Skip to main content

Kepala Dinas Kesehatan Resmi Dilantik Oleh Bupati Indragiri Hilir.

Serah Terima Jabatan sekaligus syukuran yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir atas terpilihnya Ibu Rahmi Indrasuri, SKM, M.Kl sebagai Kepala Dinas Kesehatan. kegiatan dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir pada Jum’at (05/08/2022).

Terpilihnya Kepala Dinas yang baru merupakan suatu bentuk upaya untuk mewujudkan tercapainya kinerja Dinas Kesehatan agar lebih maksimal. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir resmi dilantik oleh Bupati Kab. Indragiri Hilir H.M Wardan pada Selasa (02/08/2022) sebagai Kepala Dinas definitif.

Budi N. Pamungkas, S.STP, M.Si telah melepas jabatan nya sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan, sebelumnya beliau di pilih oleh Bupati Indragiri Hilir sebagai Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Kesehatan Kab. Indagiri Hilir.

“Budi N. Pamungkas mengatakan saya bertugas 8 bulan di Dinas Kesehatan sangat merasa nyaman dan sangat merasa dibantu oleh bapak ibu sekalian, bapak ibu memberikan bantuan kepada saya boleh dikatakan sepenuh hati sepenuh tenaga dan berikutnya saya harapkan begitu juga”.

Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA) Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Melakukan Pembinaan Mutu dan Persiapan Standar Akreditasi.

Pembinaan Mutu dan Persiapan Standar Akreditasi LABKESDA Dinkes Inhil yang dilakukan di Aula LABKESDA pada Rabu (03/08/2020). Dengan tujuan umum memberikan pemahaman tentang standar akreditasi LAKESDA sehingga diharapkan petugas dapat langsung melaksanakan upaya dalam pemenuhan standar akreditasi LABKESDA.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil Rahmi Indrasuri, SKM, M.Kl membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan mengatakan untuk kebutuhan akreditasi LABKESDA kita butuh bantuan serta dukungan seluruh bidang yang ada Dinas Kesehatan agar terwujudnya apa yang menjadi komitmen LABKESDA dalam menjalankan akreditasi.

Lanjutanya, untuk pelaksanaan akreditasi saya mengharapkan Bidang Pelayanan Kesehatan agar dapat melakukan pembinaan khusus, pemantauan khusus dan akomodir khusus apa yang menjadi kebutuhan dari LABKESDA ini agar terwujud akreditasi yang diharapkan bersama.

Dok. MCT Dinkes Inhil

Kepala UPT LABKESDA Dinkes Inhil Supriyono, Amf, S.K.M juga mengatakan ada 4 tahapan proses akreditasi yaitu :
1. Workshop Penguatan Akreditasi Laboratorium Kesehatan
2. Pembinaan Mutu dan Akreditasi LABKESDA
    a. Persiapan Pemenuhan Standar Akreditasi
    b. Pendampingan dalam upaya Peningkatan Mutu Laboratorium Kesehatan
3. Bimbingan Teknis I dan II
4. Survey Akreditasi

Sambungnya, UPT LABKESDA kami mempunyai misi terwujudnya Laboratorium Kesehatan Daerah menjadi pusat Laboratorium rujukan, berkualitas dan efisien di Kabupaten Indragiri Hilir.

Melalui Hidup Bersih dan Sehat Merupakan Suatu Bentuk Terjadinya Kabupaten/Kota Sehat.

Pembinaan dan Pengawasan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dari Dinas Kesehatan Kab.Inhil yang dilakukan dibeberapa Kecamatan Kab. Inhil seperti di Kecamatan Kemuning pada Selasa (02/08/2020).

Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan merupakan suatu bentuk agar mewujudkan terciptanya Kabupaten/Kota Sehat yang mencakup dari lingkungan serta kondisi masyarakat yang juga dalam keadaan sehat.

Pemerintah Kab. Inhil dalam hal ini Dinkes Kab. Inhil dapat melakukan Pembinaan dan Pengawasan ke seluruh wilayah Kecamatan Kab. Inhil mulai dari Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa.

