Tempuling,16 Oktober 2017. Kanker serviks atau kanker leher rahim menjadi jenis kanker kedua setelah kanker payudara yang banyak ditemukan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan 2015 menunjukkan rata-rata setiap jam jumlah penderita kanker serviks bertambah 2,5 orang dan meninggal 1,1 orang.Untuk menekan jumlah penderita kanker serviks, pemerintah berupaya melakukan optimalisasi program deteksi dini kanker serviks yang digagas oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja. OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif lain yang dipimpin oleh Ibu Iriana Jokowi, yang memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya nawacita Presiden Jokowi.Salah satu program yang digalang adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia mulai tahun 2015-2019.

Dalam hal ini Upt. Puskesmas Sungai Salak kembali melakukan pemeriksaan IVA yang bertempat diposko pengungsian korban banjir desa Mumpa, kegiatan ini dihadiri oleh kepala puskesmas sungai salak beserta bidan puskesmas dan bidan desa sungai salak yang melakukan pemeriksaan IVA.

Ibu-ibu yang berada diposko pengungsian sangat antusias untuk memeriksakan diri mereka, ada sekitar 17 orang yang mendaftarkan diri untuk melakukan pemeriksaan IVA tersebut. “Kami tidak menyangka ternyata ibu-ibu yang berada diposko banyak juga yang mau melakukan pemeriksaan IVA” ujar Sri Pujiono, Amd. Keb.WhatsApp Image 2017-10-18 at 12.11.11

“Dalam kegiatan kali ini kita lakukan di posko pengungsian korban banjir Mumpa, tujuannya yaitu mengajak ibu-ibu yang ada diposko untuk melakukan pemeriksaan IVA, jadi selain sebelumnya mereka (warga yg mengungsi diposko banjir mumpa) telah mendapatkan pengobatan oleh upt. Puskesmas Sungai Salak, maka kali ini kembali dilakukan pemeriksaan IVA “ujar Kepala Puskesmas Saiful Akhwan, S. Kep.

Narasumber : Asmuliyanti, SKM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here