WhatsApp Image 2017-12-19 at 14.03.46Berbagai keberhasilan yang telah terlihat di kepimpinan bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan MP, khususnya di bidang Kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil H Zainal Arifin SKM MKES.

“12 keberhasilan Kesehatan di kepimpinan bapak bupati HM Wardan khususnya di bidang kesehatan diantaranya adalah produk hukum peraturan daerah bidang kesehatan dan peraturan Bupati bidang kesehatan, kawasan tanpa rokok Kabupaten Indragiri Hilir Perda Nomor 05 tahun 2016, inisiasi menyusui dan air susu ibu eksklusif, desa dan kelurahan siaga aktif sehat, pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Indragiri Hilir, pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat, pedoman pelaksanaan jaminan persalinan di Kabupaten Inhil”, ungkap Zainal Arifin.

Selain itu dikatakan Zainal, keberhasilan kedua adalah penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi  (AKB) sejak 2014 hingga 2017 telah mengalami penurunan.

“Untuk tahun 2014 angka kematian ibu 23 orang, tahun 2015 23 orang, tahun 2016 11 orang, tahun 2017 hingga November kematian ibu hanya 9 orang. Dan untuk Angka Kematian Bayi tahun 2014 183 orang, tahun 2015 147 orang, tahun 2016  81 orang, tahun 2017 hingga November 34 orang”, ujarnya.

Kembali dijelaskan Zainal, keberhasilan keberhasilan selanjutnya universal covarage BLUD untuk 25 Puskesmas SE Inhil. Pembangunan 3 gedung Puskesmas dan 152 unit Puskesmas pembantu  tahun 3014, dan 175 unit Pustu tahun 2017, serta 7 puskesmas terakreditasi tahun 2017.

Untuk jaminan kesehatan masyarakat miskin, Zainal memaparkan, penerima iuran APBD 2015 sebayak 48.000 jiwa, penerima bantuan iuran APBD 3017 sebanyak 145.000 jiwa.

“Selain itu juga, keberhasilan yang diraih bapak Bupati berbagai prestasi dan penghargaan di bidang kesehatan tingkat nasional maupun Provinsi Riau. Berhasilnya Bridging system’ pcare dan simpus pertama di Sumatera Maret 2016 lalu”, paparnya.

Untuk Inhil bebas Pasung pada tahun 2014 Jumlah yang dipasung sebanyak 165 orang hingga Desember 2017 jumlah yang dipasung hanya 5 orang. Peningkatan sarana dan prasarana bidang kesehatan sumur bor Puskesmas pada tahun 2014 belum ada, dan pada tahun 2017 sebanyak 25 unit. Pengadaan Puskesmas keliling atau ambulance sebanyak 15 unit, pengadaan alat-alat kesehatan untuk 27 Puskesmas. Serta Bhakti sosial kesehatan seperti sunat massal  pada tahun 2016 berjumlah 1000 anak kaum dhuafa, pada tahun 2017 sebanyak 2484 anak akun dhuafa.

Zainal berharap, dengan keberhasilan-keberhasilan bupati Inhil dibidang Kesehatan, Dinas Kesehatan dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal kepada masyarakat di kabupaten Indragiri Hilir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here