Penerapan Kabupaten Kota Sehat dapat dilakukan melalui tahapan indikator penilaian yang berkaitan dengan Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat yang tersampaikan melalui Pembinaan dan Pengawasan, untuk di Kecamatan dan Desa dapat melaksanakan tugas yang akan menjadi indikator penilaian.

Bentuk Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan adalah dengan membantu Kecamatan atau Desa dalam mebentuk Pokok Kerja, serta memberikan penyuluhan dan pengajaran dalam hal ini yang berkaitan dengan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Untuk mewujudkan Kabupaten Kota Sehat perlu dilibatkan seluruh lapisan masyarakat seperti Forkopimcam, Puskesmas, Kader PKK, yang tidak kalah penting dalam menjalankan Promgram Kabupaten Kota Sehat.

Pelatihan CAREGIVER Untuk Kelangsungan Hidup Lansia

PENGALIHAN ENOK
CAREGIVER adalah seseorang yang memiliki profesi melayani (merawat) orang tua/orang sakit meliputi melayani kebutuhan fisik (aktivitas mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi seperti kebutuhan personal hygiene, eliminasi, mobilisasi), kebutuhan medis seperti minum obat, terapi fisik, kebutuhan social (menjadi teman bicara).

Pelatihan Cargiver merupakan pelatihan yang merupakan salah satu program kesehatan Lansia yang dilakukan oleh UPT Puskesmas Pengalihan Enok dan menghadirkan 16 orang Caregiver dari perwakilan 5 desa Selasa (02/08/2022).

Dok. UPT Puskesmas Pengalihan Enok

Mustika Dwi sebagai Penanggung Jawab Program Kesehatan Lansia menjelaskan orang yang bisa menjadi Caregiver adalah orang yang mempunyai lansia dirumahnya yang memang butuh orang lain dalam melakukan kegiatan sehari – hari.

Kita latih selama beberapa hari di Puskesmas agar nanti bisa merawat lansia khususnya lansia yang memang memiliki kategori sedang, berat dan total dirumahnya. Untuk mengetahui kategori tersebut harus di screening dulu tentunya sambungnya lagi.

Dok. UPT Puskesmas Pengalihan Enok

“Baihaqi, SKM. M. Kes Kepala Puskesmas Pengalihan Enok juga menambahkan kegiatan pelatihan ini dilakukan tentu saja banyak manfaatnya, salah satunya adalah menambah pengetahuan Caregiver bagaimana cara merawat lansia yangg benar, bagaimana gizinya, mandinya, perawatan rambutnya, giginya, apa yang harus dilakukan saat terjadi kegawatan daruratan pada lansia sebelum dirujuk ke fasilitas layanan kesehatan”.

30 Anggota PASKIBRAKA Kecamatan Kemuning Melakukan Pemeriksaan Kesehatan.

KEMUNING
Pemeriksaan kesehatan kepada 30 anggota Paskibraka di lapangan bola Oleh Puskesmas Slensen yang dihadiri oleh Sekcam, Lurah, Satpol PP, dan Polsek Kemuning di Kecamatan Kemuning Selasa (02/08/2022).

Dalam memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus Kecamatan Kemuning melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 30 anggota PASKIBRAKA.

Sebagai anggota PASKIBRAKA melakukan latihan sangat penting perlu tenaga yang cukup serta kondisi tubuh yang baik, untuk menjamin kinerja latihan yang baik untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dan menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat untuk kesiapan dalam melaksanakan tugas sebagai PASKIBRAKA sudah seharusnya perlu dilakukan.

“Pemeriksaan yang diberikan adalah berupa pemeriksaan Tekanan Darah, Pemeriksaan Kebugaran dan Pemberian Vitamin. Terdapat 30 anggota PASKIBRAKA yang diberikan pemeriksaan yaitu Laki-Laki berjumlah 14 Orang dan Perempuan berjumlah 16 Orang”.