Keritang Hulu melaporkan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Puskesmas Keritang Hulu dan Desa Sekara dengan sasaran 700 dosis vaksin. Selain Puskesmas Keritang Hulu, sejumlah puskesmas juga berkesempatan berdialog dan menyampaikan secara langsung kepada Bupati Indragiri Hilir mengenai target dan sasaran vaksinasi.

Bertempat di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati Indragiri Hilir memantau kegiatan vaksinasi Covid-19 di seluruh kecamatan dan puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir secara virtual. Pekan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir dimulai hari ini secara serentak di seluruh kecamatan dan puskesmas. Dari tampilan aplikasi zoommeeting terlihat keramaian kegiatan vaksinasi di tiap kecamatan dan puskesmas.

Foto : Dok.MCT Dinkes Inhil
Bupati Inhil didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil dalam kegiatan Pekan Vaksinasi

Bupati mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan pekan vaksinasi ini, dari camat, kepolisian, babinsa, lurah, RW, RT, Puskesmas, tenaga kesehatan dan tentu saja masyarakat yang mendukung kegiatan vaksinasi. Selama sepekan ini, warga bisa mengunjungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan informasi dan pelayanan vaksinasi.

“Mulai hari ini tiada hari tanpa vaksin.” Ucap Bupati Indragiri Hilir, H.Muhammad Wardan menegaskan. Bupati berharap, dengan kerja keras semua pihak, Indragiri Hilir bisa memenuhi target vaksinasi dan tidak lagi menjadi juru kunci sebagai sasaran vaksinasi terendah di Provinsi Riau.  

Memperingati Hari AIDS Sedunia Beberapa Puskesmas Melakukan Sosialisasi HIV/AIDS dan Memberikan Layanan VCT.

Memperingati hari HIV/AIDS pada tanggal 1 Desember beberapa penyedia Layanan Kesehatan seperti Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir melakukan kegiatan Sosialisasi HIV/AIDS juga memberikan layanan VCT untuk yang ingin melakukan pemeriksaan.

Sudah seharusnya bagi kita seluruh manusia perlu memperingati hari HIV/AIDS karena dampak yang diberikan sangat besar bagi kehidupan. Tujuan dari peringatan Hari HIV/AIDS adalah untuk menumbuhkan kesadaran terhadap masyarakat akbiat dari HIV/AIDS.

AIDS (Acqured Immune Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan infeksi yang muncul akibat dari rusaknya system kekebalan tubuh seseorang. Virus HIV dapat masuk ke dalam sel darahPer putih dan merusaknya, sehingga jumlah sel darah putih yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh terhadap infeksi akan menurun. Sebagai akibat dari kondisi tersebut, sistem kekebalan tubuh menjadi lemah dan penderitanya mudah terkena berbagai penyakit. Kondisi inilah yang disebut sebagai Acquired Immuno Deficiency Syndrom (AIDS).

Perlu dilakukan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai dampak yang diberikan dari penyakit HIV/AIDS ini, seperti beberapa Puskesmas melakukan sosialisasi terhadap penyakit HIV/AIDS juga bersempena dengan peringatan hari HIV/AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember dengan tema “Akhiri AIDS Cegah HIV Akses Untuk Semua”.

Foto : UPT Puskesmas Tanah Merah

Seperti yang dilakukan Puskesmas Tanah Merah yang melakukan kegiatan Sosialisasi mengenai penyakit HIV/AIDS dan juga memberikan Layanan VCT kepada seluruh Security yang berkerja di PT Pulau Sambu Kecamatan Tanah Merah.

Foto : UPT Puskesmas Tembilahan Hulu

Puskesmas Tembilahan Hulu juga melakukan Sosialisasi dan pemeriksaan VCT kepada masyarakat, sosialisasi dilakukan juga kepada pasien yang sedang menunggu antrian pemberian pelayanan Kesehatan, kegiatan dilakukan di lapangan Puskesmas Tembilahan Hulu.

Foto : UPT Puskesmas Pengalihan Enok

Juga dalam memperingati hari HIV/AIDS Puskesmas Pengalihan Enok Kecamatan Enok Melakukan melakukan pemeriksaan Triple Eliminasi kepada Ibu Hamil.

