Skip to main content

37 Orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Indragiri Hilir Mengikuti Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan

TEMBILAHAN – Selasa (09/11/2021)
Kepala Dinas Kesehatan Indragiri Hilir, Budi N.Pamungkas menjelaskan bahwa tim penguji kompetensi  untuk ujian terampil berasal dari pejabat fungsional Indragiri Hilir ditetapkan melalui keputusan kepala dinas kesehatan yaitu setingkat lebih tinggi dari peserta ujian, memiliki indikator kemampuan teknis kompetensi, keprofesian, dan pemahaman mengenai jabatan fungsional kesehatan.

 “Tujuan penilaian uji kompetensi agar bisa mendapatkan pemberian pengakuan terhadap  jabatan fungsional kesehatan dan dapat menjadi bahan pertimbangan kenaikan jenjang jabatan.” Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Indragiri Hilir, Budi N. Pamungkas di hadapan 37 orang peserta uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional kesehatan bagi tenaga kesehatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.

Foto : Pemakaian Tanda Peserta Perwakilan Jabatan Fungsional

Dalam hal ini penguji harus bekerjasama dengan dinas kesehatan kota Pekanbaru melalui dinas kesehatan provinsi Riau, ini disebabkan karena kabupaten Indragiri Hilir belum mempunyai pejabat fungsional setingkat lebih tinggi dari peserta.

Peserta uji kompetensi terdiri dari 4 kategori jabatan fungsional, yaitu :

  • Perawat
  • Perawat gigi
  • Radiographer
  • Perekam medis

Peserta adalah pejabat fungsional perawat ahli rumah sakit, pejabat fungsional perawat ahli puskesmas, pejabat fungsional perawat terampil rumah sakit, pejabat fungsional perawat terampil puskesmas, pejabat fungsional radiographer terampil, pejabat fungsional perawat gigi terampil, pejabat fungsional perekam medis terampil.

Dengan adanya kegiatan uji kompetensi tersebut, Sekretaris Daerah Indragiri Hilir, Afrizal MP mengharapkan hasil yang baik, beberapa indikatornya adalah :

  1. Adanya pengakuan dari masyarakat  kabupaten Indragiri Hilir terhadap kompetensi jabatan fungsional kesehatan.
  2. Adanya peningkatan kepuasan terhadap pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.
  3. Terlayaninya semua lini masyarakat kabupaten Indragiri Hilir baik yang di perkotaan maupun pedesaan tanpa perbedaan ras, suku, dan agama dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Agar semua itu dapat terwujud, kata Sekda Indragiri Hilir, semua tenaga fungsional kesehatan harus dapat mencapai dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan praktik dan memiliki etika profesi dan sikap yang profesional.

Laksanakan tugas sesuai tupoksi sebagai penguji, berikan penilaian terbaik, tanpa ada tekanan atau paksaan dari siapapun. Bekerjalah secara professional, karena di tangan tim pengujilah terletak kualitas seorang tenaga kesehatan sudah berkompetensi atau belum.” Pesan Sekda Indragiri Hilir, Afrizal, MP.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *