ddfUPT Puskesmas Tembilahan Kota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan Evaluasi kemitraan bidan dengan dukun bayi di wilayah kerjanya, Kamis (17/05/2017).

Kegiatan yang digelar di Aula UPT Puskesmas Tembilahan Kota ini dihadiri Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota dan Lintas Sektor yaitu Camat Tembilahan, TP PKK Kecamatan, Lurah wilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Kota, serta diikuti 8 Bidan dan 20 Dukun Bayi di wilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Kota.

Dalam kata sambutannya Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota drg Wahyu Winda,M.Si mengatakan dalam upaya meningkatkan persalinan dengan tenaga kesehatan dan upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang merupakan program essensial pemerintah kita bidang kesehatan, tentu segala upaya kita lakukan, salah satunya kemitraan bidan dan dukun bayi. Evaluasi kemitraan ini dilakukan karena masih adanya kematian ibu dan bayi serta masih adanya persalinan yg ditolong oleh dukun bayi.

vdfgjgkkegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Kemitraan bidan dan dukun bayi yang sudah dilakukan sejak tahun 2014 sampai saat ini serta untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dari kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut, tambahnya.

Dijelaskan drg Winda, bahwa kemitraan bidan dan dukun bayi merupakan bentuk kerjasama bidan dengan dukun yang saling menguntungkan dengan prinsip keterbukaan, kesetaraan, dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi.

Oleh karena itu, lanjut drg Winda, kegiatan kemitraan ini tidak akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan jika tanpa adanya dukungan dari seluruh lintas sektor terkait seperti pelaksanaan pertemuan evaluasi kemitraan bidan dengan dukun bayi ini.

Hasil dari evaluasi kemitraan ini adalah dukun yang belum bermitra akan bermitra dengan bidan dan mematuhi komitmen yang telah disepakati bersama serta dukungan dari  lintas sektor seperti kelurahan dengan melakukan pembinaan pada dukun bayi masing-masing kelurahan setiap 3 atau 6 bulan sekali.

“Harapannya semoga kemitraan ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi dan kepada lintas sektor terkait yang berada di Kecamatan, Kelurahan dan ataupun TP PKK, kami harapkan dapat turut berperan aktif dalam menurunkan AKI dan AKB ini “,imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here