Upt Puskesmas Sungai Piring sejalan dengan kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) Kesehatan Lingkungan ( kesling ), promkes pun lakukan kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) R.T dan Sekolah.

Masing-masing mengambil alih dan tugas dalam melaksanakan suatu kegiatan yang berbasis di masyarakat. Adapun kegiatan tersebut nantinya dapat bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat, anak sekolah dan lainnya, karena munculnya suatu penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (6-10) ternyata umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS di sekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan melalui pendekatan usaha kesehatan sekolah (UKS), adapun langkah-langkah pembinaan PHBS sekolah antara lain :

  1. Analisis situasi.
  2. Pembentukan klmpok kerja
  3. pembuatan kebijakan PHBS di sekolah
  4. penyiapan infrastuktur
  5. sosialisasi penerapan PHBS di sekolah
  6. penerapan PHBS di sekolah
  7. pemantauan dan evaluasi.

Sasaran kegiatan adalah anak usia sekolah dasar dengan melakukan kegiatan penyuluhan dan demo Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dari kelas satu ( 1 ) sampai kelas enam ( 6 ). Sementara itu kegiatan PHBS rumah tangga juga dilakukan di masyarakat dengan materi 10 indikator PHBS R.T dan demo CTPS di 5 desa wilayah kerja Upt Puskesmas Sungai Piring.

“Mengapa perlu juga PHBS di lingkungan Rumah tangga, karena rumah tangga sehat merupakan aset atau modal utama pembangunan dimasa depan yang perlu di jaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya”, ucap Tuti Auliyah petugas Promkes Upt Sungai Piring

“Berapa anggota rumah tangga mempunyai masa rawan terkena gangguan penyakit, angka kesakitan dan kematian penyakit infeksi dan non infeksi dapat dicegah dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”, tutupnya

Sasaran PHBS R.T..??

Pelaku PHBS RT yaitu petugas kesehatan, petugas lintas sektor (linsek), tokoh masyarakat dan kader kesehatan, serta semua anggota keluarga seperti ibu, bapak, anak dan nenek.
Semoga dengan adanya kegiatan ini setidaknya masyarakat paham apa yang dimaksud dengan PHBS dan bisa menjadikan rumah tangga yang sehat untuk melahirkan keluarga yang sehat serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, karena sehat dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here