Upgrade Nilai dan Pendapatan Puskesmas, Solusi yang Holistik, dan Jangan Pernah Mengeluh. Catatan dari Pertemuan Sistem Informasi Data COVID-19 Bagi Pengelola Data Sistem Informasi Kesehatan Se-Kabupaten Indragiri Hilir

Bertempat di Hotel Harmoni, Tembilahan, setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir mengirimkan petugas pengelola data informasi kesehatan untuk mengikuti “Pertemuan Sistem Informasi Data Covid-19”. Kegiatan berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 November 2021.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Arman, S.Km. membuka kegiatan pertemuan sistem informasi data Covid-19. (Foto : dok. MCT Dinkes Inhil)
Peserta pertemuan sistem informasi data Covid-19 yang mewakili 30 puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. (Foto : dok. MCT Dinkes Inhil)

Salah satu pemateri adalah Kepala Bidang PMP BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan, Elinda Rahayu. Perempuan yang biasa disapa Ayu ini mengatakan, petugas puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir sudah dipermudah dengan aplikasi SIMPUS yang dibantu oleh media center team (MCT) Dinas Kesehatan Indragiri Hilir. Berbeda dengan kabupaten lain di Provinsi Riau yang masih harus menginput ke SIKDA.

Kepala Bidang PMP BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan, Elinda Rahayu saat penyampaian materi. (Foto : dok. MCT Dinkes Inhil)

Dibanding SIMPUS, menurut sebagian peserta pertemuan, penggunaan aplikasi SIKDA lebih rumit dan monitoringnya pun bergantung kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau karena ahli Teknologi Infromasinya hanya ada di Dinas Kesehatan Provinsi. Indragiri Hilir adalah satu-satunya kabupaten di Provinsi Riau yang mempunyai sistem informasi puskesmas.

“Ini adalah kesempatan puskesmas untuk meng-upgrade nilai puskesmas juga meng-upgrade pendapatan puskesmas.” Ucap Elinda Rahayu.

Pemateri utama dalam pertemuan ini adalah Dika Ahmad Rojiin dari Environmental System Research Institute (ESRI) Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Dika menjelaskan bagaimana Geographic Information System (GIS) yang memiliki kecerdasan lokasi ini bisa bertemu dengan system informasi kesehatan. Bagaimana sistem GIS bisa masuk ke bidang kesehatan seperti stunting, demam berdarah dengue (DBD), juga Covid-19. Lokasi menjadi salah satu kunci apalagi ketika berkaitan dengan pembatasan wilayah.

“Ketika kita bekerja dalam suatu project, kita bisa menciptakan suatu solusi yang holistic karena kita melibatkan berbagai sektor, berbagai jenis bidang studi tanpa harus mengutamakan salah satu bidang.” Demikian Dika menjelaskan pentingnya kolaborasi dalam suatu kegiatan.

Dika Ahmad Rojiin dari Environmental System Research Institute (ESRI) Indonesia saat menyampaikan materi. (Foto : dok. MCT Dinkes Inhil)

Dari pandemi Covid-19 kita bisa menarik banyak sekali ilmu. Di Indonesia sendiri penanganan pandemi tidak hanya dari sektor epidemiologi, juga dari sistem ekonominya, bagaimana masyarakat beraktivitas. Inilah yang dimaksud Dika sebagai suatu solusi yang holistik.

Kepala Sub. Bagian Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan, Haili, S.Km. mengatakan penginputan dengan sistem informasi satu pintu segera akan dimulai, salah satunya adalah pengolahan data Covid-19.

Kepala Sub. Bagian Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan, Haili, S.Km. saat berdiskusi dengan peserta pertemuan yang mewakili seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. (Foto : dok.MCT Dinkes Inhil)

“Jangan pernah mengeluh, kerjakan saja semaksimal mungkin! Pasti ada solusi di setiap kendala yang dihadapi.” Pesan Haili, S.Km. kepada peserta saat menutup kegiatan Pertemuan Sistem Informasi Data COVID-19 Bagi Pengelola Data Sistem Informasi Kesehatan Se-Kabupaten Indragiri Hilir.