img-20161110-wa0000Kateman terus berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan. Kepala UPT Puskesmas Sungai Guntung menuturkan angka kematian ibu biasanya terjadi akibat komplikasi saat persalinan. Sehingga menimbulkan konsekuensi yang sangat serius.

“Ada dua penyebab kematian Ibu dan Bayi diantaranya adalah secara langsung yaitu pendarahan, kejang-kejang (eklamsi), hipertensi, infeksi. Kemudian penyebab tidak langsung seperti yang kita ketahui yaitu 3 terlambat 4 terlalu.” tutur Zainuddin yang juga merupakan profesi kesehatan masyarakat tersebut menjelaskan.

Menurutnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terus menjalankan upaya preventif melalui pemantauan ibu hamil dengan faktor resiko tinggi. Bahkan saat ini Kateman telah memiliki Peta Ibu Hamil se-Kecamatan. Selain itu, masyarakat juga terus didorong aktif melalui Gerakan Sayang Ibu dan Implementasi Desa Siaga serta Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan mengoptimalkan komunikasi untuk memastikan Ibu hamil mendapatkan pertolongan persalinan yang cepat, aman, dan efektif.

“Sedangkan bagi ibu hamil disini, Puskesmas memiliki program Kelas Ibu Hamil yang diadakan setiap bulan. Berbentuk kelompok ibu hamil belajar bersama dengan umur kehamilan 4 minggu sampai menjelang persalinan dengan maksimal 10 orang ” tutur Nursabah yang merupakan Bidan Koordinator Puskesmas.

Tujuan kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, serta pemeriksaan pasca persalinan. Disisi lain ditegaskan melakukan pemeriksaan USG untuk memastikan kesehatan ibu hamil.

“Kita akan mudah mengetahui kehamilan kita apabila melakukan pemeriksaan USG. Dengan permeriksaan itu dapat diketahui kehamilan itu aman atau tidak, apakah nanti cukup periksa dipuskesmas, di RSUD atau di rujuk ke Rumah Sakit lainnya.” Tegas Zainuddin saat memberi sambutan acara pemeriksaan USG gratis IBI Ranting Kecamatan Kateman.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here