IMG-20171010-WA0056Upt Puskesmas Pelangiran melakukan kegiatan pemicuan STBM di Desa Teluk Bunian, yang dipusatkan  di balai Desa Teluk Bunian, kegiatan ini di hadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bidan Desa, Ketua Tim Penggerak PKK, Kaur Pembangunan, Kepala Dusun, Ketua RT, Toma, Pamsimas Desa (9/10/217).

STBM merupakan suatu pendekatan yang dilakukan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Masyarakat yang masih buang air besar (BAB) sembarangan dipicu menggunakan elemen-elemen picu, baik itu rasa jijik, rasa malu, rasa takut sakit, rasa takut dosa, rasa takut akan kemiskinan dan lain sebagainya.

Kepala Desa Teluk Bunian Zulkifli,SH dalam arahannya berharap agar warga Teluk Bunian semuanya menyadari akan pentingnya hidup sehat yaitu dengan mengunakan jamban sehat,dan berharga agar warganya yang masih mengunkan jamban tidak sehat agar beralih kejamban yang sehat.

“Dengan adanya kegiatan ini, semoga masyarakat sadar akan pentingnya hidup sehat”, ucapnya

“Salah satu pola hidup sehat adalah BAB dengan mengunakan jamban sehat”, tutupnya

Sementara itu Kepala Upt Puskesmas Pelangiran Imam Santoso, S.ST, MM mengatakan bahwa permasalah jamban sehat di daerah memang sulit terlaksana karena biaya pembuatan yang sangat besar, tapi masyarakat dapat melakukan arisan jamban agar secara bertahap masyarakat didesa semuanya memiliki jamban sehat, karena dengan buang air besar sembarangan (BABS) dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan datangnya bahaya penyakit kulit dan diare.

“Permasalahan untuk membuat jamban sehat adalah dana yang besar, akan tetapi bisa kita atasi dengan arisan jamban”, ucap Imam Santoso

Untuk mendukung program tersebut maka diadakan program pemicuan kepada masyarakat untuk stop BAB sembarangan dengan sasaran masyarakat yang dipicu adalah mereka yang tidak memiliki jamban dan yang masih berprilaku buang air besar sembarang (BABS).

“Semoga masyarakat Desa Teluk Bunian dapat menyadari dan merubah prilaku yang ber-phbs yaitu tidak lagi buang air besar sembarangan”, harapnya

“Kedepannya diharapkan Desa Teluk Bunian bisa menjadi Desa ODF( open defecation free) atau desa yang 100% masyarakatnya tidak ada lagi yang BAB yang sembarangan”, tutupnya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here